Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa
Season 2 (Part 12)


__ADS_3

Hari ini Rachel sedang berada di rumah Tania karna tadi Tania mengundang nya untuk acara syukuran ulang Tahun nya yang ke 19 tahun. Tidak banyak yang di undang hanya beberapa teman dan saudara dekat saja.


Acara tiup lilin dan lain sebagainya pun telah di laksanakan. Kini tinggal acara makan makan.


"Gak seru ah gak ada musik nya, gue kan mau joged joged" kata Santi sambil memakan kue


"Kalian mau ada musik ya" kata Tania yang baru ikut bergabung dengan teman teman nya


"Aku izin Bunda dulu ya" kata Tania berjalan ke arah Bundanya yang sedang duduk bersama kedua kakanya dan keluarga Devan.


"Tunggu Tan" Rachel berlari mengejar langkah Tania


"Aku ikut, takutnya gak di izinin sama Bunda kamu" kata Rachel


Tania mengangguk


"Gue juga ikut Tan" Santi sudah berada di belakang Tania dan Rachel


Mereka pun berjalan ke arah keluarga Satya dan Gio yang sedang mengobrol santai.


"Ayah Bunda" panggil Tania


"Apa sayang?" tanya Salwa sementara Satya hanya tersenyum


"Kita boleh adain musik gak? Temen temen aku katanya pengen ada musik nya biar seru" kata Tania


Satya tersenyum " Boleh ko, tapi jangan terlalu keras takut menganggu tetangga kita"


"Beneran Bunda" kata Tania tak percaya


Salwa mengangguk dan tersenyum


"Yeayyyy.. Bisa joged gue " teriak Santi semangat


"Berisik" kata Rachel

__ADS_1


"Apa si Hel, sewot mulu" kata Santi


"Sana lo ambil speaker nya katanya mau musik" kata Rachel


"Ya kali lah Hel, itu berat loh mana kuat gue" kata Santi


"Makanya belilah odading mang oleh biar anda bisa menjadi iron men" kata Rachel sambil tertawa


"Hahahaha" semuanya tertawa kecuali para orang tua yang memang tidak tahu tentang odading mang oleh yang sedang viral.


"Ada ada aja lo Hel" kata Santi masih dengan tawanya


"Udah sana lo ambil speaker nya" kata Rachel


Setelah semua siap mereka pun langsung menyetel lagu Salah dari Samuel. Lagu yang cocok untuk para remaja yang sebentar lagi akan menginjak dewasa.


Rachel dan yang lain nya sudah asyik nge dance sebisa mereka sambil mendengarkan lagu favorit nya. Tania hanya diam bersama keluarganya dan melihat tingkah para teman nya itu.


"Asyikkkkkk tarik Mang" teriak Santi sambil terus berjoged


"Mereka lucu banget si sayang" kata Salwa


Salwa mengangguk


Riza hanya diam dengan tatapan tidak suka saat melihat Rachel berjoged di depan banyak orang. Apalagi di sana ada Dika dan Radit. Entah kenapa Riza merasa tidak suka.


Seno tersenyum sambil melirik ke arah Riza yang terus memerhatikan Rachel.


'Bilang suka aja gengsi banget lo Za' Seno


Selesai berjoged kini semua teman teman Tania sudah pada pamit pulang tapi tidak dengan Rachel karna Tania menahan nya dan ingin mengajak nya menginap untung saja Rachel sudah izin pada tante Hanum.


Kini mereka telah berkumpul di ruang keluarga dengan bercerita dan bercanda bersama. Apalagi adanya Rachel membuat suasana rumah semakin ramai. Riza pun sesekali ikut tertawa sambil menggeleng kecil mendengar cerita Rachel yang lucu.


"Lucu banget si lo Hel" kata Seno sambil tertawa

__ADS_1


"Iya kamu ini orang nya apa adanya banget ya" kata Salwa


"Iyalah itu harus Bun, jadi cewe itu jangan sok alim sok baik padahal hatinya kebalikan nya. Kita itu harus memperlihatkan sifat kita yang asli supaya orang mau berteman dengan kita karna memang apa adanya bukan ada apanya" kata Rachel panjang lebar


"Lo bisa bijak juga kalo ngomong" kata Riza sedikit kaget melihat sisi lain dari seorang Rachel


"Iyalah" jawab Rachel bangga


Riza hanya tersenyum dan reflek tangan nya mengelus kepala Rachel yang tertutup hijab hingga membuat semua nya diam dengan fikiran masing masing.


Rachel hanya diam dengan wajah yang sudah memerah antara senang dan malu.


Di saat semuanya masih diam, Riza pun sudah salah tingkah dengan apa yang di lakukan nya barusan. Tiba tiba ada seorang pria paruh baya yang datang menghampiri mereka tanpa permisi.


Satya terkejut melihat siapa yang datang " Kau"


Pria itu tersenyum " Apa kabar Satya?"


"Mau apa kau kesini?" tanya Satya menatap tajam pada pria yang umurnya tidak beda jauh dengan nya


Semuanya hanya diam dengan tatapan bingung melihat pria paruh baya yang tiba tiba datang.


"Aku kesini karna ingin bertemu anak ku" kata nya santai


"Apa maksudmu Sandi?" bentak Satya


"Hahaha kau tidak perlu berbohong lagi Satya, Dia harus tahu kalau akulah Ayah kandung nya" Sandi menunjuk ke arah Seno


Seno tersentak kaget saat pria itu menunjuk ke arahnya. Apa maksudnya? Seno hanya bisa diam dengan segala pertanyaan di fikiran nya.


"Dia anak ku bukan anak mu. Dia kembaran nya Riza"bentak Satya


Salwa sudah memeluk Seno dengan air mata yang sudah menetes di pipinya. Kini Salwa tahu kenapa Satya begitu tidak suka pada pria itu.


"Hahaha kau jangan gila kau Satya. Kembaran dari mana? Wajah mereka saja tidak mirip sama sekali" kata Sandi tertawa mengejek

__ADS_1


Seno tahu sekarang untuk semua pertanyaan yang selama ini selalu Dia pendam sendiri. Kenapa wajahnya tidak mirip siapapun dari anggota keluarga nya? Itulah yang sangat ingin Seno tanyakan pada Ayah dan Bundanya tapi Dia tidak berani.


Mulai menuju konflik Guyss.... 😁😁


__ADS_2