
"Kamu baik baik saja!?"
Tanya Bima setelah mereka masuk ke dalam mobil dengan pengawalan yang Ketat.
Mariam mengangguk sambil membenahi kerudung dan cadar nya yang agak berantakan.
"Kamu hebat banget tadi!Aku gak nyangka kamu bakalan sebar bar itu!"Kata Bima sambil cengengesan.
"Hebat Apaan,aku malu!Aku menyesal melakukannya tadi,setan apa yang merasuki ku!Aduh,aku kenapa ya hari ini!?!"Mariam terlihat kesal, dia menutupi telinga dengan kedua tangan nya sambil geleng-geleng kepala.
Bima tertawa lepas, menurutnya Mariam begitu lucu dan menggemaskan hari ini.
"Justru kamu terlihat hebat tadi,aku sampai terkesima,dan sepertinya aku tidak butuh bodyguard sekarang!"Goda Bima sambil terus cekikikan karena lucu melihat mata Mariam yang terus-menerus melotot karena kesal digoda terus olehnya.
Mariam mendelik kan mata nya ke arah Bima,
"Aku bahkan merasa bukan diriku tadi!"Gumam Mariam,dia kesal tidak dapat mengendalikan dirinya tadi.
"Ya ,, kalau sedang cemburu apa pun bisa dilakukan kan?!Aku juga kadang begitu! pikiran kita kadang berada di luar nalar!"Kata Bima menyindir.
"Cemburu?! siapa yang cemburu sama siapa coba!tadi aku hanya tidak suka saja melihat pemandangan menjijikkan didepan mata!"Mariam berusaha berkelit.
"Beneran gak cemburu!? katanya kamu gak suka aku di pegang pegang cewek lain!"Bima terus saja menggoda Mariam hingga ia semakin malu dan kesal dibuatnya.
"Ihh,kamu harus segera mandi dan cuci pakaian kamu itu!bukan aku merendahkan Perempuan tadi,ya!asal kamu tahu,lebih baik bersentuhan dengan seekor anjing daripada bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrim,begitu!
Jadi jangan salah Faham!Aku hanya berusaha melindungi kamu dari bersentuhan dengan yang bukan muhrim kamu!"
Kata Mariam dengan bersungut-sungut.
"Iya,iya,, Terimakasih Bu ustadzah ku yang cantik, Hahaha!"Bima begitu girang dan puas sudah membuat Mariam kesal dan malu kepada nya.
"Menyebalkan!"gumam Mariam.
***
Mereka langsung menuju sebuah Mall terbesar di pusat kota guna melihat langsung penampilan Arjuna yang sedang launching album terbaru nya.
Arjuna adalah artis dibawah naungan perusahaan Bima yang langsung naik dengan pesat popularitas nya.
Sebagai seorang Bos tentu saja Bima harus memberikan dukungan secara langsung apalagi Arjuna juga adalah adiknya.
Tapi tidak ada yang tahu tentang itu,Arjuna sengaja menyembunyikan identitas nya karena ia tidak ingin memanfaatkan nama besar Kakaknya yang pernah juga menjadi seorang artis besar.
Mariam yang masih menjadi pergunjingan di dunia Maya oleh para netizen yang merupakan Fans fanatik dari Stella, tidak menyadari jika kedatangan ke acara Arjuna Rain mengundang perhatian pengunjung disana.
Mereka memotret Mariam yang duduk di kursi VIV bersama Bima,lalu meng upload nya di halaman media sosial mereka dan menyebarkan nya.
Tak jauh dari situ tanpa sepengetahuan Mariam, Fatimah dan Rasyid ikut hadir dalam acara launching lagu terbaru Arjuna Rain.
Fatimah di undang langsung oleh Arjuna dan dengan senang hati tentunya Fatimah datang di temani Rasyid, adiknya.
Acara yang ditunggu tunggu pun akhirnya datang, Arjuna Rain yang sangat di elu elu kan oleh kaula muda saat ini akhirnya naik panggung dan menyanyikan lagu terbarunya.
