MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~

MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~
jealous


__ADS_3

"Saya akan segera mengundurkan diri,Mbak!"


kata Sahrul dengan menundukan wajahnya,ia tak berani menatap Mariam sedikit pun.


"Tak perlu seperti itu Rul,aku sangat mengerti keadaan mu,, perusahaan sangat membutuhkan karyawan seperti mu!"Jawab Mariam.


"Tapi sara benar benar menyesal Mbak,saya malu tiap mengingat apa yang sudah saya lakukan sama Mbak,Saya benar benar minta maaf!"Sahrul sampai bersimpuh di hadapan Mariam.


"Rul! jangan begini Rul! bagaimana kalau ada orang yang lihat, mereka akan berpikir macam macam!Kamu tidak usah khawatir,aku sudah memaafkan mu,Kok!Aku yakin kamu bukan orang jahat, setiap manusia pernah punya khilaf dan salah Rul!Jadi lupakan saja kejadian kemarin dan bekerja lah seperti biasanya! sampai salam ku kepada Umi kami dan Nuraeni, Oke!"


Kata Mariam sambil celingukan, takut ada yang melihat mereka disitu.


"Makasih banyak Mbak!Saya doakan semoga Mbak segera mendapatkan kebahagiaan didunia dan Akhirat!"Kata Sahrul dengan tulus.


"Amiin, terimakasih Doanya Rul,Mbak juga doakan semoga kamu segera mendapatkan jodoh terbaik dari Allah, kuncinya adalah,jika kamu ingin mendapatkan jodoh yang baik maka kamu harus menjadi baik terlebih dahulu!Aku masuk dulu ya, kamu semangat kerjanya demi Umi kamu dan Nur!"Kata Mariam memberii motivasi, kemudahan ia pun segera masuk lagi ke kantor,takut Bos nya membutuhkan nya.


Tanpa mereka sadari sepasang mata


memperhatikan Mariam dan Sahrul yang menurut nya gerak gerik nya sangat mencurigakan,mulut ember nya segera menyebarkan gosip murahan bahwa antara Mariam dan Sahrul ternyata punya hubungan spesial.


Adalah Dian, seorang Office girl yang sudah lama naksir sama Sahrul.


Gadis 20 tahun yang energik itu tak sengaja menangkap sosok Sahrul yang sedang berjalan menuju parkiran,Dian yang sedang berusaha melakukan pendekatan sengaja mengikuti Sahrul ingin sekedar mengucapkan selamat pagi dan ingin berbagi bekal yang sengaja sudah dia siapkan dari rumah.


Namun segera langkah kakinya terhenti setelah melihat sosok lain yang berdiri agak jauh dari Sahrul, ternyata itu adalah Mariam,yang ia ketahui dia adalah Sekertaris baru dari CEO yang baru yang sedang hangat hangat nya menjadi pergunjingan seantero perusahaan itu.


Tak Jelas apa yang sedang mereka bincangkan,tapi Dian cukup terkejut ketika melihat Sahrul bersimpuh dihadapan Mariam,dan mereka terlihat sudah saling mengenal cukup lama.


Dian yang sedang dibakar api cemburu, berpikiran macam-macam dan langsung menyimpulkan bahwa mereka ada Affair di kantor.


Dengan bekal Video yang sudah dia ambil tadi,Dian segera bergosip dengan teman teman sesama OB dan langsung menyebar keseluruhan penjuru perusahaan.


Mariam yang sedang berlenggang berjalan menuju ruangan Bima merasa dirinya diperhatikan oleh semua karyawan dan mereka terlihat berbisik bisik membicarakan dirinya.


Mariam berusaha tetap tenang dan tidak memperdulikan semua itu, hingga ia masuk ke ruangan Bima yang terlihat sedang Fokus membaca dokumen penting proyek barunya.


"Kamu ada hubungan apa sama Sahrul?!"


Tiba tiba saja dia bertanya demikian dengan wajah nya yang dingin,dia terlihat memendam kemarahan dan kecemburuan.


"Maksudnya ?!"Mariam benar benar tidak mengerti arah pertanyaan Bima.


