
Mas Ryan mengemasi berkas dan laptopnya. Ia melirik ke arah jam digital yang berada di samping mejanya, ternyata sudah menunjukkan pukul 22.00. Mas Ryan pun bergegas keluar kantor untuk segera pulang.
Di jalan ia terpikir untuk mampir ke kost Dita, karena sudah lebih dari seminggu mereka tidak bertemu sejak pulang dari Singapore. Ia berharap Dita belum tidur, karena ia tidak memberi tahu bahwa akan datang ke kostnya.
Sebelum sampai di Kost Dita, Mas Ryan mampir membeli martabak untuk security kost Dita yang sudah baik sekali mengantarnya mencari kamar Dita saat pertama kali datang ke sana.
Saat memasuki gerbang kost Dita, Mas Ryan menghentikan mobilnya di pos security dan menyapa Pak Sardi serta memberikan martabak yang tadi ia beli. Ternyata Pak Sardi masih ingat dengan Mas Ryan yang pernah datang ke kos Dita. Pak Sardi menawarkan untuk mengantar Mas Ryan ke depan kamar Dita, namun Mas Ryan menolak. Karena Mas Ryan ingat dimana kamar Dita. Tidak susah baginya mencari kamar Dita yang berada di lantai satu, dan merupakan kamar keempat dari depan.
Setelah memarkirkan mobilnya, Mas Ryan pun berjalan menuju kamar Dita. Terlihat beberapa kamar masih terbuka menandakan penghuni kamar yang masih berkegiatan saat itu. Saat sampai di depan pintu kamar Dita, ia melihat pintunya tertutup. Ia takut Dita sudah tidur. Tapi rasa rindunya mengalahkannya. Segera ia mengetuk pintu. Namun tak ada tanda-tanda pintu akan dibuka.
Terus di ketuknya pintu kamar Dita, tak lama terdengar suara air dari kamar mandi Dita. Ternyata Dita sedang di kamar mandi.
Ketika ia tak lagi mendengar suara air dari kamar mandi, segera ia mengulang ketukannya. Tak lama terdengar sahutan Dita dari dalam kamar, "Iyaaa..", ucapnya.
Mas Ryan tersenyum sumringah karena sebentar lagi ia akan melepas rindunya dengan wanita yang ia sayangi itu.
"Siapaa??", tanya Dita dari balik pintu.
__ADS_1
Mas Ryan diam saja tak menyahut. Kemudian mengetuk lagi agar Dita segera membukakan pintunya.
Dita pun agak khawatir untuk membuka pintu karena tak ada sahutan dari luar. Namun suara ketukan terus berlanjut.
Di lihatnya dari jendela, tak kelihatan siapa yang di depan pintu kamarnya. Kemudian Dita pun memberanikan diri untuk membuka pintunya perlahan.
Ketika pintu terbuka, terlihat Mas Ryan yg sedang berdiri di depan pintu dan sedang tersenyum manis sekali.
Seketika Dita histeris dan kaget melihat Mas Ryan lah yang datang. Ia senang sekali melihat Mas Ryan datang. Spontan ia melompat dan memeluk Mas Ryan dengan erat. Mas Ryan pun memeluk Dita dan mengelus kepalanya. Dengan bertemu dalam kondisi begitu saja mereka sudah bahagia.
"Iya, aku rindu sekali sama kamu. Jadinya aku langsung datang", ucap Mas Ryan gombal.
"Maaf ya aku datang jam segini, dengan kondisi pulang kerja pula", lanjutnya.
"Tidak apa-apa Mas, aku juga rindu sama kamu Mas. Aku mencoba mengerti kamu sedang sibuk dengan pekerjaan. Mungkin nanti ada saatnya kita bisa bersantai menikmati waktu bersama", ujar Dita.
Mas Ryan mengangguk sambil mengusap rambut Dita.
__ADS_1
"Tapi aku minta maaf sayang, karena aku tidak lama. Karena sudah malam dan kamu harus istirahat. Aku juga tidak enak dengan penghuni kost yang lain. Tapi aku senang kita sudah bertemu walapun sebentar. Setidaknya aku bisa melihat kamu dan tahu bahwa kamu baik-baik saja", Jelas Mas Ryan.
"Iya Mas, tidak apa-apa. Bertemu sebentar saja aku sudah senang Mas", ucapnya.
"Sayang, besok kita dinner ya. Aku akan pesan tempatnya", ucap Mas Ryan sambil memegang tangan Dita.
"Lho, kamu tidak lembur Mas?", tanya Dita.
"Iya sayang, aku lembur, setelah kita dinner aku akan ke kantor", Jawab Mas Ryan.
Dita hanya mengangguk senang.
Sebelum pamit pulang, Mas Ryan kembali memeluk Dita yang masih ia rindukan. Dita pun membalas pelukan Mas Ryan.
Mas Ryan sulit mengontrol dirinya, bibirnya segera turun mencari bibir Dita kemudian bersatu. Dita yang rindunya menggebu-gebu pun melingkarkan tangannya ke leher Mas Ryan seolah meminta untuk jangan melepaskan.
Tak lama kemudian mereka tersentak dan tersadar bahwa mereka sedang berada di kost Dita. Mas Ryan segera pamit sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.
__ADS_1