Mencintai Suami Wanita Lain

Mencintai Suami Wanita Lain
BAB 82


__ADS_3

Dita masih berusaha menenangkan dirinya setelah meluapkan segala emosi dan perasaannya. Mas Ryan masih terus mendekapnya, tanpa kata, tanpa suara.


Mas Ryan merenggangkan dekapannya ketika suara tangis Dita sudah mereda. Sepertinya Dita sudah bisa mengontrol dirinya dan terlihat lebih tenang.


Diangkatnya tubuh Dita untuk duduk di sebuah kursi. Kemudian di tariknya kursi lain untuk duduk berhadapan dengan Dita. Digenggamnya tangan Dita erat, "Dit, aku minta maaf jika kehadiranku saat ini membuatmu semakin sakit hati. Aku tidak bermaksud begitu. Jujur perasaanku masih sama seperti dulu, bahkan lebih. Aku mencintaimu Dita, aku bisa gila kalau kamu pergi lagi. Dan aku yakin kamu masih punya cinta untukku. Tapi aku tidak akan memaksamu untuk bisa menerimaku lagi saat ini. Biarlah waktu yang akan menjawabnya, biarkan hatimu terbuka dengan sendirinya. Aku menunggumu Dit," ucapnya sambil menatap mata Dita.

__ADS_1


Dita terdiam, ada rasa bersalah di hatinya.


"Aku minta maaf Mas, aku tidak bermaksud menyakitimu dengan sikapku. Aku butuh waktu untuk meyakinkan diriku sendiri. Semua terasa tiba-tiba, seperti mimpi bagiku. Bertemu lagi dengan mu, memunculkan lagi perasaan yang telah kusimpan rapat, melihat Xander yang begitu sayang padamu padahal selama ini hanya ada aku di hatinya namun kini telah terbagi, dan banyak hal lainnya yang membuatku tidak bisa menerimanya begitu saja. Saat ini hati dan logikaku seperti berperang. Aku butuh waktu untuk mencerna ini semua Mas, aku minta maaf" ucap Dita sambil menyeka air mata yang terus menetes.


Mas Ryan mencium tangan Dita yang ada dalam genggamannya dengan lembut dan penuh perasaan, kemudian mengangguk. "Kapanpun kamu merasa siap, aku akan selalu di sini" ucapnya.

__ADS_1


Dita mengangguk


Kini Dita lega karena telah meluapkan semuanya. Apa yang selama ini tertahan telah ditumpahkannya. Memang semua terlihat sederhana karena mereka masih saling cinta. Namun tidak begitu dengan hati wanita, jika terluka sekalipun luka tersebut sudah sembuh, maka ia butuh waktu untuk menerima dan bersikap bahwa semuanya baik-baik saja.


Kini adalah saat dimana hati dan logikanya bergejolak. Rasa cintanya mengajarkan ia untuk hanyut pada perasaannya dan apapun yang akan terjadi itu adalah urusan belakangan karena semuanya atas nama cinta, namun tidak dengan logikanya. Logikanya mengajarkan ia untuk belajar dari setiap kejadian agar tidak terulang kembali, dan terus berhati-hati serta tidak terbuai ataupun terburu-buru karena perasaannya.

__ADS_1


Jika kini ia membuang segala bisikan logikanya, mungkin entah apa yang sudah terjadi di flat ini sejak kemarin-kemarin. Bisa jadi dosa manis yang dulu pernah mereka lakukan terulang kembali. Karena sejatinya wanita adalah pengontrol dan penyeimbang dalam setiap hubungan, jika wanita sudah terbuai dalam rayuan maka bisa di pastikan apa yang akan terjadi selanjutnya. Kehamilan Dita adalah bukti dari ketidakmampuannya menjadi pengontrol dalam hubungannya dengan Mas Ryan dulu, yang kini tak ingin ia ulangi kembali. Sekalipun ia kembali merajut hubungannya dengan Mas Ryan, kini ia sudah menjadi seseorang yang tegas dan berpendirian. Ia tidak ingin lagi larut dalam hubungan yang tidak ada kejelasan, kini ia harus bisa menjadi contoh yang baik untuk Xander.


Kini Mas Ryan pun sudah mengerti bahwa cinta tidak bisa di paksakan, ia akan terus berusaha dengan segala kemampuannya agar Dita bisa membuka hatinya kembali.


__ADS_2