"Katakan yang sejujurnya,atau aku akan pecat dia!"Tegas Bima.


Mariam terdiam,baru kali ini ia melihat Bima menahan marah kepada nya.


"Aku tidak ada hubungan apa apa dengan Sahrul, terserah mau percaya atau tidak!"


Jawab Mariam, bersikukuh menutupi semuanya,ia tidak ingin Bima tahu jika Sahrul terlibat masalah dengan nya kemarin.


"Apa maksudnya ini?!"

__ADS_1


Tanya Bima lagi sambil menunjukkan CCTV yang menunjukkan dirinya dan Sahrul yang sedang mengobrol tadi di parkiran, begitu cepat menyebar.


"Itu memang bukan urusan ku, Tapi ini adalah perusahaan,akan banyak mata yang mengintai dan bibir yang bergosip, aku yakin kamu tidak akan suka diperlakukan seperti itu,jadi sebaiknya kamu bisa menjaga diri agar tidak memicu menjadi bahan pergunjingan mereka."


Sebenarnya Bima bukan hanya memberi saran tetapi dia juga cemburu melihat kedekatan Mariam dan Sahrul.


"Saya tahu batas bagaimana saya dan lawan jenis harus berinteraksi,saya dan Sahrul hanya sedikit ada urusan dan itu sudah selesai,jadi Anda tidak perlu khawatir,ke depan nya tidak akan ada lagi kejadian seperti itu!"jawab Mariam menegaskan tanpa membuka cerita.


"Baiklah,aku percaya kok sama Kamu!Ya, sudah lanjut kan pekerjaan mu dan jangan terlalu lelah,Ya?!Aku tak mau kamu terus bolos kerja Karen kecapean, Pekerjaan ku terasa ribet kalau gak ada kamu!"


Kata Bima, wajahnya yang tadi nya kaku kini sedikit memudar dan senyuman nya yang hangat Kembali muncul untuk Mariam.


Dia begitu baik memperlakukan Mariam,tapi tetap profesional dalam pekerjaan mereka.


Hari ini Bima ada kunjungan kerja di stasiun Televisi swasta miliknya.


Ada beberapa acara baru dan tentunya harus ia tinjau dan segala sesuatu yang menyangkut bisnis di dalam nya,Bima harus terjun langsung agar perusahaan nya di bidang entertainment maju pesat.


Bima disambut baik oleh para petinggi di stasiun Televisi tersebut,tentu saja demikian,dia adalah pemilik langsung dan mereka harus memperlakukan Bima jauh lebih hormat dibandingkan ketika ia menjadi selebriti terkenal dulu.


Sebagai sekertaris tentu saja Mariam terus mengikuti Bima kemanapun ia pergi.


Begitupula haru ini.


Setelah rapat selesai,Bima masih harus meninjau langsung acara baru yang akan segera tayang.


Namanya juga di stasiun Televisi, pasti banyak artis artis yang berkeliaran disana.


Dia langsung memeluk Bima dan mencium pipi kanan kirinya.


"Hai,Stell! Biasa lah aku sibuk sekarang!"


Jawab Bima dengan dingin.


Dia agak sedikit risih bersentuhan dengan lawan jenis sekarang.


"Ayolah! Kapan kita bisa kayak dulu lagi!Aku kangen banget sama kamu,malam ini aku ke apartemen kamu ya!"Rayu Artis yang bernama Stella itu.


Dia bergelayut manja menarik Bima ke ruang makeup pribadi nya.


Tentu saja Mariam tidak ikut masuk,ia tidak ingin melihat adegan menjijikkan yang akan merusak penglihatan nya itu.


"Sorry stell, sekarang gue gak bisa, Sorry ya gue sibuk banget!"


Bima segera melepaskan diri dari cengkeraman wanita seksi yang memakai baju kurang bahan itu, seperti biasa Stella yang sudah terlanjur memiliki image artis seksi yang selalu memakai rok mini dan baju yang selalu terlihat pusar dan belahan payudara yang selalu terlihat dan dia suka sekali memperlihatkan benjolan payudara nya yang besar akibat suntikan silikon yang s


ia jalani.


