Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Season 2 Jebakan Batman


__ADS_3

"Pa bisakah papa percepat acara pertunanganku?" tanya Safira.


"Kau sangat tidak sabaran," cibir Tuan Amir.


"Aku hanya minta kepastian sebelum aku beribah pikiran untuk membatalkan pertunangan ini," ancam Safira.


"Jangan khawatir nak, papa akan atur semuanya," kata tuan Amir dengan seringai licik.


Tuan Amir pun menghubungi keluarga Leon. Leon yang mendengar bahwa tanggal pertunangannya sudah ditentukan semakin syok.


"Aku tidak mau ma," tolak Leon pada ibunya yang sedang menelpon.


"Kamu berani membantah orang tuamu? mau jadi anak durhaka kamu?" bentak Ariana dari ujung telepon


"Ma aku sudah punya seseorang yang aku cintai mana mungkin aku menerima perjodohan ini," Leon berusaha meminta pengertian ibunya.


"Baiklah kamu memang tidak sayang dengan mama, jangan salahkan mama kalau secepatnya menyusul papamu di surga," ancam Ariana.

__ADS_1


Leon sedari tadi mondar-mandir di ruangannya. Bagaimana mungkin dia akan membatalkan pertunangan ini kalau mamanya mengancam.


"Ah benar aku akan datang bersama Nuna saat acara pertunanganku, masa bodoh dengan nama baik keluarga," begitulah niat awal Leon.


Tapi pada akhirnya keluarga Safira sangatlah licik. Mereka mengubah hari pertunanagan mereka menjadi hari pernikahan tanpa meminta persetujuan keluarga Leon terlebih dulu.


Malam itu Leon menggandeng tangan kekasihnya. "Kamu siap?" tanya Leon pada Nuna. Wanita itu mengangguk.


Lalu ketika mereka memasuki ballroom tempat acara dilaksanakan kejadian mengejutkan terjadi.


"Silahkan calon pengantin laki-laki sudah ditunggu sama pak penghulu," kata salah seorang kerabat Safira.


"Leon mereka mengubah tanggal pertunanganmu menjadi tanggal pernikahan kalian tanpa sepengetahuan mama," terang Ariana.


"Lalu bagaimana ini? Aku akan tetap menggagalkan rencana konyol ini," kata Leon masih menggandeng Nuna.


Lalu Ariana mendekat ke arah Nuna. "Nak jadilah wanita yang baik dengan tidak mengekang orang yang kau cintai, tolong izinkan Leon menikah dengan Safira agar nama baik keluarga kami tidak hancur di mata publik," Ariana memohon bahkan kini ia bersimpuh di kaki Nuna.

__ADS_1


"Nyonya jangan begini," Nuna meminta Ariana bangun.


Nuna menghela nafas panjang.Melihat kekasih menikah dengan sahabatnya sendiri tidaklah mudah baginya.Namun ia tidak mau egois, dia juga tidak mau menjadikan Leon anak yang durhaka pada ibunya. "Saya menginzinkan Leon menikah dengan Safira," jawab Nuna mantap. Meski sebenarnya berat untuknya mengambil keputusan.


"Nuna, apa maksud kamu?" Leon tidak mengerti maksud kekasihnya.


"Leon menurutlah pada ibumu, mungkin jodoh kuta sampai di sini," setelah mengucapkan kata-kata itu Nuna berlari keluar ballroom.


Leon ingin mengejarnya tapi banyak pasang mata yang memperhatikan. Mau tak mau ia menuruti perintah orang tuanya untuk menikahi Safira demi menyelamatkan nama baik keluarga dan perusahaan miliknya.


"Saya terima nikahnya Safira Nesa Pratama binti Amir Pratama dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai," Leon mengucapkannya dengan satu tarikan nafas. Ia merasa bersalah pada Nuna telah mengkhianati cintanya.


Orang tua Leon bernafas lega meski dengan paksaan tapi akhirnya ia berhasil menyatukan keduanya.


Malam itu hujan turun dengan derasnya Nuna berlari di tengah jalan sambil menangis meratapi nasibnya yang malang. Tiba-tiba seseorang membayakan payung untuknya.


"Kamu?"

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


Kira-kira siapa ya dears yang ditemui Nuna yuk komentarnya ditunggu. Ia love you my beloved readers


__ADS_2