
"Tuan Keenan, sekedar mengingatkan,hari ini perusahaan cabang akan mengadakan interview untuk beberapa posisi yang kosong,kami harap Anda bisa langsung turun tangan agar semuanya sesuai dengan keinginan anda!"
Kata salah satu pegawai kepercayaan yang menangani kantor cabang nya yang baru berjalan beberapa hari ini.
"Kau tangani sajalah sendiri,Aku serahkan semua nya kepada kamu!Aku masih banyak urusan, Minggu depan Aku baru bisa meninjau kesana!Pastikan ada penerjemah bahasa Korea dan Inggris untuk memudahkan perusahaan pusat di Korea ketika memberi arahan!" Kata Keenan,dia memang begitu banyak kerjaan,dia sedang menangani proyek besar bersama para investor asing.
"Baik jika itu keinginan Anda Tuan Keenan,saya akan berusaha sebaik mungkin!Saya akan memilih para pegawai yang kompeten dan berpengalaman!"Kata Lee, seorang warga negara Korea yang diambil oleh Keenan untuk menangani perusahaan nya di Indonesia,dia cukup fasih berbahasa Indonesia karena sering bulak balik Korea-Indonesia.
Pagi ini Mariam sudah bersiap untuk melakukan Interview di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang periklanan.
Setelah ia berhasil melaksanakan tugas mulia nya, Mariam berniat kembali bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri,ia melamar ke berbagai perusahaan tak peduli untuk jabatan apapun, sudah berulang kali ia melakukan interview namun selalu gagal karena mereka mempermasalahkan tentang penampilan nya,
mereka keberatan memperkerjakan perempuan bercadar karena berbagai alasan,itu dapat ia mengerti karena bukan sesuatu yang mudah memang melakukan suatu pekerjaan dengan penampilan nya yang orang anggap ribet itu.
Tapi Mariam tidak menyerah,hari ini masih ada satu perusahaan lagi yang memanggil nya untuk melakukan wawancara kerja, perusahaan yang bergerak di bidang periklanan, perusahaan yang cukup besar dan bergengsi, mudah mudahan saja ada rejeki nya disana,ia cukup bersemangat hari ini, bidang ini terbilang baru untuk nya tapi ia ingin mencobanya.
Ternyata cukup banyak orang yang mengantri untuk diwawancarai.
Mereka terlihat masih muda muda dan cantik dengan penampilan yang menarik.
Tapi Mariam tetap percaya diri,jika memang sudah rejeki nya apapun tak akan bisa menghalanginya.
Sore hampiri menjelang,Mariam masih di tempat yang sama menunggu kepastian, apakah ia diterima bekerja disitu atau tidak, perusahaan tersebut sangat membutuhkan penerjemahan bahasa Inggris dan Korea, Mariam cukup fasih dalam berbahasa Inggris.
Ternyata kebanyakan klien luar negeri yang menggunakan jasa periklanan di perusahaan tersebut, biasanya mereka berasal dari Korea dan negara besar lainnya yang ingin menjual produk mereka di tanah air.
"Nona Mariam silahkan masuk!"
terdengar seseorang memanggil namanya dari ruangan tempat ia melakukan wawancara tadi.
Dengar bergegas Mariam segera masuk ke ruangan tersebut, hanya lima orang tersisa dari sekian banyak nya pelamar kerja, salah satu nya adalah Mariam.
"Anda diterima kerja di perusahaan ini dengan masa percobaan tiga bulan, Anda kami tempatkan di bagian penerjemah bahasa Inggris dan silahkan datang besok pagi pagi untuk memilih kerja, mulia kerja pukul 8:00 pagi dan berakhir pada pukul 16.00,lebih dari jam tersebut akan dihitung lembur, semoga kita bisa bekerjasama sama dengan baik karena sudah banyak order yang datang dan kita sudah keteteran!"
"Terimakasih sudah menerimanya saya bekerja disini, insyaallah saya akan bekerja sebaik mungkin!"
Mariam begitu senang begitu keputusan itu ia terima, meskipun sebenarnya ia menginginkan pekerjaan di lapangan, mungkin akan menyenangkan jika bekerja sambil melihat para artis yang akan menjadi model iklan nya,tapi Mariam cukup bersyukur jika akhirnya ia pun memiliki pekerjaan kini, apalagi pihak perusahaan tak sedikitpun menyinggung tentang penampilan nya, padahal mereka akan bekerja sama dengan orang luar negeri.
Tapi mereka tidak mempermasalahkan nya, karena mereka begitu terdesak dengan pekerjaan yang semakin menumpuk.
