
"Abang nanti Alisha numpang mobil abang ya" teriak Alisha. Hari ini pertama kali Alisha kembali ke sekolahnya setelah sembuh dari depresi.
"Hmm"
"Buruan bang Alisha udah telat nih."
"Iya bawel." jawab Leon sambil mengacak rambut Nuna.
Leon menyalakan mesin dan segera berangkat.
"Bang, abang sayang banget ya sama kak Nuna?" tanya Alisha penasaran.
"Kepo lu dek."
"Serius bang, abang iih..." Alisha mengerucutkan bibirnya.
"Iya dek abang sayang sama kak Nuna." Leon menjawab jujur.
"Alisha seneng abang sudah punya pasangan jadi abang gak kan ngejahilin Alisha lagi."
"Huu... dasar." Leon mengacak rambut Alisha.
"Abang... kenapa sih suka banget bikin rambut Alisha berantakan." Alisha merasa kesal.
...***...
Alisha turun dari mobil. "Daa... abang"
Mobil Leon pun melaju meninggalkan lokasi.
Nuna dan ketiga sahabatnya sudah sampai di kampus duluan. Mereka berjalan beriringan. Tiba-tiba seseorang membunyikan klakson.
Tin tin tin
Mereka menoleh ke belakang. Ternyata itu mobil Leon. Benar saja saat pintu mobil terbuka, Leon yang keluar. Leon melempar senyum ke arah Nuna. Nuna pun membalas dengan senyuman lebar bagaimana tidak karena Leon adalah kekasihnya sekarang.
Leon berjalan menghampiri Nuna dan meraih tangannya. "Sorry pagi ini aku gak bisa ngajak bareng kamu berangkat ke kampus."
Nuna hanya mengangguk.
__ADS_1
"Ehem ... masih pagi nih jangan bikin orang laper mata dech..." ejek Citra.
Leon dan Nuna menoleh ke arah Citra. "Makanya lo cari pacar gih." Nuna balas mengejek.
"Ada" Safira menyahut.
"Siapa?" tanya Citra penasaran.
"Noh abang cilok." Safira menjawab tanpa berfikir.
"Sialan lu Fir, gue kira siapa?" Citra mengerucutkan bibirnya.
"Sayang aku parkir mobil dulu ya." Leon berkata dengan lembut.
"Iya." jawab Nuna
Sepanjang perjalanan ke ruangan kelas Nuna. Masih saja banyak cowok yang menggoda Nuna.
"Nuna tambah cantik aja seh..."
"Kasih nomor nya dong cantik."
Set
Nuna tersentak kaget. Saat menoleh ke belakang Nuna melihat wajah tampan kekasihnya. "Leon, ini kan di tempat umum." Nuna terlihat malu dengan kelakuan Leon.
"Kenapa harus malu sekarang kamu milikku." Leon mengangkat tangan Nuna lalu mengecupnya.
"De...yang lagi bucin." sindir Citra karena iri melihat kemesraan antara Leon dan Nuna.
...***...
"Sayang pulang bareng aku aja ya. Aku mau ngajak kamu ke suatu tempat." pinta Leon kepada Nuna.
"Kemana?" tanya Nuna penasaran.
"Rahasia," Leon melempar senyum lebar.
Nuna langsung menepuk bahu Leon."Kamu ini."
__ADS_1
Leon menghentikan mobilnya dsebuah sekolanan SMA."Kok kita berhenti di sini." tanya Nuna.
"Iya kita jemput Alisha lebih dulu.Gak papa kan kalo dia ikut kita kencan?" ujar Leon.
"Iya sayang gak papa." Nuna menatap mata Leon sambil tersenyum.
Lagi-lagi Leon meraih tangan Nuna dan mengecupnya.
Cup
"Makasih sayang."
Nuna hanya mengangguk.Pipinya memerah. Gadis cantik itu berusaha menyembunyikan rasa malunya.
Alisha tampak melambaikan tangan dari luar mobil.
Bruak
Alisha menutup pintu mobil. "Kita mau kemana bang? tanya Alisha kepada kakaknya."Eh ada kak Nuna." Alisha menyadari kehadiran Nuna.
"Udah ikut aja." Mereka pun meninggalkan lokasi.
"Ke DUFAN?" sontak Alisha kegirangan.
"Aku beli tiket dulu ya, jangan kemana-mana." ucap Leon. Salah satu tangannya memegang pipi sebelah Nuna.
"Cepetan ya kak gak pake lama." tangan Alisha mendorong tubuh Leon.
Leon
Nuna
Alisha
__ADS_1