Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Season 2 Usaha Raya


__ADS_3

Sesuai perintah Leon Raya mendatangi pemilik toko dan rumah milik Nuna yang ia jual setahun yang lalu.


"Permisi bisa tolong panggilkan pemilik toko ini?" pinta Raya pada pegawai yang bekerja di toko tersebut.


"Ya, ada yang bisa saya bantu?" tanya pemilik toko tersebut.


"Boleh kita bicara sambil duduk?" pinta Raya.


"Oh maaf, silahkan duduk," ibu-ibu berusia sekitar empat puluh tahunan itu pun mempersilahkan tamunya duduk.


"Begini,kedatangan saya kemari ingin membeli toko bunga ini," kata Raya to the point.


"Tapi saya tidak menjualnya," tolak pemilik toko.


"Saya akan bayar lebih dari harga yang anda keluarkan untuk membeli toko bunga ini,"tawarnya.


Pemilik toko masih diam.Sepertinya ia sedang berfikir."Baiklah saya jual 150juta," kata pemilik toko itu memberikan harga.


Raya terkaget."Apa tidak bisa dikurangi bu,harganya terlalu mahal untuk ukuran toko sekecil ini," Raya bernegosiasi.


"Bagaimana tidak mahal, lokasinya sangat strategis,dekat jalan raya,saya jual lengkap dengan isinya, menurut saya itu harga yang pas untuk toko yang lumayan laris ini," kata pemilik toko.


Karena tidak mau mengambil keputusan yang salah,Raya meminta izin untuk menghubungi Leon."Sebentar, saya akan berdiskusi dengan atasan saya," kata Raya. Ia pun mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Leon.


Setelah berdiskusi Leon meminta Raya membujuk pemilik toko agar mau menurunkan harganya."Bu, bagaimana kalau saya beli dengan harga seratus juta,itu sudah lebih dari cukup untuk membeli ruko baru dan memulai usaha ibu," tegas Raya.

__ADS_1


"Seratus dua puluh lima juta,kalau anda berani bayar segitu saya lepaskan, sekarang apa-apa mahal mbak, jadi wajar kalau harga bangunan semakin tahun semakin bertambah," tawar pemilik toko.


Raya kembali menghubungi Leon. Akhirnya kesepakatan itu pun terjadi. Pemilik toko melepas toko itu dengan harga seratus dua puluh lima juta padahal Nuna dulu menjualnya hanya dengan harga enam puluh jutaan.


Setelah urusan membeli toko selesai. Raya segera menghubungi notaris untuk menyiapkan surat yang dibalik nama atas nama Nuna sahabatnya.


Kemudian Raya meluncur ke rumah Nuna yang kini ditinggali oleh orang lain.


"Bapaknya ada?" tanya Raya pada anak kecil yang membukakan pintu rumah tersebut.


"Bapak lagi kerja kalau mau sama ibu aja,mari masuk," ajak anak kecil yang usianya sekitar dua belas tahunan.


"Siapa nak?" tanya pemilik rumah pada anaknya.


"Saya Raya,saya ingin membeli rumah yang ibu tempati," kata Raya terus terang.


"Maaf saya tidak menjual rumah ini," tolak pemilik rumah.


"Tapi saya sangat menyukai bentuk rumah ini dan seisinya," Raya melihat ke sekeliling seperti baru pertama kali mengamati.Padahal dulu ia sudah sering sekali menginap di rumah ini.


"Tapi saya perlu membicarakan dengan suami saya,anda bisa kembali besok," usir ibu itu.


"Tolong ini keadaan mendesak,saya perlu tempat tinggal untuk keluarga saya yang baru pindah dari luar kota," kata Raya beralasan.


"Kenapa gak cari yang lain saja?"

__ADS_1


"Saya sudah muter-muter dan bertanya pada mereka satu per satu tidak ada yang ingin menjual rumahnya,rumah ibu adalah rumah terakhir yang saya kunjungi," bohong Raya dengan segenap tenaganya ia berusaha meyakinkan sang pemlik rumah agar mau menjualnya.


"Berapa harga yang anda tawarkan?" sepertinya bujukan Raya mulai berhasil.


"Bagaimana kalau dua ratus juta," Raya asal menyebut harga.


"Empat ratus juta," tawarnya.Raya kaget harga yang orang itu sebut dua kali lipat dari yang ia sebutkan.


"Sebentar saya diskusi sama suami saya dulu," Raya kembali menghubungi Leon.


"Bagaimana kalau harganya diturunkan sedikit,tiga ratus lima puluh juta,kita sama-sama untung,saya yakin anda bisa membeli rumah yang lebih bagus dari ini," mohon Raya.


Pemilik rumah mengangguk."Tapi saya perlu bukti pembayaran,jangan coba-coba mengakali saya," ancamnya.


"Kirim saja rekening anda ke nomor hp saya,saya akan transfer sekarang juga," jawab Raya.


Klunting


Sebuah notifikasi masuk ke hp pemilik rumah.Ia pun hampir saja meloncat kegirangan. Raya kemudian meminta pemilik rumah itu agar segera mengemasi barang-barangnya.


Tugas yang diberikan oleh Leon dapat diselesaikan sekertarisnya dengan mudah. Raya sudah mengantongi surat tanah yang baru saja ia beli. Sekarang saatnya dia memberikan amplop itu pada Nuna sesuai perintah Leon.


...💖💖💖...


Hallo jadiin karyaku sebagai favorit kalian ya

__ADS_1


__ADS_2