Love Scenario V2

Love Scenario V2
Ulang tahun Khiren.


__ADS_3

Saat tengah malam tiba, Khiren masih saja terjaga karena dia berpikir akan ada yang memberinya ucapan selamat ulang tahun atau hadiah yang di kirim khusus untuknya. Sudah lewat tengah malam dan tidak ada orang yang mengetuk kamarnya, Khiren membuka handphonenya dan melihat akun sosial yang tidak di hapus orang tuanya, banyak ucapan selamat dia dapat dari teman-teman terdekat dan juga para penggemar yang tau akun itu. Dia bahagia sekaligus kecewa karena orang lain yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya, sedangkan orang tuanya seakan tidak menganggap dia ada.


“Kenapa malah orang lain yang mengucapakan selamat ulang tahun? Apa Ayah dan Bunda melupakan aku karena mereka sudah memiliki anak yang lain?” Khiren benar-benar kecewa pada kedua orang tuanya yang seakan semakin mengabaikannya setelah memiliki anak lain.


‘to tok tok’ Terdengar suara ketukan dari arah balkon kamar Khiren.


“Siapa di sana?”


“Master, ini kami” Suara yang terdengar amat familiar di telinga Khiren.


“Mex?! Tunggu sebentar!” Khiren berjalan cepat dan membuka pintu balkonnya, Mex dan seorang pria lain bersama menunggu Khiren di balkon.


Mex langsung memasang peralatan pada Khiren agar bisa turun dari balkon dengan aman bersama mereka. Semua penjaga telah di lumpuhkan dengan cepat dan semua anggota telah bersiap untuk meninggalkan kediaman keluar Kentaro yang terkenal dengan keamanan yang cukup ketat, tapi sayangnya kepintaran anggota Khiren bisa membuat seluruh penjaga tempat itu yang terkenal sangat kuat lumpuh dalam hitungan menit. Khiren bersama dengan Mex kembali ke pulau pribadi master K, di sana terdapat sebuah istana megah bak di negeri dongeng dengan fasilitas tingkat sultan. Tempat yang tidak akan bisa di deteksi oleh satelit manapun di dunia dan juga di jaga ketat oleh pasukan yang di bentuk khusus oleh master K sendiri.


Saat mereka sampai di istana master K, semua orang menyambut Khiren dengan kejutan ulang tahun yang diadakan begitu meriah, semua anggota berkumpul untuk merayakan ulang tahun master mereka, ruangan besar di hiasi dengan banyak lampu dan juga bunga yang indah, suara musik terdengar sangat indah di mainkan langsung oleh bayangan master K. Khiren hanya terdiam di depan pintu masuk dan dia seakan membeku, saat itu juga music berhenti atas perintah Mex dan semua orang menunduk karena merasa bersalah. Mereka berpikir telah membuat master marah dengan menggelar pesta tanpa meminta persetujuan dari master terlebih dahulu.


“Maafkan saya karena telah lancang membuat pesta tanpa persetujuan master dan membuat tempat ini jadi kacau!!” Mex terlihat sangat murung dan merasa amat sangat bersalah.


“Untuk apa minta maaf? Kalian semua tidak bersalah, malahan saya sangat berterimakasih atas kejutan yang luar biasa ini. Sekarang mari lanjutkan pasta!”


Musik kembali di mainkan dan semua menari bergembira, dan Mex menuangkan segelas anggur untuk Khiren yang dia dapat langsung dari pabrik pembuat anggur milik master K.

__ADS_1


“Silahkan di minum, master! Ini adalah anggur terbaik yang kita hasilkan beberapa tahun terakhir, rasanya manis sesuai dengan anda!”


“Bagus, hari ini aku ingin berpesta dan menghilangkan segala tekanan yang ada di pikiranku!” Khiren mulai meneguk anggur yang diberikan Mex padanya.


Khiren biasanya tidak pernah menerima minuman dari siapapun dan selalu beralasan kalau dia alergi pada anggur padahal itu hanya alasan yang dia gunakan agar bisa terhindar dari ancaman racun atau hal buruk lainnya yang di rencanakan musuhnya, atau musuh  keluarganya. Di malam itu Khiren menghabiskan tiga botol anggur dan kehilangan kesadaran setelahnya, dia di bawa menuju kamar utama oleh mex dan tempat itu di jaga ketat oleh penjaga terbaik milik master K.


