Mencintai Suami Wanita Lain

Mencintai Suami Wanita Lain
BAB 32


__ADS_3

Sebelum berangkat ke kantor hari ini, Mas Ryan pamit untuk pulang ke rumahnya dan menginap disana. Karena sudah lebih dari seminggu ia tidak pulang. Ia harus mengambil beberapa baju dan berkas yang harus dikerjakannya malam ini. Dita mengerti dan tidak keberatan. Ia juga tidak ingin mengekang Mas Ryan, ia percaya pada Mas Ryan.


Sepulang dari kantor, Dita pun pergi ke kost lamanya untuk bertemu teman-temannya. Karena akan lain rasanya di apartemen sendirian setelah seminggu lebih Mas Ryan selalu menginap di sana. Lebih baik ia mengisi waktunya untuk bertemu dengan teman-temannya.


Tak lupa Dita membawakan banyak makanan untuk teman-temannya, agar acara mengobrol mereka malam itu makin asyik. Ternyata tak cukup waktu mereka untuk saling bercerita sehingga Dita pun memutuskan untuk menginap di sana.


***


Pukul 21.00 Mas Ryan sampai di rumahnya, segera ia memarkirkan mobil dan masuk ke dalam. Belum lagi ia sempat memegang gagang pintu, istrinya, Wina telah membukakan pintu untuknya dan menyambutnya. Mas Ryan pun merasa heran, karena sudah lebih dari tujuh tahun Wina tidak melakukannya.

__ADS_1


Mas Ryan masuk ke kamarnya dan segera mandi. Ia merasa ada yang aneh dengan sikap Wina kali ini. Biasanya kalau Mas Ryan pulang yang membukakan pintu adalah pembantunya, itupun setelah diketuk berulang kali.


Ketika Mas Ryan selesai mandi terdengar suara Wina sambil mengetuk pintu kamarnya, "Mas, ayo makan dulu", ujarnya dari seberang pintu kamar Mas Ryan.


"Aku sudah makan", ucap Mas Ryan sopan.


Setelah merasa segar kembali Mas Ryan pun segera membongkar berkas yang ia perlukan, kemudian menyalakan laptopnya dan mulai bekerja. Ia harus menyelesaikan pekerjaannya malam ini karena besok akan di rapatkan bersama tim kerjanya.


Mas Ryan kembali merasakan keanehan, ia berpikir sejak kapan Wina peduli padanya. Bukannya ia ini adalah suami yang hanya sekedar status saja baginya. Dulu sudah dicobanya memberi kesempatan pada Wina namun ia tetap memilih lelaki itu. Kenapa sekarang ia tiba-tiba perhatian pada dirinya.

__ADS_1


Tiba-tiba Wina memeluk leher Mas Ryan yang sedang bekerja. "Mas, kamu tidak kangen sama aku? Aku ini masih istri kamu Mas", ucapnya sambil bermanja.


Mas Ryan tahu Wina sedang menggodanya. Ditambah lagi malam itu ia datang menggunakan pakaian yang sangat minim. Apalagi namanya kalau bukan menggoda Mas Ryan.


Mas Ryan pun mencoba terlihat tenang dan tidak menggubris Wina. Ia tetap fokus pada pekerjaannya. Wina yang terlihat kesal karena tidak dipedulikan Mas Ryan pun nekat mengambil posisi duduk di pangkuan Mas Ryan. Mas Ryan sontak kaget, "Win, kamu kenapa sih? Aku harus menyelesaikan pekerjaan ini segera", ucapnya.


Tak disangka Wina dengan berani mencium bibir Mas Ryan dan ********** dengan penuh nafsu. Mas Ryan yang kaget bukan kepalang kemudian memegang kedua pipi Wina dan melepaskannya perlahan. Dengan sangat lembut ia berkata, "Win, aku harus bekerja".


Wina pun segera bangkit dari pangkuan Mas Ryan dengan kecewa. Namun ia tak kehabisan akal, kembali di peluknya Mas Ryan sambil berkata, "Aku tunggu kamu ya Mas", ucapnya sambil kemudian berbaring di tempat tidur Mas Ryan. Dibukanya tanktop dan celana pendek yang ia kenakan, berharap Mas Ryan semakin tergoda.

__ADS_1


Mas Ryan melanjutkan pekerjaannya sampai selesai. Diliriknya jam di ponselnya ternyata sudah menunjukkan pukul 02.00. Segera dibereskannya semua berkas dan laptopnya.


Ketika ia berbalik badan, terlihat Wina yang hanya menggunakan pakaian dalam saja tertidur di tempat tidurnya. Ia tidak habis pikir dengan apa yang telah di lakukan Wina malam itu. Mengapa ia mencoba untuk menggodanya. Dipandangnya wajah Wina yang sedikit tertutup oleh rambut, itu adalah wajah yang selalu ada untuknya dulu, wajah yang selalu menemani tidurnya. Namun kini semua telah berubah, perasaannya juga telah berubah. Perlahan Mas Ryan meninggalkan kamarnya dan tidur di kamar tamu.


__ADS_2