MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~

MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~
Hanya aku tempat mu kembali


__ADS_3

"Calon Istri?!"


Kata kedua orang tua Keenan berbarengan, mereka benar benar terkejut dengan apa yang dikatakan Hanna.


"Iya Om, Tante! Lho kamu belum bilang Sayang?"


Hanna melirik ke arah Keenan yang kebingungan.


"Om, Tante!Aku tuh sengaja datang ke Indonesia itu karena kita berencana untuk segera menikah! Aku pikir kalian sudah tahu?kamu tuh gimana sih Sayang!Kamu belum minta izin sama Om sama Tante?!"


Mariam hanya melongo ikut terkejut,ia berharap ini hanya akal akalan Hanna saja saking cintanya kepada Keenan.


"Han,apa maksudnya ini?! pernikahan apa?Aku tak sekalipun berniat menikah dengan kamu,Aku sudah memiliki wanita yang Aku cintai!"Keenan segera memotong pembicaraan Hanna yang semakin melantur.


"Lho apa kamu sudah lupa?!atau pura pura lupa?! Ketika Papah ku meninggal kalian berjanji untuk menjaga ku selama nya!Aku bahkan sudah memberikan saham milik ku untuk menyelamatkan perusahaan Om Kim, dalam perjanjian tertulis yang ditandatangani Om Kim sendiri, kalian berjanji akan mengabulkan apapun keinginan ku,dan keinginan ku adalah menikah dengan Keenan!"


Kata Hanna penuh percaya diri.


"Perjanjian?! perjanjian apa,Pah,kok aku gak pernah tahu?!"Keenan berbalik bertanya kepada Papahnya, suasana semakin tegang, Mariam mundur beberapa langkah,dia berniat untuk pergi dari rumah orang tua Keenan.


Tuan Kim terlihat berpikir keras, lalu ia berlalu menuju ruang kerja nya,tak berapa lama ia pun kembali dengan membawa sebuah dokumen.


Ia pun membuka dokumen tersebut kemudian membacanya,


"Disini tidak tertulis secara langsung jika kalian harus menikah,tapi memang benar disini tertulis jika keluarga kita harus menjaga Hanna selama dia hidup dan mengabulkan apapun keinginan nya,Aku tidak pernah berpikir jika akhirnya kalian harus menikah,Aku sudah menganggap Hanna sebagai putri kandung ku sendiri,tapi jika kalian saling mencintai, tentu aku akan merestui kalian dengan syarat kalian harus satu iman!"Ucap Tuan Kim,dia berusaha tidak berpihak kepada siapapun, lagipula Hanna dan Keenan tidak seiman,jadi tidak mungkin terjadi pernikahan.

__ADS_1


"Tapi Aku mencintai wanita lain Pah,dan itu adalah Mariam!"Tegas Keenan sambil menatap penuh rasa khawatir ke arah Mariam yang masih berdiri di tempatnya dari tadi.


"Tapi kamu harus menikah dengan ku Ken, atau semua aset dan perusahaan kalian akan Aku tarik! kamu pikir dia mau menikah dengan mu jika kamu jatuh miskin! Hanya aku yang akan ada untuk mu saat kamu kesulitan Ken!"Sanggah Hanna sambil menunjuk ke arah Mariam.


"Kenapa tidak?! Kamu pikir harta bisa menyelesaikan segala nya!?apa sebagai seorang perempuan kamu tidak memiliki harga diri?!Apa kamu yakin akan bahagia jika menikah dengan Keenan, Meski dia tidak mencintai mu sama sekali!"


Sungguh tidak terduga Mariam akan menjawab Hanna dengan begitu berani, seperti nya dia tidak akan mundur semudah itu.


"Apa?!Cinta?!Haha! Zaman sekarang uang adalah segalanya,kamu pikir Keenan rela kehilangan uang nya hanya karena wanita seperti kamu?!No!Aku lebih mengenal dia dibanding kamu,dia Pria ambisius dan dia tak bisa akan bisa hidup tanpa uang!iya kan Sayang?"Kata Hanna sambil menggantung tangannya di leher Keenan.


Keenan segera menepis nya lalu menjauh dari Hanna.


