
Di tempat lain Jonas mengajak Alisha makan di sebuah restoran.Jonas semakin intens mendekati Alisha. Dia mencoba menaklukkan hati Alisha. Hampir berhasil karena semakin hari adik Leon semakin menunjukkan kekagumannya kepada Jonas. Jonas yang mengetahui itu merasa senang. Karena kesempatan untuk menghancurkan Leon hampir berhasil.
Nuna tidak sengaja melihat Jonas dan Alisha yang sedang duduk bareng. Kebetulan Nuna waktu itu ingin memesan makanan di restoran yang sama. Nuna hanya mengamati mereka dari jauh.
Saat Alisha terlihat menuju ke toilet, Jonas memasukkan sesuatu ke dalam makanan Alisha. Sesaat setelah Alisha kembali, Nuna melihat Alisha ingin menyendok makanan yang ada di hadapannya. Nuna segera menghampiri keduanya.
"Hai Alisha," sapa Nuna kepada adik Leon.
"Eh kak Nuna," wajah Alisha terlihat datar entah apa yang dibicarakannya tadi dengan Jonas hingga membuat Alisha merasa tidak suka dengan kehadiran Nuna.
Saat mereka saling menatap diam-diam tangan Nuna menukar makanan milik Alisha dengan makanan milik Jonas. Tapi Jonas menyadari itu. Sayangnya dia tidak bisa berbuat apa-apa. Jonas hanya bisa mengepalkan tangannya karena kesal dengan tindakan Nuna yang mencoba menggagalkan rencana jahatnya.
"Kebetulan kakak tadi lewat sini. Abang kemana?" tanya Nuna lebih jauh.
"Kak Nuna gak usah cari-cari abang lagi, abang sudah cerita kalo kak Nuna selingkuh."
"Itu gak bener, siapa yang menyebar berita bohong seperti itu?" tanya Nuna lebih lanjut.
"Abang lihat dengan mata kepalanya sendiri. Aku gak nyangka aku kira selama ini kakak adalah orang yang baik tapi kakak tega mengkhianati abang. Apa kakak hanya menginginkan harta abang saja, hah?" Alisha berteriak.
Deg
Mendengar tuduhan Alisha kepada Nuna hatinya serasa hancur berkeping-keping. Tapi Nuna mencoba menahan air matanya agar tidak terjatuh. Dia segera meninggalkan Jonas dan Alisha.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan pulang naik taxi Nuna menangis tersedu-sedu. Dia tidak habis fikir kapan Leon melihat dia selingkuh. Bisa-bisanya Alisha menuduh yang bukan-bukan.
Safira menyadari bahwa akhir-akhir ini Nuna banyak masalah kemudian Safira mendekati Nuna.
"Elo mau cerita sama gue gak Na?" Safira menawarkan bantuan.
"Iya, sebenarnya gue gak tahu kenapa Leon akhir-akhir berubah sikapnya. Gue rindu Leon yang hangat dan selalu perhatian sama gue. Kemaren gue ketemu Alisha dia bilang gue selingkuh padahal itu gak bener." Nuna mengingat kejadian kemaren.
Safira mengelus rambut Nuna. Nuna meneruskan ceritanya.
"Elo tahu gak Alisha makan bareng siapa kemaren?" Nuna menatap mata Safira.
Safira menggeleng.
"Alisha makan bareng Jonas." terang Nuna
"Iya, gue yakin Jonas punya maksud yang jahat sama Alisha, udah berkali-kali gue pergokin dia sengaja jemput Alisha di sekolahnya. Oh iya waktu itu gue pernah ngelihat dia masukin sesuatu ke makanan Alisha, tapi gue berhasil ngegagalin rencana busuknya itu." Nuna menerangkan panjang lebar.
Kini Safira yakin Leon hanya salah paham terhadap Nuna. Dia berfikir untuk membantu sahabatnya itu.
Di lain waktu Safira mencari Leon. Dia sengaja tidak mengajak Citra dan Raya. Safira mengedarkan pandangannya ke seluruh kampus. Akhirnya dia menemukan Leon sedang berjalan sendiri berlawanan arah dengannya.
"Leon" Safira memanggil nama kekasih Nuna tapi dia tidak bereaksi sedikit pun. Leon masih saja berjalan bahkan melewati Safira tanpa menoleh sedikit pun.
__ADS_1
"Leon elo salah paham sama Nuna, Nuna gak seperti yang elo pikirkan." teriak Safira yang seketika menghentikan langkah Leon.
Leon menoleh ke arah Safira.
"Elo dengerin penjelasan gue," Safira menangkupkan tangannya yang berarti memohon.
"Iya gue mau denger" akhirnya Leon buka suara.
"Kata adek lo, elo marah karena Nuna pelukan sama cowok lain kan? Yang elo lihat itu memang bener tapi Nuna tidak sengaja melakukannya karena paksaan dari Jonas. Waktu itu Nuna menyuruh Jonas ngejauhin adek lo..." belum selesai bercerita omongan Safira sudah dipotong oleh Leon.
"Jonas??" Leon terkaget."Apa hubungannya adek gue sama Jonas.?" tanya Leon penasaran.
"Akhir-akhir ini Jonas deketin adek lo. Emang lo gak tahu? Nuna berkali-kali melihat Jonas menjemput adek lo di sekolahnya. Kayanya dia sengaja deh ngedeketin adek lo. Lo harus hati-hati." Safira menepuk bahu sebelah Leon.
"Thanks ya infonya." teriak Leon. Dia segera berlari untuk mencari Nuna kekasihnya yang sudah berhar-hari dicuekin.
Nuna
Leon
__ADS_1
Safira