
"Anda siapa?" tanya Nuna yang merasa tidak mengenal qanita yang berdiri di hadapannya.
"Jauhi Leon," kata wanita itu to the point.
Nuna mengernyit heran. "Apa maksud anda kenapa anda menyuruh saya menjauhinya?" tanya Nuna balik.
"Ambil ini," wanita itu memberikan sebuah amplop tebal yang aapt dipastikan kalau isinya uang.
"Saya tidak mau," tegas Nuna.
"Dengar ya kamu bukan wanita yang pantas untuk putra saya, saya punya standart sendiri dalam memilih wanita pendamping Leon," ancam wanita yang tak lain adalah ibunda Leon.
Deg
"Jadi dia ibunya?" batin Nuna.
Wanita itu masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan Nuna.
"Mbak Nuna baik-baik aja?" tanya salah seorang pegawai Nuna khawatir.
"Aku tidak apa-apa," kata Nuna sambil tersenyum.
...***...
Leon yang baru pulang kaget saat melihat ibunya duduk di ruang tamu.
"Mama, mama gak bilang kalau mau datang?" kata Leon.
__ADS_1
"Apa kau kaget?" tanya Ariana yang berdiri menghampiri putranya.
"Mama datang bersamaku bang," tutur Zoya.
"Berapa hari mama akan tinggal di sini?" tanya Leon. Kini mereka dalam posisi duduk.
"Hari ini mama akan pulang bersama Zoya," jawab Ariana.
"Kenapa begitu cepat, aku sangat merindukan mama," kini giliran Alisha yang bergelayut manja pada ibunya.
"Leon apa kau tidak mau tinggal di luar negeri bersama mama mengurus perusahaan yang ada di sana," tanya Ariana.
"Tidak ma, aku ingin mengelola perusahaan yang ada di sini saja, lagipula Alisha akan sendirian kalau aku pindah bersama kalian," jawab Leon.
"Cih, abang di sini bukan karena Alisha ma," adunya.
"Mama darimana mama tahu kalau Leon sedang dekat dengan seorang wanita? Apa Zoya yang bilang ke mama?" tuduh Leon pada adiknya.
"Apa?" sahut Zoya. "Jangan bawa-bawa aku," protes Zoya.
"Ma lain kali aku akan perkenalkan dia pada mama, dia gadis baik-baik mama akan suka dengannya," kata Leon dengan lembut pada ibunya.
...***...
Sore itu Nuna menutup tokonya lebih awal. Setelah itu ia menunggu ojek langganannya.
"Dengan mbak Nuna," tanya driver ojek online wanita itu.
__ADS_1
"Eh Ra, mbak tungguin dari tadi juga," kata Nuna seraya menerima helm yang diberikan oleh Ara*
*Kisah Ara yang berjuang mencari uang sambil kerja jadi driver ojol ada di novel KEPINCUT CINTA MISS OJOL ya*
"Maaf mbak, habis nganterin pelanggan dulu, kita kemana mbak?" tanya Ara.
"Pulang aja, hari ini mbak capek," jawab Nuna.
"Oke mbak, pegangan ya,"
Tiba-tiba terdengar gemuruh. Hujan turun begitu deras. Nuna dan Ara kehujanan. Ara memutuskan untuk berteduh.
"Maaf kak Nuna aku hanya bawa satu jas hujan, jadi kita meneduh dulu sampai hujannya agak reda gak papa ya," kata Ara. Badannya sudah basah kuyup karena kehujanan. Begitu pula dengan Nuna, ia bahkan tidak membawa jaket.
"Iya gak papa, lagian aku juga gak ada acara ke mana-mana," jawab Nuna sambil tersenyum.
Di seberang jalan seseorang sedang memperhatikan Nuna dari dalam mobil. "Dasar rakyat jelata," cibir wanita itu saat melihat Nuna.
"Kenapa ma?" tanya Zoya yang berada satu mobil dengan ibunya.
"Tidak ada apa-apa," elak Ariana.
Ariana dan Zoya akan kembali ke negaranya melalui penerbangan yang dijadwalkan setengah jam lagi.Mereka diantar supir pribadi Leon menuju ke bandara.Sedangakan Leon dan Alisha tidak ikut mengantar keduanya.
...***...
Udah hari senin jangan lupa sumbangin vote nya ya ke novel ini 🙏
__ADS_1