
..."Saat jarak memisahkan satu yang harus kamu ketahui,aku akan jaga cinta ini untukmu," Raymond...
..."Kehadiranmu dalam hidupku, aku tahu bahwa aku bisa menghadapi setiap tantangan yang ada di hadapanku, terima kasih telah menjadi kekuatanku." Zoya...
...***...
Selama di pesawat Zoya terus mengenang kata-kata Raymond yang berhasil membuat jantungnya berdebar.Ia masih bingung dengan perasaannya sendiri.Hanya rasa nyaman yang ia bisa rasakan Zoya ketika berada di dekat Raymond.
Tapi kini mereka harus terpisah jauh tak hanya melewati sebuah pulau. Namun mereka harus hidup di benua yang berbeda.
Leon dan Zoya tiba di Indonesia.Leon sudah memerintahkan supir untuk menjemputnya.Mereka tiba di rumah pada tengah malam.
Alisha yang mendengar suara gaduh di dalam rumahnya pun keluar dari kamar.Ia mengucek matanya supaya bisa membuka dengan jelas.
"Kak Zoya," panggil Alisha.Alisha berhambur ke pelukan kakak perempuannya itu.
"Akhirnya kita bisa bersama aku sangat mencemaskanmu," kata Alisha
"Alisha biarkan Zoya beristirahat, jangan berisik nanti mama bangun," ucap Leon dengan pelan.
Alisha membantu Zoya menarik kopernya ke dalam kamar."Istirahtlah kak, aku tahu kamu pasti capek," kata Alisha laku menutup pintu kamar Zoya.
Setelah itu Zoya berdiri di dekat jendela.Ia membuka tirai jendelanya, memandang ke luar jendela."Bagaiman kabar papa?" gumam Zoya yang sedang memikirkan orang tuanya di Paris.
"Ah aku sampai lupa bertukar nomor telepon dengan Raymond, bagaimana ini? Mana bisa ia memberi kabar tentang papa kalau nomor teleponku saja dia tidak punya," Zoya merutuki kecerobohannya.
__ADS_1
...***...
Keesokan harinya Zoya keluar dari kamar.Leon mengajaknya sarapan bersama.Ariana kaget saat melihat anak keduanya menuruni tangga.
Ariana segera menghampiri Zoya kemudian memeluknya erat."Kapan kamu sampai nak?" tanya Ariana sambil mengelus rambut panjang Zoya.
Zoya mengurai pelukannya."Tadi malam ma, maaf tidak mengabari mama terlebih dulu," kata Zoya dengan wajah sendu.
"Kenapa wajahmu terlihat sedih nak?" tanya Ariana.
"Tidak ma, aku hanya sedih berpisah dengan papa," kata Zoya jujur.Tapi ia tidak mau menceritakan tentang apa yang ia alami setelah papanya itu bangkrut.
"Jangan sedih di sini ada mama, kakak dan juga adikmu," kata Ariana membesarkan hati Zoya.
Leon pun sudah berada satu meja dengan anggota keluarganya."Zoy, aku sudah putuskan kamu akan meneruskan kuliahmu di sini, aku akan mendaftarkan kamu di universitas yang terbaik di sini," kata Leon usai sarapan.
"Apa kak Zoya akan satu kampus denganku?" tanya Alisha dengan antusias.
"Tidak, kalian tidak akan satu kampus, jurusan kalian berbeda dan di kampusmu tidak ada jurusan yang diminati Zoya," terang Leon.
Zoya bersekolah di Paris karena ia suka mendesain baju. Ekonomi keluarganya yang tinggi dulu bisa membiayai sekolah Zoya sampai ke luar negeri.
Meskipun meski Leon masih mampu menyekolahkannya di Paris tapi Leon tidak ingin Zoya banyak berkorban demi papanya. terlebih di mata Leon Nando bukanlah seorang yang baik.
"Oh iya hari ini aku akan langsung mendaftarkan dirimu ke kampus itu, tapi setelah meeting ku selesai nanti akan aku hubungi lagi," kata Leon.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita main dulu ke tempat Kak Nuna," usul Alisha.
"Boleh juga," kata Zoya.
...***...
Alisha dan Zoya mengunjungi ke toko bunga milik Nuna.Mereka diantar oleh supir pribadi.Nuna terkejut dengan kedatangan mereka.
"Long time no see,"Nuna memeluk calon adik iparnya yang baru tiba semalam.
Zoya mengurai pelukannya."Kak Nuna apa kabar?" tanya gadis itu.
"Baik, yuk duduk di sana!" ajak Nuna.
"Ada acara apa kok balik ke Indonesia?" tanya Nuna yang belum mengetahui alasan Zoya pulang.
"Kak Leon belum cerita ya soal kak Zoya?" sahut Alisha. Nuna menggeleng.
Setelah itu Alisha menceritakan apa yang dialami kakaknya selama tinggal bersama ayahnya.
"Aku sangat khawatir dengan papa kak, malam itu dia tiba-tiba menghilang," kata Zoya sambil terisak.
"Tenanglah Zoy, pasti ada alasan papamu pergi, mungkin dia tidak mau merepotkan kamu lagi," kata Nuna menasehati.
"Lebih baik sekarang kamu fokus untuk menyelesaikan pendidikanmu di sini," Nuna memberi saran.Zoya mengangguk setuju.
__ADS_1