Married With Ketos

Married With Ketos
Episode 17


__ADS_3

Keesokan harinya masih didalam kamar dan saling berpelukan, Alaric pun terbangun karena mendengar azan, ia pun melaksanakan sholat sendiri, setelah memohon kepada Rabb-Nya. Alaric naik keatas kasur dan memandangi anugerah Tuhan yang dikirimkan olehnya setelah puas memandang wajah Zea, ia mengecek suhu tubuh Zea.


"Alhamdulillah udah nggak panas lagi.." ucap Alaric sambil mengusap rambut zea setelah itu ia pun mengambil laptop dan mengecek sesuatu.


"Euuughhh..." lenguhan zea merentangkan tangannya dan mengucek mata.


"udah bangun?" tanya Alaric basa-basi keluar dari kamar mandi yang sudah memakai pakaian tak lupa handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.


"udah... emmm kita dimana?" tanya Zea melihat sekelilingnya yang terlihat seperti kamarnya tetapi ini terlihat lebih besar dari kamarnya dan terlihat elegan dan mewah.


"ini dirumah Ayah gue.." ucap Alaric sambil berjalan ke meja rias


"Oohh.. Lo nggak sekolah?" tanya Zea bingung melihat Alaric dirumah karena yang Zea tau seorang Alaric pantang bolos.


"gue mau jagain Lo.." ucap Alaric tanpa melihat lawan bicaranya, ia hanya sibuk mengeringkan rambut.


"Aahh.. masa sih..." ucap Zea


"Lo mandi gih... bau Lo udah sampai kehidung gue.." ucap Alaric melihat muka zea dari kaca dan menutup hidungnya


"ck.. issh gue nggak bau yaa.. hehehe iya ya gue bau.." ucap Zea mencium ketiaknya yang merasa bau keringat karena sakit.


"ck nggak percayaan banget sih Lo.. mandi gih.." ucap Alaric menyuruh Zea mandi


"iya iya gue mandi.." ucap Zea masuk ke kamar mandi dan melaksanakan ritual mandinya.


setelah 30 menit kemudian zea pun keluar yang sudah terlihat segar dan memakai baju yang terlihat manis ditubuhnya baju berwarna putih dan celana berwarna pink dan rambut yang masih basah..


"kalau mandi jangan kelamaan udah tau baru sembuh mandi lama banget.." ucap Alaric tegas yang melihat Zea yang baru keluar kamar mandi


"iya maaf.." ucap Zea menunduk karena ia tau sekarang Alaric mengkhawatirkannya.


Alaric yang melihat Zea yang menunduk merasa menyesal, ia pun berjalan menuju zea dan memeluknya.


"maaf.. gue hanya nggak mau Lo sakit.." ucap Alaric masih memeluk Zea


"iya nggak papa kok.." ucap Zea sambil mengeringkan rambutnya dan dibantu oleh Alaric.


"makasih.." ucap Zea


setelah mengeringkan rambut mereka berdua turun kelantai bawah menuju ruang makan. sudah berada diruang makan mereka berdua menarik kursi dan duduk ditempat masing-masing.


"Al.. ayah dan bunda mana?" tanya Zea melihat kewajah Alaric


"pergi ke luar negri urusan bisnis.." ucap Alaric

__ADS_1


"oohh terus kita tinggal disini..?" tanya Zea


"iya.. gue udah bilang juga sama bunda Farah kalau kita akan tinggal disini.." ucap Alaric


"oke.." ucap Alaric mengambil makanan untuk Alaric setelah itu untuknya.


setelah itu mereka makan dengan tenang hanya suara sendok dan piring yang saling bertautan.


.


.


.


sementara ditempat lain seseorang lagi duduk dikursi makan bersama paman dan bibinya yang ada di London.


"Aunty Aku mau pulang ke Indonesia.." ucap seseorang


"Emangnya urusan kamu disini udah selesai?" tanya Aunty Kimberly pada keponakan cowoknya.


"Alhamdulillah udah Aunty.. Aku udah kangen sama mereka.." ucap seseorang tersebut


"Kapan kamu berangkat?" tanya Uncle Dafa


"pagi ini Uncle.. Aku juga udah membeli tiket keindo." ucap seseorang..


"siap Aunty Uncle." ucap seseorang dan mereka pun makan dengan tenang setelah itu baru mengantar keponakan mereka.