Acara begitu meriah ,Mall yang begitu besar dipadati banyak pengunjung yang ingin melihat langsung Artis Arjuna Rain.
Dengan sengaja seseorang menumpahkan minuman dan mengenai baju Mariam hingga basah.
Mariam membisikkan kepada Bima jika ia perlu ke toilet sebentar,Bima hanya mengangguk setuju,karena suara riuh para Fans Arjuna yang mengikuti yang dinyanyikan sang Artis Favorit mereka, membuat semua orang tak dapat mendengar apa pun lagi.
Mariam menembus kerumunan orang dan mencari toilet, karena cemas,Bima pun mengikuti nya di ikuti para pengawal pribadi nya.
Benar saja, perasaan Bima tak enak,dia kehilangan jejak Mariam.
Dia terus mencari ke setiap sudut Mall tersebut dan akhirnya dia melihat di lorong yang gelap tempat penyimpanan barang, sekelompok gadis terlihat sedang berkerumun.
Entah apa yang sedang mereka lakukan,Bima segera mendekati mereka.
Dan Bima sungguh terkejut, Mereka sedang mengerumuni Mariam dan dengan kata kata kasar mereka memaki Mariam dan mengancam nya.
Rupanya mereka adalah Fans fanatik Stella yang mengetahui keberadaan Mariam di Mall tersebut dan langsung melancarkan aksi balas dendam demi idola mereka.
Salah satu diantara mereka terlihat sedang menjambak kerudung Mariam dan yang lainnya hanya menonton sambil berkecak pinggang, seorang diantara mereka merekam Video dan menayangkan nya secara langsung di akun pribadi medsos miliknya.
__ADS_1
Bima menarik tangan Mariam agar keluar dari kerumunan para perempuan itu,dan menariknya agar segera di berlari.
Tak disangka mereka mengejar Bima dan semakin marah karena Mariam belum sempat Diapa apakan oleh mereka.
Bima menarik tangan Mariam dan berlari terus sampai keluar Mall.
Para Fans Stella yang bergerombol cukup banyak dan semakin bertambah berusaha melempari Mariam dengan telur busuk yang sudah mereka siapkan.
Aksi kejar-kejaran pun terus berlangsung, baju Mariam sudah penuh dengan telur busuk yang bau, begitu juga Bima.
Mereka semakin terpojok dan berusaha bersembunyi di lorong Mall yang sepi di luar.
Bima menarik tubuh Mariam dan melindungi nya dengan tubuh nya sendiri.
Tubuh mereka terpaksa berdekatan meski tak bersentuhan dan itu membuat Mariam tak nyaman.
Sudah tak terdengar riuh dari orang yang mengejar mereka, seperti nya mereka kehabisan telur untuk melempari Mariam dan akhirnya mereka pun membubarkan diri.
Dengan canggung Mariam dan Bima keluar dari persembunyiannya mereka dan saling menjaga jarak satu sama lain.
Tak ada sepatah kata pun terucap untuk beberapa detik,sampai akhirnya mereka saling beradu pandang dan tertawa karena merasa hari ini begitu aneh.
Di tempat lain, Fatimah yang tengah menikmati konser Artis idola nya yang tengah bernyanyi diatas panggung,tanpa disangka tangan nya ditarik ke atas di ajak bernyanyi bareng oleh Arjuna Rain.
Bukan main girang nya hati Fatimah dan tanpa beban dia pun mengikuti saja ajakan idola nya, dengan cuek ia ikut bernyanyi di atas Panggung bersama Arjuna.
Terdengar suara riuh sorakan dari para Fans Arjuna yang cemburu kenapa bukan dirinya yang ditarik ke atas.
Hingga akhirnya Arjuna bersimpuh dihadapan Fatimah sambil menyodorkan bunga kepada Fatimah.
Semua penonton semakin riuh menyoraki Fatimah.