...****************...
"File ini harus segera beres diterjemahkan hari ini juga,tolong dikerjakan segera ya!"Kata rekan senior nya,Ia begitu penindas kepada karyawan baru dan selalu melimpahkannya pekerjaannya kepada Mariam.
Pekerjaan Mariam sebagai penerjemah begitu menumpuk setiap hari,dia begitu keteteran dan sering pulang malam, bahkan untuk sekedar makan pun terkadang Mariam suka menunda-nunda nya saking sibuknya dan pekerjaan nya itu selalu ditekankan untuk segera selesai saat itu juga.
Sungguh sangat melelahkan, namun Mariam tetap ikhlas melaksanakan nya,apa boleh buat dia sudah menandatangani kontrak kerja disana dan harus ia selesaikan sampai kontrak nya itu selesai.
__ADS_1
"Mariam, pekerjaan mu sangat bagus,Bos besar kita sangat puas, perusahaan sangat terbantu dengan adanya kamu disini!"
Kata Tuan Lee,dia menghampiri Mariam untuk memberikan apresiasi kepada Mariam.
"Tentu saja Pak, sebenarnya saya yang mengerjakan sebagian besar pekerja ini,dia hanya membantu saja sedikit sedikit,dia kan masih baru,jadi dia masih kurang cekatan dalam bekerja!"Kata Rena,dia adalah senior Mariam yang selalu cari muka pada Bos, sedangkan setiap pekerjaan selalu dilimpahkan kepada Mariam.
"Benarkah?!"Tuan Lee seperti meragukan ucapan Rena.
"Ah, yang bener Mbak Ren,kita semua tahu jika Mariam lah yang sering lembur!"Kata rekan kerja nya yang lain, mereka selalu merasa kasihan kepada Mariam yang selalu diperlakukan kurang baik oleh Rena.
"Oke,oke! Karena kalian semua sudah bekerja keras, besok malam Bos besar akan mengundang kalian ke pesta yang diadakan khusus oleh Bos besar kita di Villa miliknya, beliau berharap semua pegawai hadir dalam acara tersebut, acara tersebut juga diadakan sebagai rasa syukur karena kita mendapatkan proyek besar dari perusahaan kecantikan Korea yang berada di Indonesia, mereka ingin mengiklankan produknya dengan menggunakan agensi perusahaan kita, semua ini berkat kerja keras kalian semua!"
"Horee!cius Boss?! Asyik,,pesta ,pesta, pesta pesta!!!dan aku penasaran banget pengen ngeliat wajah Bos besar yang misterius itu!"seru para karyawan sambil jingkrak jingkrak kegirangan.
Sedangkan Mariam hanya terdiam lesu, mungkin baginya tak akan ada pesta pesta semacam itu, pekerjaan nya begitu menumpuk dan harus segera diselesaikan.
......................
Mariam meregang kan kedua tangannya dan menggeleng kepalanya ke kanan dan ke kiri, terdengar suara gemeletuk dari otot otot nya yang tegang
Sudah lewat jam pulang kerja,namun pekerjaan masih belum selesai juga.
Teman teman nya sudah pulang dari tadi dan mereka sudah berangkat ke Villa yang disebutkan Tuan Lee untuk mengadakan pesta yang katanya sengaja diadakan oleh Bos besar.
"Kak Mar!Ayo berangkat,masih duduk aja depan komputer,Ayo cepetan, nanti terlambat lho!"Seru Mia sambil menghampiri Mariam yang masih sibuk di mejanya disusul oleh yang lain ain, yang sudah siap untuk berangkat juga.
Kata Mariam dengan wajah penuh lelah.
"Aduh Kak! kasian amat sih! Ya udah tapi jangan malem malem ya berangkat nya, pesta nya gak akan mulai jika salah satu dari kita gak datang!"Kata Delon, seorang karyawan pria yang bertingkat seperti perempuan.
"Iya,Aku usahain selesai secepatnya!"
Jawab Mariam, sebenarnya mereka begitu iba melihat Mariam yang selalu banyak pekerjaan setiap harinya.
"Mbak Rena memang keterlaluan!masa semua nya harus dikerjakan Kak Mariam!dia sendiri malah enak enak aja santuy kerjaan nya!"Bisik Delon sambil berlalu untuk keluar dari kantor.
"Ini masih ada satu lagi!ini penting banget dan harus selesai malam ini juga, besok harus dipersentase kan kepada klien yang akan datang!jika sudah selesai segera kirimkan lewat email ku!"Kata Rena sambil melemparkan satu lagi map ke hadapan Mariam.
