
"Kamu serius sayang?!Kamu hamil?!"Bima seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar.
Mariam mengangguk dengan penuh keyakinan.
Dia memperlihatkan testpack nya kepada Bima,namun segera di rebut oleh Nyonya Liana.
"Coba Mamah Lihat!"
"Mamah ih, Bima juga belum lihat!"
"Wah beneran dua garis,Pah! Selamat ya sayang!"Nyonya Liana berhambur memeluk Mariam.
"Syukur Alhamdulillah, Akhirnya Papah akan segera menimang cucu.
Pokoknya kamu harus jaga istri kamu Bim,mulai saat ini!
Jangan biarkan dia kelelahan,buat dia happy terus!"Nasihat Tuan Danu,dia begitu antusias dan sangat bahagia mendengar kabar kehamilan Mariam.
"Kamu tinggal disini aja ya, sama Mamah?
biar Mamah jagain kamu selama masa kehamilan sampai kamu melahirkan,Mamah mau kamu Fokus dengan kehamilan dan jangan sungkan, katakan jika ada yang kamu inginkan, sayang!"Tambah Nyonya Liana tak kalah heboh nya.
"Iya ,Mah makasih,tapi Mariam suka nya dirumah kita aja Mah, disana suasana nya lebih adem,kalau disini terlalu ramai, karena di pusat kota!"Jawab Mariam.
"Ya udah gak apa apa, sekarang kamu istirahat di kam wellar Bima gih,Mamah mau nyiapin makan malam buat para tamu nanti!"
"Biar Iyam bantuin,ya Mah?!biar cepat selesai nya!"
"Gak usah, Mamah mau pesen makanan dari luar aja, biar cepet! Bim, ajak istri mu untuk istirahat sambil menunggu para tamu datang,biar nanti Mamah panggil kalian!"
"Iya Mam!Ayo sayang kamu istirahat ya!"
***
"Wir,kamu bisa datang ke rumah bawa Tyas?!ke rumah orang tua ku ya?! kita bereskan semuanya!"
Kata Bima,ia langsung menelpon Wira untuk meminta nya agar datang ke acara makan malam dan menyeret Tyas supaya datang juga.
"Oke Bim, beres pokoknya!"jawab Wira.
"Sebenarnya dia juga tahu akan ada acara sekarang di rumah ku,Papahku mengundang Andre, mantan suami Tyas juga agar datang,jadi aku rasa dia tidak akan mau datang Wir!"
"Akan aku bujuk dia nanti,Aku akan berpura pura punya rencana jahat untuk menghaicurkan mu!"
"Oke, Aku tunggu!"
****
"Hai Bim, Apa kabar ?"Sapa Andre.
"Baik,ndre! perkenalkan ini Istri Aku Mariam! ini Gabriel,Ndre?!"Tanya Bima sambil mengelus kepala Gabriel.
"Iya Bim,Dia menderita Auitis dan sampai sekarang dia masih belum bisa bicara."Jawab Andre sambil mengecup kepala putera nya itu.
__ADS_1
"Assalamualaikum Sayang! sini mau duduk sama Tante!?"Kata Mariam sambil menggendong Gabriel,anak itu berusia 3 tahun tapi seperti bayi satu tahun karena kelainan yang di deritanya.
Mereka mengobrol ke sana kemari saling menceritakan pengalaman hidup.
Tuan Danu pun menceritakan perihal Tyas yang mengatakan Gabriel adalah anak dari Bima.
Mendengar hal itu Andre langsung tertawa,
"Tyas hamil Gabriel setelah pernikahan kami sudah 5 bulan Om,itu pun kita sudah pindah ke luar negeri,jadi jelas itu akal akalan dia saja.
Dia juga mulai berubah kemarin setelah mendengar jika ternyata Bima adalah pewaris tunggal Perusahaan Diningrat,dan perusahaan ku lagi anjlok, dia long minta cerai."
Jelas Andre tanoa raut kesedihan sedikit pun, karena nyatanya dia sudah tidak kuat hidup deng Tyas yang materialistis.
"Tuh kan Sayang!apa aku bilang,Aku belum pernah menyentuh wanita manapun selain kamu!"Kata Bima meyakini Istri nya.
"Ih apaan sih kamu,Aku percaya kok sama kamu!"jawab Mariam malu.
Dia terlihat sangat akrab dengan Gabriel, padahal menurut Andre, Gabriel sangat sulit berinteraksi dengan orang lain.
"Yakin Lo Bim ,gak pernah nyentuh cewek lain?!"Goda Andre.
"Awas Lo ya, Kompor!"
Hahaha
semua orang pun tertawa.
"Sudah sudah, ayo kita makan, kalian juga pasti sudah lapar bukan?!"Kata Tuan Danu.
"Siapa emang Sayang!?"Tanya Nyonya Liana.
"Nanti juga Mamah tahu."
Tak berselang lama terdengar suara Bel rumah mereka.
