Love Scenario V2

Love Scenario V2
ciuman pertama


__ADS_3

“Max, atur jadwal untuk bertemu dengan Emilly!”


“…” Max tidak merespon ucapan Khiren


“Max!” Khiren menepuk pundak Mex dengan sekuat tenaga, “Kenapa kamu tidak merespon?!”


“Maafkan saya master! Atur jadwal untuk bertemu emilly!”


“Baik, saya akan mengatur jadwal anda”


“Kalau begitu, karena sudah sampai, aku berharap kamu tidak membuat masalah lagi setalah hari ini”


“B-baik master!”


“Sebenarnya kamu kenapa?” Khiren yang tadinya sudah akan turun dari mobil kembali duduk karena terlalu penasaran pada perubahan sikap Mex yang tiba-tiba.


“Saya… saya .. saya…”


“Saya apa?” Khiren jadi semakin kesal saat Mex menjadi gagap dan bertele-tele.


“Saya malu! Saya malu karena mencium master saya sendiri!”


“Jadi masalahnya itu? Ayolah itu bahkan tidak bisa di hitung sebagai ciuman, kamu hanya jatuh di atas ku dan itu saja, sebuah kecelakaan jangan terlalu di pikirkan.”


“Tapi… tapi”


“Tapi apa lagi? Jangan bilang kalau kamu tidak pernah ciuman dan itu ciuman pertamamu?”


“Em itu… B-benar!” Ucap Mex malu-malu.


“Jadi mau kamu apa sekarang? Kamu ingin membalasnya?”


“Mana berani saya melakukan itu pada anda!”


“Kalau begitu, jangan terlalu di pikirkan”


“Tapi, itu ciuman pertama saya, bagaimana mungkin saya tidak kepikiran?”


“Mex, kalau yang tadi kamu anggap ciuman lalu bagaiman dengan ini?” Khiren menarik Mex kearahnya dan memberikannya sebuah ciuman yang sesungguhnya, supir yang berada di samping Mex sampai-sampai memalingkan mukanya karena terlalu melihat hal yang di lakukan tuannya.


“Ini yang di namakan ciuman, paham? Sudahlah, aku mau istirahat, kalian berdua cepat kembali ke Istana dan pastikan semua hal di sana berjalan lancar paham!” Khiren keluar tanpa rasa bersalah.


Mex benar-benar hampir hilang kendali dan dia tidak menyangka Khiren akan melakukan itu padanya, dia bahkan tidak sekalipun berpikir tentang hal itu pada masternya. Mex menutup mukanya yang memerah dengan kedua telapak tangannya, setelah kejadian itu dia berkemungkinan akan sulit untuk menatap Khiren seperti biasa.


Sedangkan Khiren masuk dengan santai ke dalam rumah dan dia di sambut dengan tangisan dua adik kembarnya yang sangat berisik hingga membuat kepala Khiren seakan mau pecah.


“Khiren! Kenapa kamu tidak kembali hampir satu bulan ini? Aku bahkan mengunjugi kantormu tapi, kamu tetap tidak ada, aku sangat khawatir padamu!”


“Aku punya banyak bisnis yang harus aku urus, kenapa dengan si kembar?”


“Mereka merindukanmu, makanya terkadang aku tidak bisa menenangkan mereka lihat saat melihatmu mereka sekarang lebih tenang.”


“Benar juga, kalau begitu ayo bawa mereka ke kamar karena sepertinya mereka sangat mengantuk.”

__ADS_1


“Baiklah!”


Khiren mengendong Yuuto dan Vano menggendong Naoki, mereka terlihat seperti keluarga kecil yang sangat bahagia meski si kembar bukan anak mereka berdua.


“Apa mereka merepotkan mu?”


“Sedikit, karena aku memiliki beberapa pekerjaan yang tertunda karena mereka berdua.”


“Kalau begitu, kamu tidak perlu kerja biarkan aku yang menghidupi kalian berdua”


“Kedengarannya sih bagus tapi, aku tidak bisa meninggalkan pekerjaanku karena menjadi model adalah hal yang membuatku lebih merasa hidup dan bahagia.”


“Jadi jika kamu bersamaku kamu tidak bahagia dan tidak merasa hidup begitu?”


“Bukan begitu maksudku, kamu adalah cintaku sedangkan menjadi model adalah mimpiku kalian adalah hal yang tidak bisa di pisahkan dari hidupku.”


“Kalau begitu lanjutkan saja pekerjaanmu biar dua anak ini aku yang urus, mereka akan ada di bawah pengawasanku dan kamu bisa mulai bekerja besok.”


“Apa kamu tidak masalah?”


“Tentu saja tidak karena aku akan mengurus mereka menggunakan pengasuh bayi professional dan juga penjagaan ketat.”


“Baimana jika mereka tidak bisa menjaganya?”


“Pasti bisa, kalau tidak bisa artinya mereka tidak pentas di sebuk professional! Jangan terlalu di pikirkan, sekarang kamu tidur saja bersama si kembar”


“Lalu kamu bagaimana?”