"Aku yang sekarang bukan aku yang dulu Han!Aku benar benar minta maaf jika akhirnya aku tidak bisa membalas cinta mu itu, aku yakin kamu akan mendapatkan pria yang lebih baik dari ku,jika kamu merasa rugi pernah menyokong keluarga ku,kamu boleh ambil apa yang ingin kamu ambil, lagipula menurut ku, itu hanya bentuk kerjasama diantara kedua belah pihak,kami berusaha mengelola keuangan mu dengan dijadikan modal usaha dan itu murni bentuk kerjasama profesional,uangmu semakin bertambah dan tidak ada pihak yang dirugikan, jadi Aku rasa tidak adil jika kamu menuntut ku dalam bentuk lain untuk dijadikan bahan keuntungan yang sepihak, sekarang ambil saja semua,biar aku mulai lagi semuanya dari awal!Kamu tidak ada masalah jika aku jatuh miskin kan,Mar?!"Ucap Keenan,ia pun menatap Mariam dengan penuh harapan yang besar.


"Tentu saja tidak, rejeki sudah Allah yang atur,kamu pasti bisa jika berusaha lebih keras lagi,namun bagaimana dengan kedua orang tua mu, mereka juga pasti akan kena imbasnya bukan!?"Jawab Mariam dengan bijaksana sambil menatap kedua orang tua Keenan.


Hanna terdiagnosis ambigu.


Keenan benar benar berubah.


Pantas saja dia seperti tidak lagi serius mengelola perusahaan yang mereka kelola bersama,dia tak lagi begitu gila uang dan karir , tak seperti dulu yang rela melakukan apapun demi keberhasilan yang ia inginkan.


"Kalau begitu Saya permisi dulu Om,Tante! sudah malam!"Kata Mariam pamit,ia pun mencium tangan mereka dengan sopan.


"Pah ,Aku antar dulu Mariam!Assalamu'alaikum!"

__ADS_1


Kata Keenan sambil mengambil kunci mobil milik nya dan mengacuhkan Hanna yang terpaku dengan penuh kekesalan yang begitu mendalam.


"Waalaikumsalm, kalian hati hati dijalan ya!"Jawab orang tua Keenan, Ibu Keenan naik ke lantai atas untuk masuk kedalam kamar nya, sedangkan Tuan Kim mendekati Hanna yang terdiagnosa penuh amarah.


"Kamu katakan saja apa yang kamu inginkan,Han!Kita akan segera melakukan perhitungan semua aset yang berhubungan dengan perusahaan mu segera,Ok minta maaf tidak bisa mengabulkan keinginan mu, Om tidak bisa memaksa Keenan untuk mencintaimu!"Kata Tuan Kim sambil tersenyum hangat,ia mengelus lembut bahu Hanna yang sudah ia anggap sebagai putri nya itu, kemudian ia pun naik ke lantai atas.


Dengan perasaan merasa sudah di permalukan,Hanna beranjak dari rumah orang tua Keenan.


Dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi,dan dia mengikuti mobil Keenan yang tengah mengantarkan Mariam ke rumah nya.


Hanna memperhatikan mereka dari kejauhan saat mereka berdua turun dari mobil, tidak ada hal spesial yang terjadi, Mariam hanya terlihat membungkuk kan badannya tanda berpamitan.


"Hubungan yang sangat membosankan, lihat saja! hubungan mereka tidak akan bertahan lama,akan ku buat kau hanya milikku seorang Keenan, hanya aku tempat mu kembali!"


Gumam Hanna dengan pandangan penuh ambisi.


Dia semakin menggenggam erat setir pada kemudi mobil nya.


Terlihat mobil Keenan sudah pergi dari depan rumah sederhana milik Mariam.


Mariam masih berusaha membuka kunci gembok pagar rumah nya.


Hanna menyalakan mesin mobilnya, entah apa yang ia pikirkan,otak jahat nya muncul dan tiba tiba dengan kecepatan penuh mobilnya melesat menghampiri tubuh Mariam yang terlihat agak membungkuk membelakangi jalan.


Tanpa Mariam sadari bahaya sedang mengancam nyawanya,ia sangat terkejut ketika tiba-tiba muncul sorot lampu sebuah mobil menghampirinya semakin dekat.

__ADS_1


"Astaghfirullahaladziim!!Arghhh!!


__ADS_2