Fatimah mengambil rangkaian bunga itu dengan riang,malam ini ia merasa menjadi perempuan beruntung sedunia,dia pun turun dari panggung dengan hati yang berbunga bunga.
Tanpa disangkanya, bunga pemberian Arjuna itu ada yang merebut, dirinya dihimpit dan didorong kesana kemari, seperti nya mereka sengaja karena iri.
Fatimah di tarik menjauh dari keramaian oleh beberapa orang remaja seumuran nya.
"Lo jangan kecentilan,cantik nggak, penampilan juga kampungan,dan kenapa Lo tadi mau mau aja di tarik ke atas sama artis pujaan gue! seharusnya Lo nolak aja!dasar Norak!"
Rasyid yang kehilangan kakak nya,mencari kesana kemari sambil berlari ter engah engah.
Lima orang remaja tadi terus mengancam Fatimah dan menekan nya, mereka mem bully dan menyerang nya hingga Fatimah tak berkutik.
"Hey,,apa yang kalian lakukan?!"
Teriak seseorang dari belakang mereka.
"Arjuna Rain?!"Teriak Mereka terkejut melihat idola mereka sedang memergoki apa yang tengah mereka lakukan.
"Kalian tahu apa yang kalian lakukan itu melanggar hukum,aku bisa saja melaporkan kalian atas tindakan kekerasan!"Ancam Juna.
Dia menarik Fatimah yang penampilan nya sudah acak-acakan untuk mendekati ke samping nya.
"Ti ti dak kok kak!Kita nggak ngapa-ngapain, sumpah!"Jawab Perempuan yang berambut pirang, mereka begitu ketakutan.
"Aku tahu kalian adalah para Fans setia ku,tapi aku tidak suka jika kalian bertindak seperti ini kepada siapapun,dia hanyalah Fans seperti kalian dan apa salah dia sehingga kalian bertindak anarkis seperti tadi itu?! Jika kalian marah karena aku tarik dia ke atas panggung, seharusnya kalian marah kepada ku, bukan kepada dia!"
Arjuna sangat marah melihat Fatimah diperlakukan seperti itu.
"Maaf Kak!Kami khilaf,kami berjanji tidak akan mengulangi nya lagi!"Kata mereka sambil menunduk ketakutan.
"Ingat,ya ,aku punya bukti otentik atas tindakan kalian itu,minta maaf kepadanya atau aku akan melaporkan kalian kepada pihak yang berwajib!"Ancam Juna.
"Ja Jangan Kak!Kami benar benar mohon Maaf,Kak!Kami berjanji tidak akan mengulangi nya lagi kepada siapapun!"Kata mereka sambil bersimpuh dihadapan Fatimah.
"Baiklah sekali ini aku maafkan, jika aku lihat kalian berbuat macam macam lagi, aku tidak akan segan untuk menyebarkan Video kekerasan tadi!"Kata Fatimah.
"Iya,kak!kami Janji!"Jawab Mereka.
"Ya , sudah! ingat! jika ngefans kepada idola kalian itu boleh saja,dan Jangan berlebihan Sampai menyakiti orang lain seperti tadi, semua orang berhak menyukai Arjuna Rain, termasuk aku, bukan!?
Sekarang kalian segera pulang dan jangan kemana mana lagi! ingat langsung pulang ya!"Kata Mariam mengingat kan para remaja itu.
__ADS_1
"Iya,kak! terimakasih!"
Mereka pun membubarkan diri dan segera berlarian meninggalkan Arjuna dan Fatimah.
"Kamu tidak apa apa?! Maaf ya, gara gara aku, kamu jadi begini!"Kata Arjuna menyesal kan perbuatan mereka.
"Aku tidak apa apa kok! terimakasih ya, sudah menyelamatkan ku!"Kata Fatimah.
"Kakak!
Kakak kemana aja,aku nyari in Kakak kemana mana! Dari tadi Umi nelponin terus, nyuruh kita cepat pulang!"Teriak Rasyid yang muncul sambil terengah-engah.
