MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~

MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~
Tom and Jerry


__ADS_3

"Wah selamat ya,Bang!Satria mau punya dede lagi!"


Kata Juna begitu ia mengantarkan Satria pulang.


"Iya Alhamdulillah,Allah kasih kita rezeki lagi! bagaimana pertemuan dengan investor tadi, lancar,Jun!?"Bima balik bertanya.


"Alhamdulillah lancar,tapi meren mau atur ulang jadwal, mereka tetap ingin bertemu langsung dengan Bang Bima!"


"Gak masalah! Suruh Roy jadwal kan ulang!tentu saja mereka ingin langsung bertemu dengan ku, karena dari awal proyek ini Abang yang pegang!Bibah gimana,katanya dia mulai kerja magang di perusahaan kita,ya?!"Tanya Bima menanyakan tentang adik iparnya.


"Iya ,tadi aku ketemu dia dikantor! tentang Bibah aku gak ikut campur Bang,itu sudah sepenuhnya menjadi urusan Roy! lagipula dia gak ingin semua orang di perusahaan tahu kalau dia adalah adik ipar kita!"Jawab Juna,dia tidak menjelaskannya jika Bibah di tempat kan sebagai OB oleh Roy.


Bima hanya manggut-manggut tanda mengerti.


"Sayang! jangan biarkan Bibah ngekost kost segala, Aku khawatir dia kenapa kenapa, kayak yang jauh dari keluarga aja!"Kata Bima.


"Iya ,Aku juga gak setuju Sayang!dia nya aja yang susah di bilangin nya!"Jawab Mariam sambil lemes,hamil kali ini sungguh menyiksa nya,dia gak henti henti nya mual dan muntah, membuat Bima sangat khawatir.


Sejak Mariam hamil lagi,Bu Liana dan Fatimah setiap hari datang ke rumahnya untuk membantu menjaga Satria.


Karena Bima tidak bisa setiap hari bolos ke kantor, karena sedang banyak sekali proyek yang harus ditangani.


Sedangkan Satria butuh perhatian ekstra sejak Ibunya hamil lagi.


"Roy, seperti nya kamu butuh Assisten untuk membantu mengurus jadwal ku!"Kata Bima disela sela pekerjaan mereka.


"Iya Roy! Lo kan udah ribet banget ngurusin kita berdua juga perusahaan yang setiap harinya semakin sibuk aja!"Tambah Juna.


"Ya makanya Lo berdua mandiri dong!jangan nyusahin Gue terus, atau cari sekertaris masing masing!biar kerjaan Gue gak ribet!"Kata Roy.


"Berani bener Lo sama Kita!Disini sebenarnya siapa sih Bos nya!?"Gerutu Juna di iringi tawa mereka bertiga.


"Gue rasa Bibah cocok jadi sekertaris Lo! kalian terlihat akur banget!"Sindir Juna, yang kejadian sebenarnya adalah terbalik.


Bibah dan Roy sehari hari nya seperti Tom and Jerry,setiap mereka bertemu selalu saja ribut, entah apa yang mereka ributkan,ada aja bahan untuk mereka saling beradu mulut dengan sengitnya.


"Ogah banget!jika dia jadi Asisten ku,adik ipar kalian itu bukannya membantu kerjaan Gue!malah bikin tambah pusing kepala Gue!"


"Aku rasa Juna benar!Angkat Bibah jadi Assisten Kamu Roy!kita lihat sampai mana kemampuan nya!"Perintah SANG CEO tidak dapat diganggu gugat lagi.

__ADS_1


Juna tertawa sampai keleyengan melihat wajah Roy yang menahan kekesalan nya,tapi dia tidak dapat menolak perintah Bima.


Keputusan Bima mengangkat Bibah menjadi Asisten Roy untuk membantu mengurus jadwal dirinya dan Juna bukan tanpa alasan,dia melihat pekerjaan Bibah bagus dan cekatan,dia rajin dan pintar.


"Bibah!!Kamu bisa cepet gak sih jalan nya!lelet banget! kita harus cepat sampai sebelum para peserta rapat sampai! kita harus mempersiapkan dulu semua keperluan rapat!gini nih kalau memperkerjakan orang yang gak kompeten!bukannya membantu malah bikin tambah ribet!"Gerutu Roy sambil berjalan cepat, mereka akan mengadakan rapat di sebuah hotel berbintang dan sebagai Tuan rumah Roy harus mempersiapkan segalanya dibantu Bibah.


"Iya!iya!ini juga udah cepet! bawel banget sih!"


Bantah Bibah sambil mengikuti langkah Roy dengan berlari lari.