"Tuh mereka datang,Biii!! tolong bukain pintu!"Teriak Bima.
"Iya den!"
Tak berapa lama muncul lah Wira dan Tyas.
Mariam terlihat terkejut melihat kedatangan mantan suaminya.
"Sayang?!"
Bisik Mariam,Dia manatap Bima penuh tanda tanya, matanya meraut kan rasa ketakutan.
"Tenang sayang!dia berada di pihak kita!"Bisik Bima sambil menggemgam tangan Istrinya.
Tyas terlihat pede berjalan menghampiri semua orang yang sedang duduk di ruang tamu.
Wajah nya terlihat sinis menatap Mariam yang tengah mengajak bermain Gabriel,tak sedikit pun dia menyapa putera nya itu, meskipun Gabriel memanggil manggil namanya.
__ADS_1
"Mommy Mommy!"
Oceh Gabriel, tapi Tyas mengabaikan nya.
"Tyas! Kamu keterlaluan banget sih! Gabriel tuh nanyain kamu terus dari kemarin kemarin! sekarang kamu ketemu dia pun, kamu malah cuek aja sama dia,Lo itu manusia bukan sih!"Hardik Andre yang sangat kesal melihat tingkah Tyas yang mengacuhkan anaknya sendiri.
"Apaan sih! berisik!
Aku to the poin aja ya!maksud kedatangan aku kesini tuh mau ngasih tahu kebusukan menantu kesayangan Om dan Tante itu!"
Kata Tyas sambil menunjuk ke arah Mariam.
Semua orang hanya diam mendengarkan, mereka ingin tahu apalagi sepak terjang Tyas yang terus gigih ingin menghancurkan rumah tangga Bima dan Mariam.
"Lihat! ini adalah Foto foto istri kamu Bima! sebenarnya dia itu masih sering berhubungan dengan mantan suaminya, mereka bersekongkol untuk merebut semua aset perusahaan milik kamu!"
Kata Tyas penuh keyakinan, dia memperlihatkan foto dari layar ponsel milik Wira.
Bima pun melihat nya lalu memperlihatkannya kepada istrinya.
"Lho,ini kan Foto foto aku waktu aku masih menjadi istrinya Wira!"Kata Mariam.
"Apa?!Lo gak bisa ngelak lagi ya! bukti nya masih banyak!"Tyas tetap yakin dengan penemuan nya.
"Hahaha,kasian banget sih Lo Tyas, Tyas! sampai segitunya menginginkannya milik orang lain!"Ejek Andre sambil mengambil alih Gabriel dari tangan Mariam.
"Diem Lo ya !gak usah ikut campur! sebaiknya Lo segera pergi dari sini dan bawa anak cacat itu dari hadapan Gue! Gue benci ngelihat dia!"
Tyas seperti orang yang hilang akal,dia berteriak teriak kesana kemari sambil menunjuk Putra nya sendiri,dia menatap nya sekilas dengan tatapan jijik.
"Tyas! Sudah lah!Kamu jangan mempermalukan diri kamu sendiri seperti ini!Stop sekarang juga dan silakan pergi dari rumah saya ini!"Kata Nyonya Liana mengusir Tyas.
"Tidak tante, tunggu!Tante harus percaya sama aku!Tante tanya sama dia deh,nih nih!di dalam ponselnya Wira masih banyak menyimpan Foto foto mereka berdua Tan!Aku yakin mereka masih saling mencintai!"Kata Tyas sambil menunjukaln ponsel Wira.
"Tyas, Sorry! Ponsel itu sudah tidak aku gunakan lagi dan aku sudah tidak pernah membuka bukanya lagi,Bim!Demi Tuhan!"Kata Bima sambil mengambil ponselnya dari tangan Tyas lalu membanting nya begitu keras hingga hancur berantakan.
"Wir! Kamu apa apaan Sih!kita kan sudah sepakat!"Bisik Tyas.
"Tyas,Aku minta maaf! sebenarnya Aku yang memberitahu Bima tentang rencana kamu!Aku sama sekali tidak bermaksud membantu kamu!Aku sudah tidak ingin lagi menyakiti siapapun, jadi dari awal,aku hanya berpura-pura baik kepada mu untuk mengetahui rencana kamu saja!"Kata Wira begitu santai.
"Plak!!"
"Brengsek Lo ya! jadi Lo sengaja ajak Gue kesini buat mempermalukan diri Gue hah!"
Tyas begitu marah kepada Wira, dia merasa di khianati.
"Bukan untuk mempermalukan kamu Tyas! tapi agar kamu sadar dan berhenti menipu semua orang!"
"Argggh!Aku benci kalian semua!!"
Teriak Tyas, dia mengeluarkan pistol dari tas miliknya lalu menarik tangan Mariam dan menodongkan senjata nya di kepala Mariam sambil mencengkram nya.
****
__ADS_1
Maaf semuanya ya!
Aku telah Up melulu,lagi persiapan mau hajatan adek ku mau nikah🙏🥰