Mencintai Mas Ganteng

Mencintai Mas Ganteng
Episode 36 Mobil Baru


__ADS_3

"Sayang kita pulang bareng ya nanti." kata Leon kepada Nuna.


"Tapi aku masih lumayan lama di sini Leon. Kamu keberatan?" Nuna khawatir Leon akan malas menunggu.


"Sama sekali gak keberatan sayang, aku tunggu di depan ya, kalo kamu udah selasai hubungi aku," Leon menuju ke parkiran. Leon memutuskan menunggu Nuna di dalam mobil agar terhindar dari teman-teman Alisha yang mengganggunya.


"Bang anterin pulang dong," rengek Alisha.


"Tunggu kak Nuna ya," kata Leon.


"Yagh masih lama dong, kak Nuna kan mau beresin dekor di sini." Alisha mencebik. "Kalo gitu aku naik taxi aja deh, bagi duit," Alisha mengulurkan tangannya.


"Ck, kamu ini," Leon membuka dompet lalu mengambil 3 lembar uang warna merah.


"Maksih bang," Alisha pergi setelah Leon memberikan uang.


"Hmm.."


"Sayang aku dah selesai kita pulang sekarang yuk," kata Nuna.


"Ko cepet katanya masih lama?" tanya Leon.


"Iya aku nitip ke rekan kerjaku tadi." Nuna merangkul tangan Leon mengajaknya pulang.

__ADS_1


"Sayang mana mobilmu?" mata Nuna mengedar ke seluruh area parkir tapi tidak menemukan mobil Leon.


"Ini..." Leon menunjukkan mobil Lamborghini mewah miliknya.


"Kamu ganti mobil baru?" Nuna terpana melihat mobil mewah milik Leon.


"Aku gak ganti mobil sayang, yang lama masih ko di rumah." kata Leon dengan santai.


Leon membukakan pintu mobil untuk Nuna. Nuna masih terpana dengan mobil merah milik Leon. Nuna seakan bermimpi menaiki mobil semewah itu.


"Jadi kamu beli mobil baru sayang," tanya Nuna melanjutkan pembicaraan di dalam mobil.


Leon hanya tersenyum menjawab pertanyaan Nuna. "Kita jalan sekarang ya," Leon tiba-tiba memberikan kecupan tanpa izin di kening kekasihnya.


Nuna tersentak kaget. Jantungmya berdebar kencang. Matanya membola dan mulutnya menganga mendapat perlakuan manis Leon. Leon hanya terkekeh melihat ekspresi Nuna yang lucu.


"Sayang mulai sekarang kamu harus terbiasa kalo aku ingin menciummu," kata Leon dengan lembut sambil memasangkan sabuk pengaman untuk Nuna.


"Leon..." Nuna memukul pelan bahu Leon. Pipinya merona mendengar ucapan Leon. Tapi di dalam hatinya sangat bahagia.


Leon mulai menyalakan mesin dan melajukan mobil mewahnya.


"Sayang nanti malam aku akan berangkat ke Swiss ada urusan bisnis di sana, kamu aku tinggal gak papa kan?" tanya Leon khawatir.

__ADS_1


"Aku gak papa Leon aku bisa jaga diri. Lagian kamu kan sudah terbiasa perjalanan bisnis ke luar sayang, kenapa kali ini kamu begitu khawatir?" tanya Nuna penasaran.


"Kali ini beda sayang aku akan pergi lumayan lama, nanti kalo kamu ke kampus gimana? Aku beliin mobil aja ya biar kamu bisa bawa mobil sendiri ke kampus."


"Sayang gak perlu berlebihan, biasanya juga aku naik taxi." kata Nuna.


"Kalo gitu bawa ini," Leon menyodorkan kartu atm kepada Nuna. Namun Nuna menepis tangan Leon. Nuna menolak secara halus. "Kamu simpan aja sayang, aku kan sudah punya penghasilan sendiri."


Leon semakin kagum dengan kekasihnya itu. Tidak seperti kebanyakan cewek yang menginginkan harta, Nuna malah menolak semua pemberian Leon.


Di tengah perjalanan Leon melihat Nuna sangat mengantuk. Nuna terlihat menguap beberapa kali. "Kalo ngantuk tidur aja sayang kalo udah nyampe nanti aku bangunin." Leon mengusap lembut poni Nuna.


"Iya," tak berapa lama Nuna pun tertidur. Leon merasa kasihan dengan gadisnya mengingat Nuna yang harus hidup sebatang kara. Ini semua tidak akan terjadi kalo Alisha tidak menabrak mobil orang tua Nuna.


Leon tahu Nuna tidak memiliki mobil setelah kecelakaan yang merenggut nyawa orang tuanya. Saat itu mobil Nuna rusak parah. Berhubung Nuna tidak punya uang maka mobilnya dibiarkan begitu saja. Setiap hari Nuna mengandalkan taxi atau ojek online. Makanya tadi Leon bermaksud membelikan mobil baru untuk kekasihnya tapi Nuna menolaknya.


Ketika sampai Leon membangunkan Nuna dengan menepuk pipinya pelan. "Bangun sayang,"


Nuna membuka matanya, "Oh sudah sampai maaf aku capek sekali jadi susah dibangunin. Aku turun sekarang ya."


"Biar aku bukain pintu buat kamu."


Leon membukakan pintu untuk Nuna. Setelah berpamitan Leon pun pergi.

__ADS_1


__ADS_2