
Malam hari nya Riza pulang ke rumah. Dia langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya.
Ceklek
"Assalamualaikum" Riza melangkah masuk ke dalam kamarnya
"Waalaikumsalam, Dear udah pulang" Rachel beranjak dari tempat tidur dan berjalan menghampiri suaminya
Riza mencium kening istrinya "Kamu kenapa ko pucet gitu"
"Gak papa ko" Rachel mencium tangan Riza
"Beneran?" Riza menatap cemas pada istrinya
"Iya aku gak papa, kamu mandi dulu sana" kata Rachel
"Ya udah aku mandi dulu ya" Riza pun pergi ke kamar mandi sementara Rachel turun ke bawah untuk menyiapakan makan malam
Rachel sudah menelan salivnya melihat hati sapi yang sudah tersaji di meja makan. Tak lama kemudian Riza pun turun dan Dia heran kenapa ada hati sapi. Karna Riza tahu kalau Rachel sangat tidak menyukai hati.
"Sayang ko ada hati sapi si? Siapa yang masak?" tanya Riza sambil duduk di kursi meja makan
"Bi Sumi yang masak, aku mau makan hati sapi sayang " kata Rachel antusias
"Loh bukan nya kamu tidak suka hati sapi atau hati ayam?" tanya Riza
"Sudahlah sayang, aku lagi ingin saja" Rachel mengambilkan makanan untuk Riza
"Aneh"gumam Riza
Mereka pun makan dengan tenang. Riza merasa heran melihat istrinya yang makan sangat banyak tidak seperti biasanya. Bahkan Rachel menghabiskan semangkuk penuh hati sapi yang di pasak Bi Sumi itu.
"Sayang kamu gak papa?" tanya Riza
Rachel menoleh "Emang aku kenapa? Aku gak papa ko"
"Kamu makan banyak banget loh Dear. Apa gak kekencangan " kata Riza heran
__ADS_1
Tiba tiba Rachel menyimpan sendok dan garpu dengan keras hingga menimbulkan suara dentingan.
"Maksud kamu aku rakus gitu? Iya gitu" kata Rachel emosi
"Eh bukan gitu sayang, kan gak biasanya kamu makan sebanyak itu" kata Riza
Rachel berdiri "Udah ah aku gak nafsu lagi"
"Sayangg" teriak Riza saat melihat Rachel sudah berlari menuju kamarnya
Riza pun segera menyusul istrinya "Ada apa dengan Rachel? Ko sensitif banget" gumam Riza sambil menaiki tangga
...Ceklek...
"Sayang"
Riza menghampiri Rachel yang sedang tengkurap dengan wajah di benamkan di bantal terdengar isakan kecil.
Riza duduk di pinggir tempat tidur dan mengusap kepala istrinya "Dear kenapa nangis? Maafin aku ya"
"Kamu jahat ngatain aku rakus" Rachel bangun dan menatap pada Riza dengan mata basah
"Bohong, kamu gak sayang lagi sama aku" kata Rachel berlinang air mata
"Aku sayang sama kamu, kenapa kau bicara seperti itu?"
Riza meraih tubuh Rachel dan memeluknya erat walau Rachel sempat berontak tapi akhirnya Dia diam juga karna percuma Dia berontak tidak akan ada hasilnya.
"Maafin aku ya, jangan marah lagi" Riza mencium puncak kepala Rachel
Rachel pun mengangguk dalam pelukan Riza.
'Ada apa sama kamu Dear, kenapa hari ini aneh seklai' Riza
......................
Faiha terbangun jam 4 pagi, Dia merasa ada yang aneh dengan perutnya. Faiha merasakan mual yang tidak bisa di tahannya lagi. Faiha memuntahkan cairan bening dari perutnya. Sampai mulutnya terasa pahit.
__ADS_1
Seno yang masih tertidur pulas merasa terganggu saat mendengar suara istrinya yang muntah muntah di kamar mandi. Seno pun segera bangun dan berlari ke kamar mandi.
Tok tok tok
"Sayang kenapa?" teriak Seno
Tak ada jawaban karna Faiha terus saja muntah. Seno yang panik pun membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak terkunci. Seno berlari ke arah Faiha yang masih muntah muntah di wastafel.
"Yank kenapa kamu muntah muntah gini?" Seno membantu memijat tengkuk Faiha
"Sudah?" tanya Seno
Faiha hanya mengangguk lemas. Seno pun segera menggendong istrinya keluar dari kamar mandi dan menisurkan nya di tempat tidur.
"Kamu makan apa si Yank, sampe muntah muntah kaya gitu?" kata Seno cemas
"Aku gak makan apa apa ko" jawab Faiha lirih karna terlalu lemas
"Ya sudah sekarang kamu istirahat ya, nanti kita ke dokter" kata Seno
Faiha hanya mengangguk dan kembali memjamkan matanya sambil menunggu adzan subuh. Seno pun naik ke tempat tidur dan memeluk istrinya hingga mereka terlelap kembali.
Kini mereka baru saja selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah.
"Yank nanti kita ke rumah sakit ya" ajak Seno
"Gak perlu Mas, aku udah baikan ko udah gak mual lagi" jawab Faiha
"Yakin?"tanya Seno
Faiha mengangguk "Iya Mas, gak papa ko gak usah ke rumah sakit"
"Ya sudah kalau gitu kamu jangan kecapean ya. Diem aja kan ada Bibi yang kerjain semuanya. Kamu tiduran aja" kata Seno lembut
"Iya sayang"
Vote nya mana nih😣😣😣
__ADS_1
Yang ikhlas kasih Vote nya ya. Terimakasih 🤗🤗