“Master, istirahatlah! Saya akan mengurus semuanya untuk anda!”


Saat Mex akan pergi Khiren malah menahan tangan Mex dan menariknya, meski dia sedang mabuk tapi dia tetap saja memiliki tenaga untuk membuat Mex tidak bisa melepaskan diri darinya.


“Kalian mau meninggalkan aku lagi? Kenapa? Kenapa kalian ingin pergi?” Khiren mulai meracau dan dia tidak mau melepas tangan Mex.


“Tidak boleh! Kalian tidak boleh meninggelkan aku!!!” Khiren mulai menanggis dan tangannya semakin kuat menggenggam tangan Mex.


Mex yang pertama kali melihat masternya menangis di depannya langsung tau kalau beban yang di pikul wanita itu selama ini di simpan rapat-rapat dalam hatinya hingga tidak ada yang menyadari kalau wanita itu juga sedang menahan luka yang luar biasa di lubuk hatinya. Mex mengurung dianya untuk pergi dan dia duduk di samping Khiren sambil mendengar semua ocehan Khiren yang sedang mabuk.


“Kalian begitu membenciku hingga kalian tega menyerahkanku pada pria yang baru aku kenal hari itu! Kalian tidak menginginkanku, harusnya kalian katakan saja! Kalau aku jadi penghalang untuk anak kalian yang baru itu, kalian bisa memintaku untuk pergi dari hidup kalian tanpa haru menyiksaku dalam hubungan itu’kan?” Khiren mulai memeluk Mex sambil terus menangis.


“Tolong biarkan aku bahagia kali ini saja! Biarkan aku bahagian dengan caraku! Kumohon!” Setelah mengatakan semua itu Khirenpun tertidur dengengan keadan masih menggenggam erat tengan Mex.


Mex membaringkan kembali Khiren, lalu dia tetap duduk di samping Khiren hingga keesokan paginya.

__ADS_1


“Hmm,” Khiren mulai membuka matanya dan melihat Mex duduk di samping tempat tidurnya, Mex yang lelah tetap duduk tegap dengan mata tertutup.


“Mex?! Apa yang kamu lakukan di sini?”


Mendengar namanya di panggil Mex langsung membuka matanya dan berusaha menyadarkan diri. “Maafkan saya master!”


“Saya tanya kenapa kamu di sini?”


“Itu… Itu karena master mester menggenggam tangan saya dengan sangat erat tadi malam!”


“Apa?” Khiren baru menyadari ternyata dia masih menggenggam tangan anak itu bahkan tangan Mex terlihat jelas bekas cengkraman tangan Khiren yang begitu kuat. “Ah, maafkan saya! Kalau begitu kamu bisa istirahat sekarang!”


“Tapi master, pekerjaan saya masih banyak dan lagi pesta semalam…”


“Lupakan itu, biar Samuel yang mengurusnya! Sekarang tugas kamu hanya istirahat saja dan segera obati tangan kamu, paham!”


“Baik master!” Mex segera meninggalkan ruangan itu.


“Apa yang aku lakukan pada pria itu semalam? Bisa-bisanya aku mabuk dan membuat dia melihat sisiku yang buruk semalaman! Sial! Sial! Lupakan itu Khiren! Kamu harus tetap menjaga wibawa kamu di depan bawahan! Ingat kamu bukan hanya Khiren sekarang tapi, kamu adalah master K!” Khiren mencoba menengangkan diri dan bersikap seakan tidak terjadi apapun semalam dan dia kembali menjadi master K yang sangat sibuk dengan urusan pekerjaan yang sudah hampir setahun di tinggalkannya karena orang tuanya yang memintanya kembali ke Indonesia dengan alasan untuk mengambil alih perusahan cabang milik Ayahnya sebelum dia di tunjuk sebagai ahli waris.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan reting 5 nya ya


__ADS_2