Married With Ketos

Married With Ketos
Episode 25


__ADS_3

Setelah berpamitan pada bunda Farah Alaric keluar dari rumah berjalan kearah motor, membawa motor dengan kecepatan Rata-rata sesekali melihat kearah jalan mungkin akan terlihat Zea dijalanan, tak terasa sudah jam 12 malam ia mencari Zea tapi tak ketemu juga, mencoba menelepon tapi tak aktif juga ponselnya Zea.


"ya Allah Niss.. Lo dimana sih? gue khawatir banget.." ucap Alaric bersandar dimotornya dan melihat arah handphone nya barangkali ada pesan atau telepon masuk dari Zea.


"Mana udah jam 12 malam lagi,, kalau Lo kenapa-napa gimana coba, walaupun Lo pintar beladiri tapi gue tetap khawatir.. Ya Allah lindungi istri hamba dimana pun ia berada.." ucap Alaric mengusap wajahnya karena merasa lelah mencari istrinya.


Karena merasa sudah tak sanggup lagi mencari Zea, Alaric naik keatas motor menhidupinya dan mengendarai dengan kecepatan diatas rata-rata yang untungnya jalan sudah sepi jadi ia dengan leluasa melajukan motornya tanpa takut nanti menabrak orang atau terjadi kecelakaan.


Diapartemen..


Mereka hanya bermain game online tanpa tau beberapa orang mengkhawatirkan mereka, ralat hanya seorang yaitu seorang gadis bandel Zeannisa..


"Bang.. tembak tuh musuhnya..."


"yeeehh Boyaah..." ucap kegirangan Zea dan Aka.


"Abang Zea ngantuk nih,, kita tidur aja yaaa.." ucap Zea sambil menguap.


"Oke dek... Abang juga udah ngantuk nih..." ucap Aka dengan berjalan menuju kasur diikuti Zea..


Aka merebahkan tubuhnya dikasur king size diikuti Zea tidur disampingnya, mereka tidur berpelukan dan Aka mengelus surai rambut kembarannya..


"Good Night kesayangan Abang.." ucap Aka mencium kening adiknya.


"Night to Abang sayang.." ucap Zea menutup matanya dan mereka terlelap dalam tidur yang indah tanpa mengingat seorang yang sangat mengkhawatirkannya.


.


.


.


pagi hari telah tiba mereka semua melaksanakan aktifitas masing-masing, seorang Cowok meraba tempat tidurnya dengan keadaan mata yang masih tertutup.. karena merasa kosong ditempat tidurnya ia pun membuka mata..


"Euugh.." lenguh Alaric melihat kesampingnya yang ternyata tak ada orang-orang..


"Nissa dimana yaaa kok nggak ada disampingku.. Astagfirullah gue lupa kalau zea kan pergi dari rumah,, Huftt.. dimana lo, semoga disekolah ada Lo.." ucap Alaric menghembuskan napas pelan dan beranjak dari kasur berjalan kearah kamar mandi melaksanakan ritual paginya.

__ADS_1


Alaric semalam tidur jam dua pagi karena ia tak bisa menutup matanya karena merasa khawatir kepada Zea, berulang kali ia menutup mata karena tak tahan kantuk yang menyerangnya ia pun tertidur, terlihat diwajahnya gerutan lelah mencari Zea.


usai mandi dan berpakaian lengkap sekolah, Alaric menyambar tas punggungnya dan berjalan kearah lantai bawah yang sudah tersaji kan sarapan untuknya. Alaric sarapan terlebih dahulu tak lupa berpamitan kenapa bik Surti dan keluar dari rumah menuju basement dan mengambil mobilnya.


Alaric melajukan motornya dengan kecepatan rata-rata menuju sekolah, hanya memakan waktu 15 menit dari rumahnya ke sekolah Alaric pun sampai, ia memarkirkan mobil dan turun dari mobil dengan tas bertengger di punggungnya. Ia berjalan masuk kedalam sekolah dengan gaya coolnya, tangan dimasukan disaku dan berjalan dengan wajah khasnya yaitu datar.


Diatas motor twins berboncengan dengan posisi Zea memeluk Aka, jika orang yang melihat mereka dengan posisi begini pasti mengira mereka pasangan yang romantis, apalagi wajah mereka mendukung walaupun mereka kembar tetapi tak identik.


terkadang mereka berdua tertawa karena lelucon masing-masing, tak terasa mereka sudah masuk kedalam gerbang sekolah dan tentunya sudah banyak siswa-siswi berdatangan. Setelah menghentikan motor Zea turun dan membuka Helm begitupun Aka turun dari motor dan membuka helm tak lupa ia mematikan motornya.


Mereka menjadi pusat perhatian diparkiran dan sepanjang jalan, bagaimana tak menjadi pusat perhatian Aka yang terkenal dengan cowo datar disekolah dan most wanted yang terbilang baru karena ia murid pindahan sedangkan Zea seorang badgirl yang cantik. mereka melihat Aka berbeda disaat bersama Zea, Aka yang dipikir mereka dingin tersenyum hangat kepada Zea dan sesekali mengacak rambut Zea..


"Abang jangan diberantakin rambut Ica.." kesal Zea mengembungkan pipinya dan terlihat manis didepan mata siswa-siswi..


