Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
MA Season 3


__ADS_3

"Apa yang sebenarnya terjadi pada Zoya?" Leon mengulang pertanyaannya sekali lagi.


"Selama ini papa berbuat kasar padanya," ucapan Alisha membuat Leon geram.


"Apa? Jelaskan padaku apa yang dilakukan oleh papa pada Zoya!"


"Semenjak papa bangkrut dan bercerai dengan mama, dia menjadi frustasi.Hampir setiap hari papa mabuk-mabukan.Bahkan uang yang kakak kirim untuk kak Zoya selalu diminta papa untuk membeli minuman keras."


Brak


"B4jing4n, beraninya papa berbuat seperti itu pada putri kandungnya sendiri, sudah menyakiti mama sekarang malah menyakiti Zoya," kata Leon dengan berapi-api.


Nafasnya naik turun setelah dirinya mendengar cerita Alisha."Kenapa selama ini Zoya tidak pernah bercerita padaku?" sentak Leon membuat Alisha sedikit kaget.


"Jangan salahkan kak Zoya kak, awalnya aku juga tidak setuju dengan keputusannya, aku kaget saat baru pertama kali melihat papa menjadi sekasar itu, lalu kak Zoya menjelaskan padaku kalau papa hanya merasa frustasi apalagi di saat dia hancur tidak ada seorangpun yang mendukungnya," terang Alisha.


Apa yang dikatakan adiknya itu benar.Kemana Leon saat orang tuanya bangkrut dan terpuruk? Leon menyadari tapi apa ia pantas disalahkan. Bukankah itu konsekuensi yang harus diterima oleh papanya karena telah berselingkuh.Diceraikan ibunya lalu dikhianati oleh selingkuhannya hingga perusahaan ayahnya bangkrut apakah itu yang membuat ayahnya jadi depresi? Banyak pertanyaan yang muncul di benak Leon.

__ADS_1


Dia terus saja melamun bahkan saat mengajak Nuna makan siang, Leon masih memikirkan omongan adiknya.


"Leon ada apa? Kenapa dari tadi kamu melamun?" tanya Nuna yang merasa cemas.


Ah tidak ada apa-apa sayang," elaknya.


"Kalau ada masalah ceritalah padaku mungkin aku bisa membantumu," kata Nuna penuh perhatian.


"Iya, jangan khawatirkan aku, setelah ini aku akan mengantarmu kembali ke toko, aku juga harus meneruskan pekerjaanku di kantor," kata Leon pada kekasihnya.


Belum saatnya Leon berbicara pada Nuna.Ia pikir saat ini Nuna belum menjadi keluarganya secara resmi jadi Leon tak mau melibatkan Nuna dalam masalah kelurganya yang amat rumit.


Raymond yang saat itu baru pulang kuliah melihat Zoya sedikit kuwalahan memapah sang ayah.Dengan cepat Raymond membantu Zoya memapah ayahnya hingga masuk ke dalam.


"Terima kasih," ucap Zoya dengan tulus pada pemuda itu.


"Siapa dia Zoya?" tanya Nando pada putrinya.Selama ini Nando tidak mengenal secara langsung tetangganya itu.Nando selalu pulang dalam keadaan mabuk.Walau sempat beradu mulut dengan Raymond waktu itu, Nando sama sekali tidak mengingatnya karena saat itu ia dalam pengaruh alkohol.

__ADS_1


"Dia Raymond pa, tetangga baru kita rumahnya persis di sebelah rumah kita ini," kata Zoya menerangkan.


"Oh salam kenal, terima kasih sudah mengantarkan saya sampai ke dalam," kata Nando sambil tersenyum.Sikapnya tak sekasar waktu itu sehingga membuat Raymond hampir tidak percaya."Apakah dia benar-benar sudah berubah?" tanya Raymond dalam hati.


"Syukurlah bapak sudah baikan, kalau begitu saya permisi," pamit Raymond.


Zoya mengantarkan Raymond sampai ke depan rumah."Terima kasih, pulanglah dan beristirahat!" perintah gadis itu pada Raymond.


"Aku senang ayahmu sudah berubah, semoga dia benar-benar berubah dan tidak membohingi kita dengan sikap manisnya saat ini," kata Leon dengan senyum sinis.


"Jangan bicara seperti itu kalau kau menginggung papaku berarti kau juga menyinggung perasaanku," Zoya memperingatkan pemuda itu.


"Maafkan aku aku tidak bermaksud meyinggung siapa pun, kalau begitu aku pulang dulu, kamu masuklah ke dalam dan jaga papamu dengan baik," Raymond pun menjauh dari rumah Zoya menuju ke rumahnya.


...***...


...Bertahanlah...

__ADS_1


...Buah kesabaran itu lebih manis daripada madu.Akan ada saatnya kamu menyadari bahwa jatuhmu hari ini hadiah yang akan kamu syukuri dengan dalam suatu hari nanti....


__ADS_2