
"Siapa Rey?!"Tanya Seseorang yang muncul dari ruangan lain.
"Fatimah?!"
Ternyata Fatimah di wawancara untuk menjadi Asisten pribadi seorang Arjuna Rain.
"Kok kamu bisa ada disini?!"Tanya Fatimah keheranan.
Kenapa Arjuna bisa ada di tempat ia wawancara.
"Ya karena kami sedang mencari Assisten pribadi untuk Arjuna!"Kata Rei,
dia adalah Manager Arjuna,dan dia tahu kalau Fatimah adalah adik iparnya Bima.
"Ya sudah,kalau kamu bersedia gak usah pake wawancara wawancara segala, langsung aja kamu kerja jadi Assisten Aku,mau gak?!"
Tanya Arjuna.
"Eh eh eh,dia ahli gak!?Gue gak mau ya,kalau malah jadi ngeribetin!"Kata Rei meragukan kemampuan Fatimah.
"Udah Lo tenang aja,dia pengalaman Kok,dia pernah kerja di satu perusahaan sebagai sekertaris,iya kan Fat?!"
Tanya Arjuna ingin lebih meyakinkan Manager nya.
"oh,I iya!"Jawab Fatimah agak gugup,dia diantara kaget dan senang,bisa menjadi Assisten artis idola nya.
"Ya udah terserah Lo deh! Gue gak mau ikut campur,Ya udah sekarang Lo siap siap deh sekarang, nanti malam Lo harus tampil di acara pembukaan sebuah perusahaan!"Kata Rei.
"Dan Kamu, persiapan kan segala kebutuhan dia buat Show nanti!"Kata Rei memberi arahan kepada Fatimah.
"Baik Kak!"Jawab Fatimah.
Arjuna terlihat senang dan bersemangat setelah Fatimah menjadi Asisten nya kini.
Biarpun kini Fatimah seorang janda, tapi Arjuna masih tetap berharap Fatimah berada disisinya dan rasa itu tetap sama,dia tetap menjadi bidadari dalam hatinya, meskipun banyak wanita cantik di sekeliling nya, Fatimah tetap mencuri isi pikiran nya bahkan sampai beredar rumor bahwa Arjuna seorang Gay.
***
"Sayang kamu terlihat sangat cantik malam ini!Kita gak jadi pergi deh!takut kamu banyak yang naksir nanti!"Kata Bima sambil mengecup pucuk kepala Istrinya.
"Ya udah,kalo gitu aku gak usah ikut saja, Ya?!gak apa apa kok,kamu berangkat sama Rio saja!"
Jawab Mariam yang masih duduk di depan cermin meja riasnya.
"Tapi Aku ingin pamer kepada para relasi ku, kalau Aku punya istri yang cantik banget!"Kata Bima sambil memeluk Mariam manja.
"Kalau begitu,ayo berangkat sekarang, nanti kita terlambat, Sayang!"Mariam bangkit dari duduknya dan mengambil tas miliknya.
Bima mengangguk lalu mereka pun berangkat.
Mereka pergi ke acara pembukaan perusahaan cabang milik salah seorang rekan bisnis Bima.
__ADS_1
Acara sangat meriah karena banyak sekali Artis terkenal yang di sebagai pengisi acara.
Bima dan Mariam disambut hangat oleh tuan rumah, kebanyakan dari mereka menanyakan apakah Mariam sudah hamil,dan memang belum ada tanda tanda kehamilan dalam diri Mariam, tapi Bima tidak peduli,dia hanya ingin Mariam tetap disisinya.
Mariam menangkap sesosok yang seperti nya ia kenal di stand makanan dan minuman.
Mariam meminta izin kepada Suaminya untuk mengambil minum, Bima yang masih sibuk bercengkrama dengan para rekan bisnisnya hanya mengangguk dan mengucapkan hati hati.
"Fatimah?!sedang apa kamu disini?!"Tanya Mariam yang melihat Fatimah sedang mengambil tiga gelas Jus Mangga.
"Teh Iyam?!Teteh juga disini?!"Fatimah malah balik bertanya.