"Maaf tadi kakak di kejar kejar Fans nya Arjuna Rain,gara gara tadi kakak naik panggung!"Kata Fatimah.
"Kak Arjuna!Wah! Rasyid minta tanda tangan nya dong!disini ya!"Rasyid ikut ikutan heboh saat melihat Sang idola ada di hadapan nya,ia menyodorkan pulpen dan meminta Juna untuk membubuhkan tandatangan di kaos yang ia pakai.
"Ya sudah, kalian mau pulang,Ayo Aku antar!"kata Juna sambil menuju ke arah mobil nya.
"Beneran kak?!"Rasyid terlihat antusias.
"Nggak usah Kak! kita naik taksi aja Syid!"
Tolak Fatimah malu.
"Gak apa apa,Ayo!"
Juna menarik tangan Rasyid untuk naik ke dalam mobilnya.
**
Sesampainya di rumah, didepan teras ternyata sudah ada Irsyad disana, dia seperti nya sudah menunggu lama,dan dia terlihat marah.
"Dari mana kamu!jam berapa ini?jam segini baru pulang!"Bentak Irsyad.
Fatimah melirik jam tangannya,dan memang sudah pukul 23.00.
"Maaf kak,tadi kak Fatimah diajak Rasyid nonton konser artis idola ku,maaf sudah membuat kakak khawatir!"
"Tadi aku sudah WA kakak,kok, untuk Izin, kakak gak buka hp?!"Jawab Fatimah.
"Ya tapi nggak sampai selarut ini!Apa pantas seorang perempuan berkeluyuran sampai tengah malam seperti ini!"Bentak Irsyad lagi.
"Syid,Kamu masuk duluan!"bisik Fatimah.
Rasyid pun masuk ke dalam rumah dengan ras bersalah.
"Nak, sebaiknya bicara nya di dalam ya,malu jika orang lain dengar!"Kata Umi Salamah yang baru keluar dari dalam rumah.
"Umi minta maaf,ya!tadi umi yang mengizinkan mereka keluar!tapi umi hanya kasih izin sampai jam 9 malam,dan kenapa Fatimah mengingkari janji,nak!"Tanya Umi Salamah kepada Putrinya.
"Konser nya baru mulai jam 9 Umi,maaf!"Fatimah terlihat ketakutan.
Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan rumah mereka,Mariam turun dari mobil dalam keadaan bau telur busuk dan pakaian nya kotor semua.
Bima ikut turun mengantarkan Mariam sampai ke depan rumah.
"Kamu kenapa Nak!?Kok semuanya kotor!?"Umi Salamah sangat terkejut melihat penampilan Puteri nya yang satu lagi.
"Maaf Umi,tadi kami sedang bekerja,dan tiba tiba kami di serang sekelompok remaja dan melempari kami dengan telur busuk!"Bima tang menjawab, sedang kan Mariam hanya tertunduk karena takut dan malu.
"Jadi begini ya, sebenarnya kelakuan kalian di luar?!"Irsyad yang tengah marah kepada Fatimah ditambah melihat Mariam yang pulang dalam keadaan seperti itu.
"Apa begini kalian diajarkan Agama?!"perkataan Irsyad semakin kemana mana,dan mulai menyinggung Umi Salamah.
"Apa maksud kamu berbicara seperti itu , Irsyad?!Kamu sudah merendahkan Ibu ku Karena melihat ku dalam kondisi seperti ini!?
Aku tidak melakukan apa apa,dan aku benar benar terkena musibah!Dan kamu tidak berhak berkata seperti tadi kepada keluarga ku!"Kata Mariam,dia terlihat sangat marah.
Irsyad terdiam menyesali kata kata nya tadi.
"Umi , Fatimah,masuk!dan kalian pergi lah dari sini,dan kau jangan pernah kembali sebelum kau merenungi apa yang sudah kamu Katakan tadi dan meminta maaflah kepada umi kami!"Tegas Mariam sambil menunjuk ke arah Irsyad.
**
__ADS_1
Next..