Married With Ketos

Married With Ketos
Episode 9


__ADS_3

Tak terasa Adzan subuh pun sudah berkumandang zea dan Alaric pun bangun dari tidur untuk melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim. setelah nyawa mereka sudah terkumpul penuh Zea pun mengambil air wudhu terlebih dahulu setelah selesai, dia pun menyiapkan perlengkapan sholat untuk mereka berdua Zea dan Alaric. sedangkan Alaric sedang mengambil wudhu.


setelah itu mereka melaksanakan sholat subuh dengan khusyuk dan Alaric menjadi imam untuk zea, usai sholat mereka pun membaca ayat suci al-Qur'an. setelah itu Zea pun mencium punggung tangan Alaric dan Alaric pun mencium Kening zea.


"eeehhh.... tunggu dulu.. Lo siapa?" tanya Zea bingung sambil menunjuk Alaric.


"Hahhh.. Lo nggak tau gue?" ucap Alaric sambil menunjuk dirinya sendiri.


"iyaa... gue kenal sama Lo.." ucap Zea sambil melipat mukenanya


"emang siapa?" tanya Alaric sambil membantu membereskan perlengkapan sholat mereka.


"Lo kan ketua OSIS di SMA NUSA BANGSA yang terkenal dingin itu kan? tapi menurut gue sih Lo itu ketua OSIS lebay baru 5 menit aja gue terlambat pasti Lo hukum.. eeh tunggu dulu kenapa Lo bisa ada disini?" tanya Zea


"Lo beneran nggak tau gue siapa selain OSIS?" tanya Alaric bukanya menjawab tapi malah bertanya balik.


"emang Lo siapa sih bisa masuk dikamar gue?" sahut zea


"wahh lo benar-benar nggak tau gue siapa.. gue suami Lo." sahut Alaric geram dengan tingkah Zea yang penglupa


"kapan sih kita nikah? jangan ngaco Lo.." ucap Zea


"iya kita nikah kemarin, masa Lo nggak ingat sih. wahh parah banget Lo biar suami sendiri dilupain.." sahut Alaric


"iyakah!! gue ingat-ingat dulu.. tapi kok gue nggak ingat yaa" ucap Zea sambil mengingat-ingat.


"sini gue tunjukkin cara mengingat yang cepat.." ucap Alaric sambil maju kedepan Zea semakin dekat Zea pun mundur terus sampai didinding. karena jarak mereka terlalu dekat sampai-sampai nafas Alaric pun terasa oleh kulit wajah Zea dan menutup matanya. dan Alaric pun mencium Zea di......


Cuppppp...


cium Alaric dikening Zea. sambil mundur satu langkah.


"Lo udah ingat?" tanya Alaric sambil memperhatikan Zea


"Mmmmm... udah gue ingat.. Lo tadi Waktu akad nikah langsung bilang sah padahal kan pak penghulu belum berkata sah..." ucap Zea menggunakan suara mengejek. Alaric yang mendengar ucapan Zea tersebut langsung Blushing mukanya seperti kepiting rebus..


"Kenapa muka Lo merah begitu? Lo udah nggak sabaran yaa nikah sama gue tadi.. hahhahaha" ucap Zea semakin gencar menggoda Alaric.


"Lo nggak mau jogging bareng gue?" tanya Alaric mengalihkan pembahasan mereka tadi.


"ahhh iyaa gue mau.." ucap Zea sambil bersiap-siap memakai Kaos warna hitam dan celana training jangan lupa rambutnya diikat kuda. begitupun dengan Alaric yang mengganti pakaiannya.


setelah usai bersiap-siap mereka pun turun kebawah untuk pamit sama bunda Farah..


"bund kita mau jogging dulu yaa.. Assalamualaikum.." ucap Alaric berlalu dari hadapan bunda Farah diikuti Zea.

__ADS_1


Hari ini dan beberapa hari kedepan Zea dan Alaric masih libur. mereka jogging dikompleks perumahan Zea.


"Ric boleh nggak gue panggil Lo Al?" tanya Zea sambil berlari kecil


"boleh kok.. kalau gue boleh nggak panggil Lo Nissa?" tanya Alaric.


