
Hallo readers ku tercintah
Othor balik lagi ke cerita ini nih karena banyak yang bilang akhir ceritanya gantung jadi kita lanjutin begimana?
Di season ke dua ini Insyaallah penulisannya lebih rapi ya dari pada awal-awal nulis
Nyang setuju angkat tangan dagh 🤚
Doain ya othor bisa konsisten up nya
...❤️❤️❤️❤️...
Hari ini hari kelulusan untuk Nuna, Leon dan teman-temannya. Mereka mengikuti acara wisuda bersama di gedung, kampus tempat mereka menimba ilmu.
"Akhirnya kita lulus," ucap Leon dengan perasaan bahagia mendapatkan predikat cumlaude.
Nuna yang masih memakai pakaian wisuda lengkap merasa sedih melihat teman-temannya bercengkrama dengan keluarga mereka masing-masing. Karena Nuna hidup sebatang kara semenjak orang tuanya meninggal. Ia terlahir menjadi anak tunggal sehingga tidak memiliki saudara kandung.
Leon bisa menangkap kesedihan yang dirasakan oleh kekasihnya itu. Ia tahu kalau Nuna merasa iri dengan teman-temannya. Oleh sebab itu Leon mencoba menghibur kekasihnya.
"Jangan sedih sayang, aku ada bersamamu," ucap Leon sembari memberikan buket coklat untuk Nuna.Gadis itu pun menerima buket pemberian kekasih idamannya.
"Abang," panggil seseorang yang Leon kenal.
"Alisha, Zoya," kata Leon.
__ADS_1
Alisha berhambur ke pelukan abangnya. Leon menangkap tubuh Alisha. "Selamat ya bang," Alisha mendongak.Setelah itu ia memberi ucapan selamat pada Nuna.
Sedangkan Zoya berpelukan dengan calon kakak iparnya itu. "Selamat kak," Nuna mengangguk.
"Kamu apa kabar?" tanya Nuna pada adik kedua Leon yang bersekolah di luar negeri itu.
"Baik kak," jawab Zoya lalu ia menoleh ke abangnya.
"Aku sengaja cuti kuliah dan terbang ke Indonesia untuk menghadiri acara wisuda kalian," terang gadis yang bersekolah di Paris itu.
"Bagaimana kuliahmu di sana?" tanya Leon pada Zoya.
"Baik, setahun lagi aku juga akan memakai toga sepertimu," kata Zoya.
"Eh gimana kalau kita mengambil foto," usul Alisha.
"Senyum kak," seru Alisha yanng sudah bersiap mengambil gambar sepasang kekasih itu.
Setelah itu Raya,Citra dan Safira datang mendekat ke arah Leon dan Nuna.
"Kita juga mau difoto," seru Citra.
Nuna merentangkan tangannya lalu ketiga gadis itu berhambur ke pelukan Nuna.Lalu Alisha meminta Nuna dan teman-temannya mengatur posisi.
"Akhirnya kita lulus juga," ucap Citra bahagia.
__ADS_1
"Setelah ini kalian ada rencana apa?" Imbuhnya.
"Kalau gue sih udah pasti cari kerja kalian tahu sendiri gue butuh banyak biaya untuk pengobatan ibu gue yang sakit-sakitan," sahut Raya.
"Kalau elo Na?" tanya Raya pada Nuna.
"Gue mau fokus ke floristlah, mau ngembangin usaha peninggalan orang tua gue," kata Nuna mantap.
"Elo sendiri Fir?" tanya Nuna pada Safira
"Gue belum ada rencana pasti sih, tapi yang jelas habis ini gue mau cari cowok tajir supaya bisa shopping tiap hari," ucapan Safira malah membuat temn-temannya tertawa.
"Eh kalian mau ikut makan bareng kita gak?" ajak Leon pada teman-temannya.
"Kalian aja kita udah ada janji sama keluarga kita," tolak Raya yang tidak mau mengganggu kesenangan Nuna,Leon dan kedua adiknya itu.Raya mengajak Citra dan Safira pergi.
Di sisi lain, Alisha yang sedang sibuk melihat hasil jepretannya di layar ponsel tiba-tiba menabrak seseorang ketika ia sedang berjalan.
"Maaf," Alisha berjongkok untuk mengambil handphonenya.
Ketika ia berdiri dan melihat siapa orang yang ia tabrak mata Alisha membola.
"Elo??" ucap mereka bersamaan
...***...
__ADS_1
Tiap bab di novel ini emang sengaja aku buat pendek-pendek ya biar kalian gak bosen
Jangan lupa tinggalin jejak kuy