"Iya,Teteh kan datang sama A Bima, kamu datang sama siapa!?"Tanya Mariam heran, kenapa Fatimah bisa ada di acara seperti itu.
padahal seingat nya dia masih sedih karena berpisah dengan Irsyad, apakah dia sudah move on?pikir Mariam.
"Ah,aku,emh,aku datang sama dia Kak,Aku kerja jadi Assisten nya sejak hari ini,,"Jawab Fatimah terlihat malu malu sambil menunjuk ke arah Arjuna yang berada di ruang tunggu.
"Kok bisa?!"Mariam terlihat terkejut.
"Nanti aku ceritain deh, sekarang aku harus nganterin dulu minuman ini kepada bos ku, sampai nanti ya,Teh!"Fatimah terburu buru meninggalkan Kakaknya karena harus mengurus Arjuna.
Mariam Kembali menghampiri Suaminya sambil membawa segelas jus apel untuk Bima.
Dia tidak memberitahu kan tentang Fatimah dan Arjuna kepada Bima,dia pikir nanti juga dia tahu sendiri.
Tak berapa lama Arjuna pun naik panggung,dia membawa beberapa lagu andalan nya dan dia begitu di elu elu kan karena ternyata begitu banyak penggemar.
Mariam yang baru dari toilet merasa tertarik ingin mengetahui apa yang sedang terjadi.
"Lo itu sebenarnya becus gak sih kerja!gue heran deh kenapa Artis sekelas Arjuna bisa memperkerjakan Assisten bodoh kaya Lo!Baju Gue ini mahal dan Lo gak bakal bisa ganti seumur hidup Lo!"Ternyata Sofi sedang memarahi Fatimah karena Sofi menyenggol Jus mangga yang disimpan Fatimah dan mengenai bajunya.
"Maaf kak,aku sudah menyimpan di tempat yang benar,Kakak sendiri yang menyenggol nya!"Fatimah membela diri.
"Lo berani sama Gue! pokoknya Gue akan bilang sama Arjuna buat pecat Lo sekarang juga!"Teriak Sofi.
"Sof,udah Sof!ini acara orang lain,kita bisa di tuntut karena sudah bikin kericuhan!" Bisik Manager sofi,dia merasa malu dengan kelakuan Sofi yang semakin hari semakin tidak terkendali.
"Sofi?! kenapa dia memarahi Fatimah?!"Gumam Mariam,dia semakin mendekat hendak menghampiri mereka.
Dengan sengaja Sofi menumpah kan sisa jus mangga ke baju Fatimah,hmenumpahjjjatu gelas penuh dan mengotori kerudunokig Fatjimah bagian depan nya cukup banyak.
"Rasain Lo!"Kata Sofi ingin puas.
Mariam ingin menolong adiknya, namun tiba tiba Arjuna datang dan mendorong tubuh Sofi.
"Jangan ganggu dia!Atau Lo akan berurusan sama Gue!"Arjuna menatap tajam Sofi,dia begitu marah karena dia sudah mengganggu Fatimah.
"Ini uang ganti rugi buat baju Lo yang kurang bahan itu!"Arjuna melempar uang ke hadapan Sofi, lalu ia menarik tangan Fatimah dan mereka pun pergi dari acara tersebut.
Kamera mengarah kepada mereka dan langsung saja menjadi trending topik di beberapa berita selebritis.
__ADS_1
Bima terlihat tidak suka setelah tahu Fatimah bekerja untuk Arjuna,dia tahu kelakuan adiknya yang masih sangat labil dan dia tak ingin Arjuna sampai menyakiti Fatimah yang baru saja sembuh dari lukanya.
Berita tersebut langsung menyebar,
disebutkan jika Arjuna sang Bintang terkenal membela Asisten nya saat sedang bertengkar dengan Sofi,artis yang sudah redup popularitas nya dan dia sengaja ingin mencari sensasi lewat Arjuna agar nyamanya kembali naik.
**
"Lo tuh apa apa an sih,Jun! Kenapa Fatimah bisa jadi Assisten Lo!Gue gak suka ya!Lo tau kan dia baru saja sembuh dari lukanya karena Irsyad!"