Sadar Bima sedang ada dalam situasi yang yang tidak ia inginkan, sebagai sekertaris, Mariam harus segera cepat bertindak.


"Permisi Pak!Bapak harus segera menemui klien saat ini juga, mereka sudah menunggu kita dari tadi!"Mariam menerobos masuk ke ruang makeup dan menarik tangan Bima sampai tubuh Stella limbung dan hampir terjatuh.

__ADS_1


"Ehh kurang ajar banget ya ,kamu!"Teriak Stella sambil mengejar Mariam dan menariknya lalu menghempaskan tubuh Mariam ke tembok.


"Lo siapa hah , berani sama gue!Gue dan Bima itu dulu sempat dekat,jadi Lo jangan coba coba buat halang halangin hubungan gue sama Bima!"Teriak Stella yang memang terkenal tempramen.


"Tapi itu dulu,kan! sekarang nggak!Pak Bima tidak akan lagi berhubungan dengan wanita genit seperti kamu!"Balas Mariam.


Stella semakin meradang,,


"Dasar sekertaris kurang ajar!"


Stella berniat menampar Mariam,namun tangan Mariam segera menangkap tangan Stella,dengan berani ia menjambak rambut Stella dan membentak nya.


"Aku tidak suka tubuh Tuanku dikotori oleh tangan mu itu,Nona Stella!Dia tidak suka kepada mu,jadi jangan rendahkan dirimu dengan merayu nya seperti itu, kamu hanya akan terlihat murahan di matanya!"


Entah dari mana ia mendapatkan keberanian seperti itu,dia hanya tidak suka Bima dekat dengan perempuan lain kini,apa ia cemburu?


Ah tidak tidak !Dia hanya berusaha melindungi Majikan nya dari gangguan wanita wanita penggoda!


Batin Mariam sambil menggelengkan kepalanya.


Bukannya marah,Bima malah tersenyum senang melihat tindakan Mariam yang terlihat over protective seperti itu,dia senang, ternyata Mariam juga menyukai nya, seperti nya begitu.


Asisten Stella datang melerai mereka.


beberapa orang Crew berdatangan menanyakan apa yang terjadi,Bima berusaha menjelaskan,dan mereka meminta maaf atas ketidak nyamanan Bima dan mereka segera memperingatkan Stella agar tidak mengulangi lagi perbuatannya seperti itu.


Stella terlihat geram dan sangat marah kepada Mariam, menurut nya, sebagai sekertaris Mariam sudah bertindak terlalu jauh,ditambah lagi ia tidak terima diperlakukan seperti itu,dia adalah seorang artis terkenal,cantik dan seksi, sedang kan Mariam apa?!dia berani memperlakukan nya seperti itu,


'lihat saja nanti! tunggu pembalasan ku!'


gumam Stella.


Jari nya yang jahat segera memposting dirinya yang berantakan,dengan sedikit di lebih lebihkan ia menulis bahwa dirinya sudah menjadi korban kekerasan Fisik yang dilakukan oleh sekertaris pribadi Bima yang tiba tiba saja menyerang nya tanpa sebab.


Bagitu ia tulis di akun media sosial nya dengan ditambahi foto dirinya yang acak acakan dan terlihat ada goresan luka yang sengaja ia buat di bagian mulut mulut nya.


Tak lupa ia membubuhkan Foto Mariam yang bercadar yang terlihat berjalan di belakang Bima.


Dengan cepat postingan itu menyebar dan mendapatkan respon dari para netizen,semua Fans Stella menghujat Mariam dan mengutuk keras perbuatan yang dilakukan Mariam Kepada idola mereka itu.


Fans fanatik Stella segera mengincar dan mencari Mariam karena dorongan dari Stella Lewat medsos miliknya.


Kini Mariam ada dalam bahaya.


***


Bagaimana kelanjutan kisah Mariam dan lika liku kehidupan nya,,??


terus ikuti karya ku ya..


dan dukung terus dengan memberi like, komentar dan Vote.

__ADS_1


Tqyu All🥰🥰


__ADS_2