“Aku masih banyak pekerjaan, jadi tolong kamu tidak mengganggu”


“Bukan itu maksudku, maafkan aku! Aku hanya ingin mengatakan aku harus menyelesaikan semua pekerjaanku dengan tenang.” Lalu Khiren pergi ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang tertunda.


***


Meskipun sebenarnya jadwal Khiren semakin padat setelah menjadi pemimpin dari JRan tapi, dia tetap menyempatkan waktunya untuk bertemu dengan seorang wanita yang sudah dianggapnya seperti adiknya sendiri.


“Mex, bagaimana dengan jadwal hari ini? Kamu sudah benar-benar mengosongkannya, bukan?”


“Sudah Master!”


“Mex, kenapa kamu terlihat canggung seperti itu?”


“Maafkan saya, master!”


“Bersikaplah senyaman mungkin!”


“Baik, master!”


Mobil berhenti di sebuah perusahan yang bergerak di bidang fashion, Perusahan EFS yang baru beberapa tahun di bangun untuk Emilly. Khiren turun dengan di kawal beberapa bodyguard dan di sampingnya terlihat Mex yang mencoba menyakan langkahnya dengan Khiren.


“Lihat pria yang di kawal tuan Mex, sepertinya dia yang di sebut master K. Sepertinya di balik topeng yang dia gunakan itu ada wajah tampan yang luar biasa.”


“Benar-benar, rasanya aku ingin berpura-pura jatuh di depannya agar bisa melihatnya dari dekat!”

__ADS_1


Lalu saat lift terbuka seorang wanita yang ingin khiren hindari malah ada di depan matanya.


“Tuan! Kenapa anda ada di sini?” Olivia bicara seolah dia dan master K sanga dekat.


Khiren tidak melirik kearahnya, dan Mex yang paham dengan situasi langsung menyuruh anak buahnya untuk menyingkirkan wanita itu dari lift. Mereka menarik paksa wanita itu lalu Khiren masuk dengan cepat di susul Mex dan lift segera di tutup agar Olivia segera menghilang dari pandangan Khiren.


“Kenapa dia menggunakan lift ini?”


“Itu karena lift ini paling cepat untuk bisa ke ruangan Emilly, selain itu dia sekarang juga menjadi pembimbing Emilly untuk bisa mengurus perusahaan Emilly Fashion Star.”


“Ah, terserahlah! Ayo jalan!”


Lift terbuka dan Khiren langsung masuk ke ruangan Emilly.


“Master!” Emilly sangat kaget dengan kedatangan Khiren yang tanpa memberikan pemberitahuan terberlebih dahulu.


“Bagaimana keadaanmu?”


“Aku sangat baik!” Emilly berlari dengan cepat kearah Khiren dan memeluknya.


“Aku pikir Samuel bohong! Terima kasih sudah mau datang ke sini! Kak mex juga ada di sini! Aku sangat bahagia” Emilly pun memeluk kakaknya Mex yang sangat jarang bisa di temuinya.


“Kalian akan datang di hari pertunanganku’kan?”


“Itu..”


“Mex! Tentu saja kami akan datang cantikku! Kamu ingin hadiah apa untuk itu?”


“Aku tidak menginginkan apapun selain kedatangan kalian berdua, aku ingin master dan Kak Mex hadir di hari bahagiaku!”


“Emilly, master sangat sibuk, bahkan untuk datang kesini saja master harus mengatur ulang jadwalnya yang sangat padat! Jangan terus merepotkan master!”


“Tapi kakak, aku hanya ingin kalian hadir! Kalau kalian tidak hadir aku tidak akan mau tunangan!”


“Sudahlah, Mex! Emilly, aku akan datang jadi kamu tidak usah khawatir akan hal itu!” Khirem mengucap rambut gadis cantik yang lebih pendek darinya itu.


“Benarkah? Ayo janji kelingking!” Emilly meminta Khiren untuk melakukan janji kelingking dengannya.


“Baiklah!”


Lalu tiba-tiba Olivia datang dan mencoba menerobos masuk ke ruangan itu, namun para pengawal yang berjaga di depan menghalanginya.


“Nona, mohon tunggu sampai master keluar!”


“Loh kenapa? Saya ada urusan dengan nona Emilly!”


“Kalau begitu biar saya tanyakan dulu pada master kami!” Seorang pengawal lalu masuk untuk memberitahukan kedatangan Olivia.


“Master, seorang wanita bernama Olivia memaksa untuk masuk ke sini, apa yang harus kami lakukan?”


“Usir saja!” Perintah Mex.


“Tidak, biarkan dia masuk aku punya rencana.”

__ADS_1


Bersambung....


Kawan-kawan sekalian tak hentinya saya mengingatkan untuk jangan lupa Like, vote dan Juga langganan novel ini dengan mengfavoritkannya agar kalian tidak ketinggalan setiap episodenya dan saya semakin semangat melanjutkannya.


__ADS_2