"Semua berjalan lancar!Aku terimakasih banget karena kalian sudah persiapkan semua nya dengan sangat sempurna!Aku pastikan kalian akan mendapatkan bonus!"Puji Bima sambil mengacungkan jempolnya ke arah Roy dan Bibah.


Mereka mampu menyiapkan rapat dadakan yang diikuti oleh para investor dari dalam dan luar negeri,dan hasilnya sangat memuaskan.


Karena besok akan banyak sekali pekerjaan di luar kota,Roy dan Bibah harus lembur untuk mempersiapkan segala keperluan Bos mereka.


Malam sudah semakin larut.


Hari ini Bibah tidak membawa kendaraan motor nya karena sedang di servis.


Dia menunggu taksi yang lewat,namun sayangnya tidak ada satu pun yang berhenti.


Karena kost an nya tidak terlalu jauh,dia akhirnya memutuskan untuk jalan kaki saja sambil menunggu taksi yang lewat.


"Hai Nona manis! sendirian aja nih!Ayo Abang antar!"Goda segerombolan pemuda yang sedang nongkrong di pinggir jalan, seperti nya mereka adalah anggota geng motor yang sedang melakukan balapan liar.


Mereka mengikuti Bibah dari belakang dengan mengendarai motor mereka.


"Aduh sombong banget sih,Neng Cantik! boleh kenalan dong!"Kata yang lain sambil menarik narik tangan Bibah.


"Lepasin gak!pergi kalian, jangan ganggu Aku!"


Teriak Bibah sambil menepiskan tangan mereka.


"Hahaha! galak amat sih! tambah penasaran aja deh!"


"Seret dia ke markas kita!Aku ingin bermain-main dengan nya dulu! setelah itu baru kalian boleh mencicipi nya!"Teriak salah satu dari mereka yang memakai motor paling bagus.


"Beres Bos! Ayo ikut Aku!

__ADS_1


Dan mereka pun ramai ramai menyeret Bibah untuk masuk ke dalam sebuah gedung tak terpakai tak jauh dari tempat mereka nongkrong.


"Lepaskan aku! lepaskan aku! Tolong! tolong!"


Teriak Bibah,Dia mencoba meminta pertolongan, namun tak ada seorang pun yang lewat, padahal ini belum tengah malam.


Bibah melawan sebisa mungkin, dengan berbekal ilmu bela diri yang ia pelajari semasa di pesantren dulu,dia berusaha membela diri dengan melawan mereka.


Namun mereka yang berjumlah cukup banyak bukan lah tandingan Bibah.


"Ya Allah tolong Bibah! Jangan biarkan Bibah dilecehkan oleh mereka!Bibah janji jika enkau mengirimkan seorang laki laki untuk menolong Bibah, Bibah akan jadikan dia Calon Suami,jika engkau kirimkan seorang wanita,maka segala permintaan nya akan aku kabulkan!Tolong ya Allah!La haula wala quwwata ila Billah!"


Batin Bibah,dia yang hampir putus asa berdoa dalam kepanikan nya.


Mereka semakin senang dengan perlawanan Bibah dan semakin bernafsu untuk menggoda nya.


Dan tiba-tiba,


Sebuah Motor gede melintas ke tempat tersebut dan memperlambat lajunya karena melihat segerombolan geng motor yang sedang mengerubungi seorang gadis.


Sontak motor tersebut menepi dan berniat untuk membubarkan aksi bejad mereka.


"Brem brem brem!"


Dia menjalankan motor nya ke trotoar dimana para pemuda itu sedang mencoba melecehkan Bibah.


Mereka pun berhamburan menjauh karena hampir ditabrak motor Pria misterius tersebut.


"Kurang ajar!Siapa Lo berani beraninya ganggu kita!Turun Lo dan hadapi kita kalau berani!"


Teriak ketua Geng Motor itu sambil menghampiri Pria tersebut di ikuti yang lainnya.


Pria tersebut pun mematikan motor nya lalu turun dan bersiap melawan.


Bibah yang dari tadi sudah ketakutan mundur dan berlindung di belakang tubuh Pria tersebut sambil memegangi tas di dadanya,dia menyeka air mata nya dan bersiap untuk membantu melawan para anggota Geng motor itu bersama Pria yang menjadi pahlawan nya.


"Ya Allah , Terimakasih karena sudah mengabulkan doaku dan mengirim kan pertolongan untuk Hamba,Ya Robb!


Ucap Bibah sambil menatap pria misterius itu yang masih memakai helm nya.

__ADS_1


__ADS_2