"Tapi Mbak! bahkan yang tadi juga belum selesai!ini sudah ditambah lagi, terus aku selesai nya mau jam berapa!"Keluh Mariam, sedangkan Rena sudah siap untuk berangkat pula ke pesta.
"Aku gak mau tahu ya! Pokoknya kerjakan dan jangan pergi sebelum semuanya selesai! ngerti kamu!"Bentak Rena, tentu saja Mariam tak dapat menolaknya,Rena pun berlalu meninggalkan Mariam sendiri.
Mariam hanya bisa membuang nafas nya, tak ingin membuang waktunya lebih lama,ia pun segera mengerjakan tugasnya meskipun dia sudah sangat lelah.
"Hei, mengapa kamu masih disini? bukankah semua orang harus pergi ke pesta?"Ternyata Tuan Lee pun masih ada di kantor.
"Eh, iya Pak!maaf!tapi kata Mbak Rena bilang pekerjaan ku harus beres malam ini juga!"Jawab Mariam sambil terus berkutat di depan komputer dengan tangan yang sibuk memencet papan keyboard nya.
__ADS_1
Tuan Lee memeriksa file yang sedang dikerjakan Mariam lalu menaruh nya kembali diatas meja.
"Sudah biarkan saja! tinggalkan pekerjaan mu dan kita berangkat sekarang,Bos besar sudah menungguku!"perintah Tuan Lee.
"Tapi ,,Tuan bisa pergi tanpa saya!"Mariam ragu, bagaimana jika pekerjaan tidak selesai,besok apa yang akan terjadi di ruang rapat.
"Aku serius Miss Mariam,itu bisa diselesaikan besok sebelum rapat di mulai, Aku tidak akan pergi jika kamu tidak pergi!"Tuan Lee memaksa.
Mariam tak dapat lagi membantah,dia pun membereskan meja kerjanya lalu pergi dengan Tuan Lee ke pesta Bos besar tanpa mengganti pakaiannya nya.
...****************...
Sesampainya disana, semua orang sudah hadir dengan menggunakan pakaian terbaik mereka, Mariam cuek saja hanya dengan MB memakai pakaian kerjanya tadi siang,dia mengikuti langkah Tuan Lee dengan lesu, sebenarnya dia malas pergi ke acara seperti itu,dia ingin pulang dan tidur saja jika bisa memilih.
"Hei anak baru!apa pekerjaan mu sudah selesai!?"Mbak Rena menyapa nya dengan sinis.
"Saya sudah mengirimkan nya ke surel Anda Mbak, sisanya akan saya kerjakan besok pagi!"Jawab Mariam.
"Apa?!kamu pikir itu proyek kecil apa?itu untuk proyek besar perusahaannya besok dan kamu bilang masih belum selesai!? sebenarnya kamu niat kerja gak sih!kamu tahu?karena kelalaiannya kamu semua orang bisa kena akibat nya!"Bentak Mbak Rena dihadapan semua orang.
"Maaf Mbak tapi Tuan Lee bilang,,,"
"Apa!kamu mau menyalahkan orang lain atas kelalaiannya kamu itu hah?!ya ampun Mariam!"
Rena mendorong tubuh Mariam hingga Mariam terjatuh.
"Ada apa ini?!"Tuan Lee datang dengan seseorang,dia membantu Mariam untuk bangun.
"Boss?!"Semua orang membungkuk memberi hormat kepada Pria tersebut.
"Dia adalah pegawai baru kita Bos!"Tuan Lee memperkenalkan Mariam kepada Bos besar itu.
Mariam mengangkat wajahnya hendak menyapanya, namun ia sangat terkejut ketika matanya dengan pria itu beradu pandang.
"Keenan!"Serunya di dalam hati.
"Mariam?!"Keenan tak kalah terkejutnya, dengan melihat mata nya Keenan sudah dapat mengenali jika perempuan bercadar itu adalah Mariam.
Mereka hanya saling beradu pandang tanpa berkata sedikit pun.
"Ehem!apa kalian sudah saling kenal?!"Tanya Tuan Lee membuyarkan suasana yang ambigu.
"Ah,ti tidak!Kita baru bertemu sekarang kok! perkenalkan Bos,saya pegawai baru,nama saya Mariam!"Kata Mariam,ia berpura-pura tidak mengenal Keenan.
Keenan hanya terdiam menatap tajam Mariam, perasaan nya campur aduk saat ini, matanya terlihat berbinar.
"Akhirnya Aku menemukan mu,,,!"Gumam nya dalam hati.
__ADS_1