Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 36)


__ADS_3

"Dear gak ko, Tania itu bohong" Rachel berjalan mendekat dan memegang tangan suaminya


"Iya Mas, Rachel bener" Faiha ikutan mendekat ke arah suaminya


"Iya Be, jangan di dengerin kata Ka Tania" Revina melakukan hal yang sama


"Ayah gak mungkin cemburu kan sama Bunda? Masa cemburu si. Iya kan?" kata Salwa


"Siapa bilang, sampai kapan pun Ayah akan cemburu kalau Bunda ngobrolin pria lain" kata Satya sinis


Salwa menepuk keningnya "Ya ampun Ayah, kita ini udah tua"


"Gak peduli udah tua atau masih muda juga" kata Satya ketus


Salwa hanya menghela nafas dengan sifat posesif suaminya yang tak pernah berubah sampai sekarang.


"Ayo kita masuk" ajak Riza menarik tangan Rachel


Satya pun mengikuti anaknya bersama Salwa. Sementara Devan membawa pulang Revina dan Tania jangan ditanya Dia sudah masuk kamarnya takut di amuk sama para wanita tadi.


"Jangan marah dong sayang" Faiha masih merayu suaminya


Seno tak menjawab, Dia berjalan ke bangku taman dan duduk di sana masih dengan wajah datar nya. Faiha mendekat ke arah suaminya dan duduk di samping suaminya.


"Maafin aku dong, kan kita juga cuma bercanda " kata Faiha


"Hmmm" jawab Seno


"Sayanggg" Faiha memeluk Seno berharap kesal suaminya bisa hilang


"Oke aku maafin tapi hukuman nya nanti di rumah " kata Seno


"Heem" Faiha mengangguk masih memeluk suaminya


Di kamar Riza masih betah dengan wajah kesalnya. Rachel pun masih membujuk suaminya itu.


"Ayolah Dear, aku gak pernah pacaran sama Arman" Rachel mencoba menjelaskan


"Jangan sebut nama pria lain" kata Riza setengah berteriak

__ADS_1


"Ck kamu kenapa si? Posesif banget" kata Rachel


"Aku gak pernah pacaran sama Dia Dear. Udah dong ngambek nya" kata Rachel dengan tampang memelas


Riza menghela nafas dan tersenyum licik "Oke aku maafin kamu, tapi ada syaratnya"


"Apa syaratnya?" tanya Rachel tersenyum


"Kita buat beby disini, siapa tau kalo disini langsung jadi " kata Riza tersenyum


Senyuman Rachel pun langsung memudar "Huh gak ada syarat lain apa? Gak ada capeknya apa tiap hari"


"Kan itu di rumah kita sayang, beda rasanya kalau di sini" bisik Riza


"Sama aja" kata Rachel cemberut


Riza pun mencium bibir Rachel yang maju itu dan membuatnya sangat gemas. Luma^tan halus membuat keduanya hanyut dalam indah nya surga dunia dengan penuh cinta.


Di kamar lain Satya ambruk di samping istrinya dengan nafas memburu. Satya memeluk istrinya dan mencium pipi Salwa.


"Itu hukuman buat kamu sayang" bisik Satya lalu menggigit gemas daun telinga istrinya


Satya tersenyum dan memeluk Salwa dari belakang tak lupa Satya mencium bahu Salwa.


......................


Sementara itu di mobil Devan dan Revina masih saling diam dengan fikiran masing masing.


'Kenapa semua keluarga Ka Riza pencemburu buta si ' Revina


"Ekhem,, Be masih marah?" tanya Revina hati hati


Devan menoleh "Apa? Merasa kalau salah"


'Wahhh gila ni, sudah seperti melakukan penipuan saja gue '


"Maaf deh sayang, lagian kita cuma ngobrol biasa aja" kata Revina


"Hmmm"

__ADS_1


"Sayang, maafin aku dong" Revina merangkul tangan Devan


"Iya aku maafkan tapi jangan di ulangi hmm" kata Devan


"Iya" Revina mengangguk


"Sekarang kita mau kemana?" tanya Revina


"Makan siang" jawab Devan


Revina hanya mengangguk mengerti. Devan menghentikan mobilnya di restauran. Kini Revina dan Devan sudah berada di salah satu meja di restauran itu.


Mereka sudah memesan makanan dan tak lama kemudian pelayan pun datang membawa pesanan mereka.


"Be habis ini kemana?" tanya Revina


"Kamu maunya kemana?" Devan menatap Revina


"Pulang aja dehh aku malas kemana kemana sekarang" jawab Revina


Devan hanya mengangguk dan mereka pun langsung pulang setelah selesai makan siang.


......................


Semua keluarga Satya masih berkumpul di rumahnya. Para wanita sudah cemberut sementara Faiha masih was was dengan hukuman apa yang akan di berikan suaminya nanti.


"Laki laki mau ngelakuin kesalahan apapun hukuman nya tetap aja sama" Rachel masih menggerutu kesal atas ulah suaminya yang tak pernah puas dalam hal satu itu.


"Iya, Ayah sama anak sama aja " tambah Salwa


"Hahaha, kalian udah dapet hukuman nya nah aku? Masih was was hukuman nya apa" kata Faiha


"Gak akan jauh dari itu kalo berurusan sama cowo cowo mah" jawab Rachel yang di angguki Salwa


Para lelaki hanya tersenyum tanpa mau berkomentar apapun.


'Kau juga akan merasakan hukuman seperti mereka sayang' Seno tersenyum licik


Semoga suka 🤗🤗

__ADS_1


Oh ya ramaikan juga novel saya yang baru dong. KU INGIN BAHAGIA. Di tunggu ya kehadiran kalian di novel saya itu. Terimakasih 🤗🤗


__ADS_2