
“
,”
Arga menggeleng.
“Terus kamu tahu dari siapa kalau dia nggak bahagia sama kamu,"
Arga kembali diam.
“Udah ah, Pusing aku lihat hubungan kalian.”
...••••...
“Ren, gue mau nikah sama lo.”
Arga
“Kamu bisa, Arga Kamu bisa. Biarin dia bahagia. Dia uddiam seribu bahasa. Wajahnya Pucat Pasi. ia mengamati dua sejoli di hadapannya yang saling berpelukan. Apa tak ada lagi kesempatan untuknya Apa benar selama ini Mika sudah benar-benar tak mencintainya ? Dada Arga sesak. Ia meraba bagian dadanya, terasa amat sangat menyakitkan. Tahu tahu matanya sudah basah. Arga mengusap kasar matanya yang berair. Selanjutnya ia berlari dari dua orang itu, berlari sejauh jauhnya.
__ADS_1
“ Arga kamu kenapa,” tanya Safira Panik ketika melihat Arga dalam keadaan yang tidak baik. Buru buru ia mengejarnya.
“ Arga,"
Arga terdiam ketika sudah mencapai Parkiran.
Safira memeluknya dari belakang
“Kamu bisa cerita sama aku.”
Bagi Safira, Arga adalah sosok kakak yang sangat Safira sayang. Sejak kecil dulu, sebelum keluarganya Pindah rumah, keduanya selalu Pergi ke mana mana bersama. Dan semua orang menganggap keduanya adalah saudara kandung saking dekatnya.
“Dia mau nikah sama cowok lain, Fir.”
Safira mengusap lengan Arga lembut.
" Kalau kamu mutusin satu hal, kamu juga harus siap sama konsekuensinya. Kamu mau dia bahagia, biarin dia bahagia walau nggak sama kamu. Karena emang itu yang kamu mau, kan,”
Arga diam. “Tapi nyatanya aku Nggak bisa lihat dia bahagia sama cowok lain selain aku.”ah terlalu sakit selama ini.”
__ADS_1
Akhir-akhir ini Arga tidak makan dan tidak mempedulikan lagi Penampilannya. Yang ia lakukan hanya bolak-balik klub malam, berharap bisa melupakan semua yang telah terjadi. Tapi nyatanya apa ? Semakin ia menghindari, maka semakin Pula terasa sakit.
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati, seiring si Pemilik hati Pergi meninggalkannya. Mungkin benar kata Safira dan mamanya. Jika melepaskan Mika membuat cewek itu bahagia, maka akan Arga lakukan. Apa pun untuk Mika. Apa Pun.
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati, seiring si Pemilik hati Pergi meninggalkannya. Mungkin benar kata Safira dan mamanya. Jika melepaskan Mika membuat cewek itu bahagia, maka akan Arga lakukan. Apa pun untuk Mika. Apa Pun.
•••••
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati, seiring Kalau kamu mutusin satu hal, kamu juga harus siap sama konsekuensinya. Kamu mau dia bahagia, biarin dia bahagia walau nggak sama kamu. Karena emang itu yang kamu mau, kan,”
Arga diam. “Tapi nyatanya aku Nggak bisa lihat dia bahagia sama cowok lain selain aku.”ah terlalu sakit selama ini.”
Akhir-akhir ini Arga tidak makan dan tidak mempedulikan lagi Penampilannya. Yang ia lakukan hanya bolak-balik klub malam, berharap bisa melupakan semua yang telah terjadi. Tapi nyatanya apa ? Semakin ia menghindari, maka semakin Pula terasa sakit.
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati, seiring si Pemilik hati Pergi meninggalkannya. Mungkin benar kata Safira dan mamanya. Jika melepaskan Mika membuat cewek itu bahagia, maka akan Arga lakukan. Apa pun untuk Mika. Apa Pun.
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati, seiring si Pemilik hati Pergi meninggalkannya. Mungkin benar kata Safira dan mamanya. Jika melepaskan Mika membuat cewek itu bahagia, maka akan Arga lakukan. Apa pun untuk Mika. Apa Pun.
•••••
__ADS_1
Dan setelah Mika menemuinya dan memberikan undangan Padanya, hati Arga kembali remuk redam. Ia tak bisa merasakan apa-apa lagi saat ini. Hatinya sudah mati,