Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
MA Season 3


__ADS_3

Alisha dan Zoya berpamitan. Leon sudah menghubungi melalui ponsel Zoya jika siang ini ia diminta untuk datang ke sebuah universitas ternama di kotanya.Zoya diminta meneruskan pendidikannya di sini.


"Next time ke sini lagi ya," pesan Nuna sebelum mereka pergi.Keduanya mengangguk.


Sementara itu Leon meminta Raya untuk menghandle kantor selama ia pergi.


"Oh ya Ray, apa kamu sudah dapat kabar darinya?" tanya Leon pada sekertarisnya itu.


"Dia baik-baik saja pak, kebetulan saya mendapat informasi itu dari asisten rumah tangganya," kata Raya.


"Baguslah aku harap Safira menjaga kandungannya dengan baik," kata Leon.


Meskipun dia telah bercerai dengan Safira tapi Leon bukan orang yang yang tak berperasaan.Ia tahu laki-laki macam apa yang menghamili mantan istrinya itu.


...***...


"Papa sudah mencari laki-laki yang menghamili kamu itu tapi hasilnya nihil," ucap Amir sambil mendudukkan pan*tatnya ke kursi. Ia merasa frustasi mencari Jonas. Laki-laki itu hilang bak ditelan bumi.


"Sudahlah pa, aku tidak mengharapkan dia jadi suamiku, dia hanya mau menikmati tubuhku tanpa mau menikahiku, dasar breng*sek," umpat Safira.


"Kamu tenang saja kita rawat anak kamu sama-sama setelah dia lahir, lagipula orang akan mengira anak yang kamu kandung ini adalah anak Leon sehingga kehormatan kita baik-baik saja," kata Amir.


Safira mengangguk setuju."Aku juga akan bekerja setelah anak ini lahir sehingga papa tidak perlu mengkhawatirkan biaya hidupnya," kata Safira mencoba bersikap tegar.

__ADS_1


Bagaimana pun dia seorang ibu, pasti ada rasa untuk melindungi dan menjaga anaknya meski tanpa seorang suami."Kalau pun kelak ia akan mencari ayahnya, aku akan bilang kalau dia meninggal dalam kecelakaan," kata Safira dengan penuh penekanan.


...***...


"Sial kenapa aku seperti buronan saja," geram Jonas.


Laki-laki itu kini bersembunyi di suatu tempat karena ayah Safira terus mencarinya untuk menikahi putrinya.


"Aku tidak mau terikat pernikahan dengan wanita itu, aku tidak mencintainya bagiku dia hanya pemuas naf*suku," gumam Jonas dengan nafas naik turun.


Ia memilih untuk mengambil segelas air dingin dan meminumnya.Kini perasaannya mulai lega. Namun,saat dia melihaat berita di ponselnya ia kembali geram."Sial kenapa aku tidak berjodoh dengan Nuna padahal sejak kuliah aku gencar mendekatinya tapi dia sama sekali tidak tertarik padaku."


...***...


"Belum pak, maaf, segera saya akan carikan gedung," kata Raya.


"Tolong urus semua keperluan pernikahan saya dengan Nuna, saya percayakan semuanya sama kamu," kata Leon memberi perintah.


"Baik pak."


Setelah pulang kerja Raya,Citra dan Nuna janjian di sebuah restoran.


"Kalian udah nunggu lama?" tanya Raya yang paling belakang sampai.Ia pun duduk di dekat Nuna.

__ADS_1


"Gak kok kita baru aja sampai," jawab Nuna.


"Eh Nun gue ngajak kalian ke sini buat bahas persiapan pernikahan lo sama bos," kata Raya.


"Jadi sudah sampai mana persiapannya?" tanya Nuna.


"Belum semua Nun, gue butuh pendapat lo soalnya kan elo yang nikah nanti gue minta elo yang milih semuanya terus gue yang akan pesankan sesuai keinginan elo."


"Cakep. Gak salah Leon milih elo," puji Citra.


"Gue sih maunya konsepnya simple." Raya menyela omongan Nuna."Pak bos kan koleganya banyak Nun apa gak sebaiknya buat pernikahan yang mewah?" tanya Raya menyampaikan pendapatnya.


"Tapi ini pernikahan kedua Leon, aku tidak mau mendengar omongan negatif publik, apalagi kita bertunangan sebelum Leon bercerai dengan Safira."


"Omongan kamu ada benarnya juga sih, ya sudah kamu pilih konsepnya nanti aku akan sampaikan pada pak bos apakah dia setuju apa gak."


"Eh pesen makanan dulu dong laper nih seharian belum makan, di rumah sakit gue sibuk banget sampai gak sempet makan," keluh Citra.


"Ada masalah apa Cit di rumah sakit tempat elo bekerja?" tanya Raya.


"Gak ada masalah cuma akhir-akhir ini banyak pasien jadi bagian humas juga ikutan sibuk," jawab Citra.


"Ya udah hari ini aku yang traktir," kata Nuna.Raya dan Citra tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2