Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Episode 31 Gagal Makan Malam


__ADS_3

"Hai dears..." Nuna menyapa Safira,Raya dan Citra yang sedang duduk di bawah pohon.


"Lo udah baikan Na?" tanya Raya.


"Emanya gue kenapa?" tanya Nuna pura-pura tidak tahu.


"Kemaren elo pingsan kan di emol." sahut Citra.


"Lo tahu dari mana?" tanya Nuna.


"Nih video lo viral di medsos," Safira menunjukkan sebuah video yang berisi kejadian kemaren.


"Ko gue bisa masuk sini." Nuna menunjuk hp Safira.


"Gimana gak viral orang Leon keren banget. Kejadiannya di tempat rame pula pasti banyak yang lihat, direkam trus dimasukin ke sosmed deh." tambah Citra.


"Leon emang pacar sempurna lo." puji Raya.


"Eh kita baca yuk komennya." Citra penasaran.


Dari kejauhan nampak seorang laki-laki yang membawa buket bunga mawar yang besar sampai-sampai mukanya tertutupi.

__ADS_1


Salah satu dari mereka mencoba menebak, "pacar sempurna lo tuh..." Citra mencolek bahu Nuna.


Jantung Nuna berdetak kencang. Rasany campur aduk. "Apakah itu Leon?" batin Nuna dalam hati.


Benar saja saat dia mendekat Nuna melihat wajah tampan Leon berada di balik buket bunga yang besar itu. Hati Nuna terasa berbunga-bunga. Pipinya merah merona. Teman-teman Nuna kemudian memberikan kesempatan kepada pasangan kekasih itu. Mereka bertiga menuju ke kantin.


"Kita duluan ya Na," kata Citra sambil melambaikan tangan.


"Iya." jawab Nuna.


"Sayang aku ada hadiah buat kamu," Leon memberikan seikat bunga mawar dan satu kotak berwarna ungu dengan pita yang menghiasi.


"Apa ini?" Nuna tersenyum lebar.


Saat Nuna membuka kotak itu, mulutnya menganga. Leon memberikan gaun warna ungu yang indah untuk Nuna. Kemudian dia menatap Leon. Leon pun tersenyum. "Pakai itu nanti malam." kata Leon.


...***...


Malam ini Leon mengundang Nuna makan malam di sebuah restoran mewah.Leon sengaja menyewa restoran itu. Tidak diragukan lagi Leon memang seorang yang kaya raya bahkan kalo mau restoran itu bisa dibeli olehnya.


Suasana malam itu begitu hangat. Banyak hiasan bunga, lampu dan balon-balon yang di dekor khusus untuk acara makan malam mereka dengan nunsa ungu. Leon tahu kalo warna kesukaan Nuna adalah warna ungu.

__ADS_1


Nuna mungkin lupa malam ini ada janji dengan Leon. Pulang kuliah tadi sore dia tertidur di atas sofa depan ruang tv.


Kring kring kring


Jam alarm hp Nuna berbunyi. Nuna pun bangun kemudian melihat jam dengan mata yang masih ngantuk.


"Jam 7 malam mampus gue, malam ini kan ad janji sama Leon. Gue mesti siap-siap dari sekarang." Nuna pun bergegas untuk mempersiapkan diri. Dia ingin tampil cantik di depan kekasihnya.


Satu jam kemudian Nuna sampai di depan restoran. Nuna sadar kalo dia sangat terlambat. "Pasti Leon udah menunggu lama," batin Nuna.


Setelah turun dari taxi Nuna berjalan cepat hendak menemui Leon. Mustahil bagi dirinya berlari karena gaun yang dikenakan sangat ketat.


Begitu memasuki restoran Nuna menyaksikan pemandangan tak biasa. Terlihat Leon sedang mengelus rambut panjang seorang wanita di depannya.


Deg


Hati Nuna merasa hancur berkeping-keping menyaksikan kekasihnya bermesraan dengan wanita lain. Padahal Leon janji mengajaknya makan malam hari ini.


"Leon," lirih Nuna. Sejenak Nuna terdiam kemudian matanya berkaca-kaca.


Leon yang menyadari kedatangan Nuna langsung memanggilnya. "Sayang," Leon melambaikan tangan. Tapi Nuna malah membalikkan badan. Dia mengangkat sedikit gaunnya sampai di bawah lutut agar dia bisa berlari.

__ADS_1


"Sial, Nuna pasti salah paham." gumam Leon.


Leon berusaha mengejar Nuna tapi Nuna sudah keburu masuk ke dalam taxi. Leon pun merasa bersalah.


__ADS_2