Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Episode 11 Pesta Ulang Tahun


__ADS_3

Sebelum pergi ke pesta ulang tahun Safira sahabatnya itu. Nuna menyempatkan diri berkunjung ke rumah sakit untuk menemui Alisha.


Seketika langkah nya terhenti karena dari kejauhan nampak seorang laki-laki yang sudah berjongkok di depan kursi roda Alisha. Tanpa harus melihat wajah lelaki tersebut Nuna sudah bisa menebak kalo lelaki itu adalah Leon kakak Alisha.


Dilihat Leon sedang mengangkat tangan Alisha kemudian mencium punggung tangannya.


"Dek Abang belum bisa mendapatkan maaf dari Nuna, maafkan abang ya dek."Leon berkata kepada Alisha namun Alisha hanya diam dengan pandangan kosong.


Nuna yang melihat itu tidak ingin mengganggu kenyamanan mereka. Akhirnya Nuna menitipkan buket bunga kepada salah seorang suster yang lewat untuk diberikan kepada Alisha.


"Sus bisa minta tolong kasihkan bunga ini ke gadis yang ada di kursi roda itu." tangan Nuna menunjuk ke arah Alisha.


Suster menerima buket bunga dari Nuna dengan tersenyum, "Iya nanti saya sampaikan"


"Makasih sus" kemudian Nuna pulang untuk bersiap-siap ke pesta ulang tahun Safira.


Suster berjalan mendekati Leon dan Alisha. "Permisi Alisha ini bunga untuk kamu" sambil menyodorkan buket bunga pemberian Nuna.


Leon menerima buket bunga yang diantarkan suster "Dari siapa sus?" tanya Leon keheranan.


"Dari mbak mbak yang di sana" suster menunjuk ke arah Nuna tadi berdiri.

__ADS_1


Tapi Leon tidak mendapati seorang pun yang berdiri di sana.Nuna pergi setelah menyerahkan buket bunga itu kepada suster.


***


Malam hari tiba sekitar pukul 7 malam Nuna menghadiri pesta ulang tahun sahabat nya Safira.


Dengan gaun warna pink ditambah sepatu yang senada membuat Nuna menjadi pusat perhatian. Bak berjalan di karpet merah semua pandangan tertuju hanya kepada Nuna seorang.


Jonas yang baru saja tiba menyambut Nuna dengan uluran tangannya. Dengan ragu-ragu Nuna menyambut uluran tangan Jonas. Bukan berarti dia menerima Jonas menjadi pasangannya malam itu melainkan Nuna hanya tidak mau menyakiti hati Jonas. Nuna tidak mau orang lain perfikiran yang jelek tentang Nuna karena menolak ajakan Jonas di depan umum.


"Cantik" Jonas melemparkan pujian kepada Nuna kemudian mengajak nya masuk.


"Elo cantik banget Nun, ayok temui Safira dulu" Citra menghampiri Nuna sambil melepas tangan Jonas yang menggandeng Nuna tadi.


"Selamat ulang tahun ya sayang," Nuna dan Safira cipika cipiki.


"Makasih Nun." Nuna tersenyum. Diam-diam dia mencari seseorang. Tapi sudah dilihat dari tadi Lrpn tidak juga menampakkan batang hidungnya.


"Elo undang semua temen Fir?" tanya Nuna kepada sahabatnya.


"Ya iyalah zeyeng, kenapa kamu nyari babang Leon?" ejek Safira kepada Nuna

__ADS_1


Pipi Nuna merona ketika Safira menyebut nama Leon. Jonas tiba-tiba menghampiri Nuna membawa dua buah gelas di tangannya. "Minum dulu Nun."


Nuna menerima minuman dari Jonas "makasih"


Nuna tidak tahu kalo Jonas berniat jahat kepadanya.Jonas telah memasukkan obat tidur ke minuman Nuna. Kepala Nuna tiba-tiba teras berat. Dia pun berpamitan ke toilet. "Eh gue ke toilet dulu ya." Nuna berjalan setengah sempoyongan.


Ketika dia berjalan di samping kolam renang. Nuna terpeleset dan tercebur ke kolam renang.


Byur....


Orang-orang yang melihat kejadian itu kaget. Jonas segera mengambil langkah untuk menceburkan diri tapi niatnya itu gagal karena sudah ada lelaki tampan yang menolong Nuna.Lelaki tampan itu tidak lain adalah Leon. Ya Leon lagi-lagi datang di saat yang tepat.


Di angkatlah tubuh ramping Nuna dari kolam renang dengan kedua tangan nya. Nuna terlihat melingkarkan kedua tangannya di leher Leon dengan kepala yang dbenamkan di bawah leher Leon.


Leon mengambil jas yang ditaruh di atas kursi yang sempat dilepaskan sebelum dia menceburkan diri ke kolam renang.


Leon membawa pergi Nuna dari pesta itu.



Leon

__ADS_1



Nuna


__ADS_2