Bima langsung memarahi Adiknya begitu sampai di Apartemen milik Arjuna,dia sengaja menemuinya disana.
"Gue tahu!Ya terus apa hubungannya sama gue!dia datang buat wawancara, terus gue rasa dia mampu,ya sudah!Malah bagus kan dia ada kegiatan dari pada kepikiran terus masalah nya!"
Jawab Arjuna .
"Gue tahu kelakuan Lo,dan Gue tahu Lo ada rasa kepada Fatimah,berani Lo macam macam sama dia,Lo bukan adik Gue lagi!Jauhi dia Arjuna!"Kata Bima,dia langsung pergi,begitu ia puas memarahi adiknya.
Arjuna tidak peduli dengan apa yang dikatakan Kakak nya,lama dia menunggu bisa dekat dengan Bidadari nya,dan ia tidak ingin Fatimah kembali hilang dari genggaman nya.
Tak lama tersiar kabar,Sofi di tangkap polisi Akibat kasus narkoba,dia di gerebek di kediaman nya dan polisi mendapati dia sebagai pemakai sabu sabu ,dan ternyata dia sudah menjadi pemakai sejak ia masuk dunia entertainment.
***
"Bim,kapan sih Papah bisa menimang Cucu!?Kamu dan Mariam sengaja ya menunda kehamilan?"Kata Tuan Danu ketika Bima dan Mariam berkunjung ke rumah orang tua nya.
"Gak Kok Pah,Allah belum kasih aja,Tapi Bima dan Mariam nyantai aja,se di kasih nya aja!nanti juga kalau Allah berkehendak,Kita pasti akan kasih Cucu buat Papah dan Mamah,sabar Ya, Mah,Pah!"Jawab Bima meyakinkan orang tua nya.
"Kalian periksa dong ke dokter,Mariam kan dulu pernah hamil,tapi itu hasil bayi tabung, kali aja ada yang bermasalah,kalian harus segera konsultasikan semuanya kepada dokter ahli!"Kata Nyonya Liana.
"Mamah kok ngomong nya gitu sih! kenapa harus mengungkit masa lalu,Kalau setiap ketemu kalian terus saja membahas tentang kehamilan,lebih baik aku gak akan pernah kesini lagi, tolong jaga perasaan Mariam dong,Mah, Pah!Aku gak pernah masalah meskipun kita tidak dikaruniai anak oleh Allah!"Bima terlihat marah,dia langsung berdiri dan hendak pergi dari kediaman orang tua nya.
"Sayang!Kamu Gak boleh seperti itu! Wajar dong jika mereka ingin segera menimang cucu! Kamu gak boleh membentak mereka seperti itu!"Mariam mengingat kan suami nya.
"Kamu butuh penerus Bima, jadi wajar jika Mamah dan Papah terus bertanya!"Nyonya Liana masih keukeuh dengan pendirian nya
"Ya terus harus gimana lagi!Kita menikah belum juga satu tahun,jadi Sabar saja dong kalian!Ayo Sayang kita pulang!"Bima benar kesal,dia menggenggam tangan Mariam dan mengajak nya segera pergi.
"Bim,Maafkan Mamah dan Papah,Kamu jangan marah ya!"Akhirnya Nyonya Liana mengalah,dia sadar Bima tidak suka di tekan seperti itu,dan dia tak ingin Bima membenci dirinya.
Biam terlanjur marah,dia tidak menggubris Nyonya Liana dan tetap pergi tanpa menerus kan acara makan malam keluarga nya.
"Mah , Pah,maafkan mas Bima ya, Mariam pulang dulu ya?!"Mariam pamit sambil mencium kecua tangan mereka.
**
"Sayang,Kamu gak perlu semarah itu,aku gak apa apa kok!"Kata Mariam di dalam mobil
"Aku gak suka kamu diperlakukan seperti itu, Sayang!Tak boleh ada seorang pun yang berani menyakiti mu, siapa pun itu!"Kata Bima sambil mengelus pipi Mariam.
bersambung,,,
__ADS_1