"hahhaha Iya maap... tapi Ica tetap cantik kok walau rambutnya berantakan.." ucap Aka tertawa gemas melihat Zea dengan mencubit pelan pipi chubby Zea.. Karena melihat kemesraan twins mereka memekik histeris.


"Ya ampun Kak Zea imut banget..."


"Iiihh Bidadari surgaku gemoy deh.."


"Aku padamu Zea.."


"Kak Aka ganteng deh pas senyum"


"potek hati dedek bang.."


"Iihh murahan banget tuh si Zea, kemarin aja datangnya dengan kak Alaric ee sekarang udah dengan yang baru.."


"iya.. ya Cantik,, cantik kok playgirl... tapi bagus deh kak Zea sama kak Aka, terus kak Alaric sama kak Ara mereka serasi banget sama-sama cerdas."


Masih banyak lagi pujian dan makian yang tertuju pada Zea tetapi seperti radio rusak mereka berdua hanya diam tanpa menghiraukan, mereka asik dengan dunia mereka masing-masing. mereka tak mengetahui kalau mereka menjadi trending topik gosip di SMA NUSA BANGSA.


"Banyak juga yang setuju gue sama Alaric,, hmm memang Alaric pantasnya bersanding dengan gue dari pada cewe berandal itu.." batin seseorang yang mendengar pekikan siswa siswi.


Selama perjalanan menuju kelas XII IPA 2 seperti tersangka setiap langkah kaki mereka pasti ada yang berbisik dan memperhatikan mereka tapi tak dihiraukan sampai tak terasa mereka didepan pintu kelas Zea..


"belajar yang benar yaa Ca jangan buat ulah lagi kamu.." ucap Aka.

__ADS_1


"Siap komandan.. tapi Ica nggak janji kalau nggak buat onar lain waktu" ucap Zea dengan hormat ala-ala tentara dan mereka berdua terkekeh geli dengan apa yang barusan mereka lakukan, sebelum pergi ke kelasnya Aka mengusap surai rambut Zea.


"Dasar Anak bandel kamu... tapi Ca kalau buat masalah harus berani tanggung jawab.." tegas Aka menasehati adiknya.


"Iya komandan.. Ica ingat kok nasihat Abang sama bunda.. pergi aja bang udah banyak yang ngeliatin nih" ucap Zea dan mendorong Aka dari belakang...


Aska Raffasya kembaran dari Zeanissa Faatina dan anak


sulung dari bunda Farah, Aka menjadi tulang punggung keluarganya semenjak ia berumur 15 tahun demi membahagiakan kembarannya dan bunda yang sudah melahirkan dan membesarkannya serta memberikan ia kasih sayang yang luar biasa walau tanpa kasih sayang seorang ayah, ia berusaha mempelajari ilmu-ilmu bisnis diusia mudanya.


Zea berjalan masuk kedalam kelas terlihat teman-teman kelas dan dua sahabatnya yang seperti membicarakan sesuatu, Zea berjalan kearah tempat duduknya tetapi belum menjatuhkan bokongnya dikursi ia sudah diserbu dengan berbagai macam pertanyaan.


"Zea Lo darimana aja semalam? soalnya Alaric bertanya kepada kita Lo ada dirumah kita nggak.. terus Lo bareng sama Aka datang sekolah?" celoteh Karissa tanpa jeda hanya dengan satu tarikan napas..


"satu-satu dong nanya nya, yang mana nih harus gue jawab duluan?" tanya Zea memijit pelipisnya merasa puyeng dengan pertanyaan beruntutan.


"ya jawab semuanya nyet.." ucap Karissa dan Cia ngegas..


"iya... iya biar nggak ngegas gitu kali.." ucap Zea


"cepat dong ceritanya" ucap Cia nggak sabaran


"Jadi gini gue sama Alaric kan berantam, Al marah sama gue karena nilai ulang gue dibawah KKM dan dia ngebentak gue yang kedua kalinya kan gue tuh nggak pernah dibentak, ia gue tau dia emosi tapi bisa tidak dia itu biar nggak bentak gue kan gue sakit hati (memegang dadanya seolah-olah sakit hati) apalagi kata-kata Al nusuk banget,"


"ya auto emosilah dan bentak balik terus keluar dari kamar sambil nutup pintu dengan kasar tapi sebelum itu Al udah minta maaf tapi gue masih emosi aja jadi langsung pergi dari rumah menggunakan motor dengan kecepatan diatas rata-rata dipersimpangan ada kecelakaan didepan mata gue, kalian Taulah gue trauma jadi gue berhenti dan trauma terus nggak tau gimana Abang gue udah disana jadi kita pulang ke apartemen Abang aja." jelas Zea menggebu-gebu.


tak terasa 5 menit lagi udah mau bel masuk aja.. dari arah depan tepatnya didepan pintu kelas Alaric dan sahabatnya berjalan dan tak sengaja Zea dan Alaric saling bertatapan.


✨✨✨


**Maaf lama up-nya soalnya author masih sibuk, jangan lupa like komen, vote, share, favorit, gift, rate 5 yaaa.. mohon dukungannya dan sarannya..


MINAL AIDZIN WALFAIDZIN 🙏 MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN🙏🙏.. SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA.


Maaf lama ucapin permohonan maaf dari Author buat para readers..


salam hangat dari Author**^_^

__ADS_1


__ADS_2