Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Season 2 Godaan


__ADS_3

"Daa daa" Nuna melambaikan tangan pada teman-temannya.


Setelah kepergian mereka Nuna hendak masuk ke dalam rumah. Tapi seseorang menarik tangan Nuna kuat hingga ia berbalik badan dan jatuh ke pelukan seseorang.


Deg


"Leon,"


"Kamu ngapain di sini," Nuna mendorong dada bidang Leon namun laki-laki itu sama sekali tak bergerak.


"Tolong lepaskan," Nuna meronta barulah Leon melepas pelukannya.


"Aku kangen sama kamu," ucap Leon secara gamblang.


Wajah Nuna bersemu merah."Jangan ngaco," Nuna berbalik badan. Leon menarik ujung bibirnya. Rasanya menyenangkan sekali melihat wajah Nuna yang menggemaskan.Lalu Leon memeluk Nuna dari belakang. Nuna memberontak. "Tolong jangan begini, orang lain akan salah paham jika melihat kita," mohon Nuna.


"Biarin aja," Leon menempelkan dagunya di bahu Nuna. Nuna meremang,ia bisa merasakan hembusan hangat nafas Leon.


"Biar sekalian kita dinikahin," ucap Leon dengan manja.


"Tidak," Nuna melepas tangan Leon.


"Aku mohon Leon berhenti menggangguku," ucap Nuna dengan nada bergetar.

__ADS_1


Tes


Air mata Nuna akhirnya tumpah. Leon mengusap lembut pipi Nuna yang basah dengan ibu jarinya. "Maafkan aku, aku hanya ingin kamu tahu kalau aku tidak bisa melupakan kamu sayang,"


"Tapi kamu sudah menikah Leon, berhenti memikirkan aku,"


"Tapi aku tidak mencintai Safira, kami nikah karena dia menjebakku," Leon berusaha meraih


"Pulanglah, aku tidak mau lagi melihatmu," usir Nuna.


"Baiklah, aku akan kembali besok," ucap Leon sebelum pergi.


Nuna masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu. Badannya merosot."Aku juga merindukanmu Leon tapi mustahil bagiku untuk mendapat balasan darimu yang sudah menjadi milik orang lain," ucap Nuna frustasi. Ia menyembunyikan wajahnya di antara lutut.


"Baiklah sementara waktu aku tidak akan menemuimu," ucap Leon.


...***...


"Abang dari mana? jam segini ko baru balik?" tanya Alisha sambil membawa secangkir teh hangat di tangannya.


Leon tidak menjawab pertanyaan adiknya. Ia berlalu begitu saja menaiki tangga setengah berlari.


"Sayang kamu sudah pulang?" tanya Safira. Wanita itu sengaja menunggu kepulangan Leon.

__ADS_1


Leon menelan salivanya saat melihat Safira memakai pakaian kurang bahan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan jelas. Safira sengaja menggoda suaminya.


"Aku merindukanmu," bisik Safira di telinga Leon.


Leon menarik pinggang Safira kemudian mencium bibirnya rakus. Safira terlihat kaget. Namun ia sangat menikmati ciuman Leon.


Tangan Leon menjelajah ke seluruh bagian tubuh Safira. Safira menjadi terbuai. Kini Leon sudah mengungkung tubuh Safira di atas ranjang.


"Aku menginginkanmu malam ini," Safira membuka bagian tubuhnya yang masih tertutupi. Leon menyeringai.


"Apa ini Leon, lepaskan tolong aku tidak bisa bernafas," Leon mencekik leher Safira.


"Jangan anggap aku bodoh Safira, aku bukan laki-laki yang bisa kau perdaya dengan mudah," ancam Leon. Ia pun turun dari tubuh Safira.


"Pakai pakaianmu, aku mau malam ini kita tidur terpisah, dengan begitu kau bisa menuntutku tidak memberimu nafkah batin saat di sidang perceraian nanti," ucap Leon dengan sinis.


"Leon aku tidak mau bercerai denganmu,Aaarrrgh," Safira berteriak histeris.


Leon tidak mengindahkannya.Ia mengusap bibirnya dengan punggung tangan lalu keluar kamar setelah merapikan kemeja yang ia pakai.


...***...


Jadi gimana menurut readers,kalau kita nikah sama orang yang gak kita cintai apa kita akan bertindak sama seperti Leon yang terus mengabaikan Safira? Atau berusaha membuka hati untuk pasangan kita dan melupakan masa lalu?

__ADS_1


Tulis jawaban kalian di kolom komentar ya


__ADS_2