Mencintai Suami Wanita Lain

Mencintai Suami Wanita Lain
BAB 26


__ADS_3

Hari ini Dita janjian dengan Mas Ryan untuk melihat beberapa pilihan unit apartemen untuk Dita. Mas Ryan sudah membuat janji siang ini untuk melihat-lihat apartemen yang akan dipilih Dita.


Dita belum menceritakan perihal hari itu. Masih ia simpan rapat-rapat hingga kini. Dita merasa Mas Ryan makin serius dengannya, karena Mas Ryan yang bersemangat sekali untuk segera memberikan apartemen untuk Dita.


Ada tiga pilhan apartemen yang akan mereka lihat. Semuanya tidak jauh dari kantor Dita. Mas Ryan juga sengaja memilih yang dekat dengan berbagai tempat untuk memudahkan akses Dita. Tidak lupa fasilitas yang lengkap juga ia pilihkan, gym, kolam renang, foodcourt, laundry, dll.


Seharian mereka melihat-lihat unit apartemen yang di tawarkan. Dita bingung memilihnya karena semuanya bagus. Dibandingkan dengan kostannya mungkin berkali-kali lipat bagusnya. Ditambah dengan fasilitas super lengkap yang akan mempermudah kesehariannya.


Setelah berpikir dan berdiskusi dengan Mas Ryan, akhirnya sebuah unit apartement bergaya minimalis simple jatuh sebagai pilihannya. Apartemen dengan dua kamar tidur ini ia rasa cukup untuknya, ditambah dengan dapur yang luas membuatnya semakin jatuh hati. Apalagi fasilitas yang sudah lengkap membuat Dita tidak perlu lagi memikirkan membeli perkakas baru, mulai dari tempat tidur, sofa, tv, peralatan masak lengkap, dll, semua tersedia dan sudah tersusun rapi sekali.

__ADS_1


Mas Ryan senang Dita sudah memilih apartemen yang nyaman untuknya. Ia berharap semoga Dita betah di sana.


Mas Ryan pun meminta Dita untuk segera menempati hunian barunya itu. "Kalau bisa besok kamu sudah pindah ke sini, mumpung weekend jadi kamu punya banyak waktu untuk berbenah", ucap Mas Ryan memberi saran.


"Iya juga ya Mas, kalau begitu malam ini aku akan mulai berkemas. Mudah-mudahan besok sudah bisa dibawa ke sini", ujarnya.


"Kamu perlu bantuan angkutan untuk pindahan? Aku carikan ya sayang", ucap Mas Ryan.


"Yang jelas, jika kamu perlu bantuan, kamu bilang saja ya, aku serahkan sepenuhnya semua untuk kamu, atas nama kamu. Ini kunci manualnya, aku harap kamu suka dengan apartemennya", ucap Mas Ryan sambil menyerahkan sebuah kunci.

__ADS_1


Dita pun memeluk Mas Ryan. "Terima kasih ya Mas, aku tidak tahu lagi mau bilang apa sama kamu, I love you", ucapnya.


"Iya sayang, sama-sama. I love you more", jawab Mas Ryan.


Dita dan Mas Ryan pun memasukkan password pada kunci otomatis pintu apartemennya. Password tersebut adalah gabungan dari tahun lahir Dita dan tahun lahir Mas Ryan. Hanya mereka berdua yang mengetahui password tersebut.


Mas Ryan segera mengantar Dita pulang, karena Dita harus segera berkemas. Ia berjanji besok akan menemani Dita pindahan, namun Dita menolak. Dita ingin ketika Mas Ryan datang semua sudah rapi, ia yakin bisa menyelesaikannya sendiri. Namun Mas Ryan meminta Dita berjanji untuk segera memberitahunya jika memerlukan bantuan.


Sesampainya di kamar kostnya, Dita pun segera mandi dan istirahat sebentar. Tak lama kemudian ia pun bangkit dan mulai berkemas. Mulai dari isi lemarinya, sepatu dan sendalnya, serta tas-tas kesayangannya.

__ADS_1


Malam itu Dita berkemas semalaman hingga hampir subuh. Ketika semua selesai barulah ia menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur.


__ADS_2