.


.


.


ditempat pasutri,, usai makan mereka berjalan ke ruang tamu dan tak lupa zea membawa cemilan banyak.. setelah duduk mereka melakukan rutinasi masing-masing zea yang nonton suara hati istri sementara Alaric hanya membaca buku dan kadang melihat kearah zea yang marah-marah.


"wahhh bajingan banget tuh laki-laki.."


"ini juga istrinya udah tau diselingkuhin tetap bertahan dan hanya tau nangis, kalau aja gue yang seperti itu nanti gue sunat ulang junior Lo.." ucap Zea menggebu-gebu dan terus mengomel


Alaric yang mendengar makian zea yang mengatakan disunat ulang langsung memegang otongnya dan bergidik ngeri.


Wahh gue nggak mau macam-macam nanti Otong gue disunat lagi, mana sakit sekali, masa depan gue ni.. batin Alaric masih memegang otongnya.


"Assalamualaikum..." teriak mereka dari luar rumah dan langsung masuk aja karena tidak dikunci pintu depan

__ADS_1


"Walaikumsalam... bisa nggak sih kalian datang nggak usah teriak-teriak.." ucap Alaric kesal


"wahhh an**Ng.. baj***an,, mata duitan.. suami orang ia deketin nggak ada malu, lakinya juga genit.. kalau gue jadi istrinya udah gue robek mulutnya dan gue masukin timah panas dalam kue apemnya, kalau laki-laki otongnya gue sunat ulang pakai pisau mencincang daging.." ucap Zea menggebu-gebu dan tak melihat sekitarnya sudah ada sahabatnya dan sahabat suaminya.


Mereka yang mendengar semua luapan zea langsung melindungi aset mereka menggunakan kedua tangan mereka dan tak lupa muka pucat Pasih..


Nggak nyangka gue ternyata zea sadis bat dah.. batin mereka semua.


"Aden nona ini minuman dan cemilannya,, silahkan nikmati.." ucap bik Surti membawa nampan berisi cemilan dan minuman dan tak lupa menyiapkan keatas meja..


"saya kebelakang dulu Aden non.." ucap bik Surti dan memeluk nampan


"Makasih bik.." ucap Mereka semua


setelah mendengar ada suara orang lain zea melihat kesamping dan mendongak dan syok melihat muka sahabatnya dan sahabat Alaric.


"kok kalian disini? kapan sampai?" tanya Zea polos..


mereka yang melihat muka zea imut banget, bagaimana tidak mata dibesarkan padahal mata Sipit dan wajah polosnya.. mereka semua terpana terutama para laki-laki yang melihat itu..


*cute banget sih istri gue.. batin Alaric


imut bat.. kalau bukan istri sahabat gue udah gue pacarin Lo.. batin Keenan


mau gue karungin soalnya imut banget tapi pawangnya seram amat.. batin Rafka*


"Kalian kenapa pada liatin gue?" tanya Zea polos


"emm.. kenapa kalian liatin istri gue kayak gitu mau gue colok mata kalian.." ucap Alaric dengan tatapan tajam pada sahabatnya karena sudah melihat istrinya dengan lekat-lekat.


"Yaaa cuman liat dikit aja.." ucap Keenan Dan Rafka dan memalingkan wajah mereka.


"Zea gimana kondisi Lo? gue dari Alaric dengar Lo sakit? udah sembuh belum" cerocos Karissa merasa khawatir pada sahabatnya


"iya emangnya Lo kenapa kemarin nggak kembali ke kelas..?" tanya Cia tak kalah khawatir dan langsung memeluk Zea begitupun dengan karissa


"emmm gue udah sehat kok.." ucap Zea sambil tersenyum pada sahabatnya dan membalas pelukan mereka


sementara para cowok hanya diam melihat drama para sahabat itu dan mereka juga merasa penasaran dengan cerita zea sampai terkurung ditoilet dan berakhir sakit.


"Jadi gini...."


✨✨✨


**Jangan lupa like👍, komen, vote, dan share📲 keteman-teman kalian yaa.. aku minta dukungan dan saran kalian yaa soalnya otak aku agak susah memilah kata-kata yang indah..

__ADS_1


Aku minta maaf kalau lama up yaa.. Thank you epribadi 🙏🙏🌺


Salam Hangat dari Author(✷‿✷**).


__ADS_2