"boleh juga, tapi Al kalau nanti disekolah seperti biasa aja yaa.." ucap Zea


"iya gue tau kok.." ucap Alaric


Tak terasa sekarang sudah menunjukan sekitar jam 7.15 berarti mereka udah lumayan lama jogging.. mereka beristirahat sejenak sebelum pulang kerumah bunda Farah kembali.


"Balik yuk.." ucap Zea sambil berjalan santai dengan diikuti Alaric


Setelah berjalan mereka pun masuk kedalam rumah..


"Assalamualaikum bund.." ucap Zea dan Alaric sambil mencium punggung tangan Bunda Farah.


"Walaikumsalam.. mandi gih kalian berdua setelah itu turun sarapan yah.." ucap bunda Farah sambil menyiapkan sarapan mereka.


"iya bund.. kita ke atas dulu.." ucap Alaric berjalan menuju kamar zea sedangkan Zea sudah lebih dulu masuk ke kamar untuk mandi.


setelah membersihkan badan atau mandi mereka pun turun kebawah untuk sarapan bersama bunda karena takut menunggu lama.


"Nggak papa kok.." ucap Bunda Farah mengambil makanannya.


"Niss ambilkan Suamimu makanan dong.." ucap Bunda Farah menyuruh Zea mengambilkan sarapan untuk Alaric.


"emang harus ya bund?" tanya Zea


"iya sayang" tutur bunda Farah


setelah mendengar perintah bundanya Zea pun mengambilkan Alaric makanan setelah itu baru dia mengambil sendiri buatnya.


"Makasih ya Niss.." ucap Alaric sambil memakan nasi goreng yang sudah dibuat oleh Bunda Farah.


"Sama-sama Al.." ucap Zea sambil menyantap Nasi goreng buatan bundanya yang begitu enak.


Hanya terdengar suara dentingan sendok yang saling beradu, mereka makan dengan khidmat.


.


.


.

__ADS_1


di sekolah....


Sementara itu dikantin Sahabat zea pun merasa sepi karena tidak ada sahabat satu mereka..


"Huft... bosan gue Zea nggak sekolah.." ucap Karissa


"iya gue juga bosan, sunyi lagi.." sahut Cia setuju dengan ucapan karissa.


"eehh gimana nanti pulang kita kerumahnya aja.." ucap Karissa memberikan ide


"Tapi mereka kan pengantin baru,, jangan diganggu deh.. bagaimana kalau kita pergi aja ke Mall shopping.." ucap Cia memberikan ide yang lebih bagus


"bagus juga tuh kita ke Mall aja,, nggak mungkin kita ganggu mereka.." ucap Karissa


sedangkan sahabat Alaric pun merasa sunyi karena sahabat mereka sudah berapa hari ini nggak masuk sekolah..


"Alaric kenapa sampe sekarang nggak masuk sekolah yaa!!.." ucap Rafka


"iya yaa.. nggak biasanya tuh anak nggak sekolah tapi katanya sih urusan keluarga, mungkin mereka ada masalah.." ucap Keenan


"iya mungkin mereka ada masalah, tapi mati kalau Alaric udah sekolah kita main yaa kerumahnya.." ucap Rafka memberi ide


"Bagus juga ide Lo.." ucap Keenan tanda setuju


"permisi.." ucap Ara. kalian masih ingat kan sama Arabrella Misha yang terkenal dengan sisi lembutnya, kecantikannya dan dan kecerdasannya.


"ya kenapa Ra?" tanya Rafka


"Alaric kenapa nggak sekolah?" tanya Ara dengan tutur kata yang lembut.


"kita juga nggak tau, tapi katanya Alaric ada urusan keluarga.." ucap Keenan


"oohh makasih yaa.." ucap Ara pergi dari 2 laki-laki tersebut.


kriiinggggggg....


suara bel masuk pun telah berbunyi yang berarti tandanya mereka akan melaksanakan belajar mengajar seperti mana mestinya..


✨✨✨


**jangan lupa like, vote, coment dan share keteman-teman kalian. jangan lupa dukungannya dan hadiah yaaa.. maaf kalau novel yang gue tuli nggak terlalu bagus karena gue hanya suka menulis aja sih dan ngarang cerita..


sehat selalu kalian para reads.


Thank you epribadi 🙏🙏🌺**

__ADS_1


__ADS_2