
Roy segera merogoh ponsel di dalam saku celananya,ia pun segera menelpon Natali terkait Ibunya yang menghilang.
"Halo,kenapa Roy?!"
Kata Natali seperti tidak terjadi sesuatu.
"Kamu bawa kemana Ibuku!Mau kau apakan dia?!Awas saja jika terjadi sesuatu kepadanya,Aku tidak akan tinggal diam!"
Teriak Roy lewat sambungan telepon nya.
"Tenang Roy!Kamu gak usah takut!Justru aku ingin membantu Ibu kamu dengan membawanya ke rumah sakit di Singapura,disana peralatannya lebih canggih dan Ibu kamu pasti akan sembuh!"Jawab Natali dengan enteng.
"Jangan macam macam Natali!Ibuku sudah berulang kali dibawa ke singapura,tapi sayang nya Kankernya sudah sangat menyebar!Jadi kamu jangan mencari cari kebohongan lagi Natali!katakan dimana Ibuku sekarang?!"Bentak Roy dengan begitu geram.
"Oh begitu?!Kalau begitu aku akan membantu dia terlepas dari penderitaan nya selama ini!Hidup terlalu panjang juga malah membuat dia semakin sakit,bukan!?Jadi aku akan memberi dia suntikan agar dia tertidur untuk selama lamanya!"Racau Natali seperti orang yang sudah kehilangan akal sehatnya.
"Natali!Hentikan!Aku mohon jangan sakiti Ibuku!"Roy begitu panik mendengar ancaman Natali.
"Kalau begitu,ceraikan perempuan itu dan menikahlah dengan ku!Sekarang juga!"Tegas Natali,dia yang selalu nekad terdengar serius dengan ucapan nya.
"Rileks Roy!tenang dan tanyakan dimana posisinya sekarang!"Bisik Bima yang sudah bertemu dengan Roy.
"Dimana Aku harus menemuimu!"Tanya Roy kepada Natali.
"Segera datang ke tempat biasa kita beribadat,dalam waktu 30 menit kau harus segera tiba,jika terlambat sedikit saja,jangan harap Kau bisa bertemu dengan Ibumu hidup hidup!"Ancam Natali lagi.
"Kau gila?30menit?!"Protes Roy.
"Waktu terus berjalan Roy!"Kata Natali lalu menutup sambungan telepon nya.
"Bagaimana Ini Bim?!"Roy sangat Frustasi dan tak bisa berpikir jernih.
"Aku gak apa apa jika harus mengalah Kak!yang penting Ibu selamat dulu!"Ucap Bibah buka suara.
"Tunggu dulu!jangan bertindak gegabah!Polisi sudah melacak keberadaan Natali,Mereka dan Juna pasti sudah bersiaga!sekarang kita tinggal meluncur ke sana dan kau berpura pura lah mengikuti semua perintah Natali!Ayo,sebaiknya kita menggunakan Motor saja biar cepat!"Kata Bima memberi arahan.
Sesampainya disana,benar saja,Natali menyandera Ibunya Roy dengan menempatkannya di atas menara dan hanya dengan sekali perintah dari Natali para pesuruhnya tinggal menjatuhkan Ibu nya Roy dari atas sana.
"Roy!"
Teriak Ibunya ,dia terlihat ketakutan di atas sana.
"Mom!"
Roy begitu khawatir dengan kondisi Ibunya.
__ADS_1
"Hahahaha!Kau mau bermain main dengan ku,Roy!inilah akibatnya!Segera ceraikan perempuan itu dan nikahi aku sekarang juga!Atau Ibumu akan aku jatuhkan,bahkan jika polisi datang mereka tidak akan bisa berbuat apa apa,Ibumu akan tetap jatuh Roy!"
Ancam Natali dan di sebelah nya sudah ada pemuka agamanya yang siap menikahkan nya dengan Roy dan dia pun terlihat dibawah tekanan Natali.
uqq
"Bagaimana ini Bim!?dimana Juna?!"bisik Roy bingung,dia tak melihat pasukan polisi ataupun Juna di sekitar situ.
"Ulur waktu Roy!Buat Natali terkecoh!"Bisik Bima.
"Nat,Aku minta maaf atas apa yang sudah Aku lakukan,tapi rasanya tidak mungkin jika aku menikah dengan mu sekarang!Aku sudah berbeda kini!"
Kilah Roy berusaha mengulur waktu.
"Aku tidak peduli!lakukan seperti keinginan ku sekarang juga!Bapa ayo nikahkan Aku dengan Roy sekarang!"Tegas Natali sambil memohon kepada pemuka agamanya.
"Tapi Natali!tidak bisa seperti ini!Roy sudah tidak sama lagi dengan kita dan dia pun sudah memiliki istri!Kamu tidak bisa memaksakan semua ini!"
Nasihat Pemuka agama Natali,namun tidak digubris oleh nya.
"Jika Bapa tidak menikahkan kami,Aku akan mencari tempat lain untuk menikah!"
"Nat! Please!Jangan begini!Kita tidak ditakdirkan untuk bersatu!"Roy terus berusaha membujuk Natali.
"Aku tidak bisa hidup tanpa mu,Roy!menikah denganmu adalah impian ku selama ini!Dan kau mengacaukan segalanya dalam sekejapHiks hiks hiks!"Tuding Natali sambil menunjuk ke arah Bibah.
"Angkat tangan! Tempat ini sudah dikepung! Turunkan senjata Anda sekarang juga!"
Teriak salah satu anggota kepolisian yang menyergap Natali setelah mereka menyiapkan siasat yang matang.
"Jika kalian menangkapku,maka aku akan memerintahkan orang ku untuk menjatuhkan Bu Rita segera!"Ancam Natali dengan sedikit panik.
Namun tiba tiba Bu Rita muncul dari belakang Natali dengan menggunakan kursi rodanya yang di dorong oleh Juna.
"Mereka semua sudah diringkus polisi Natali!sudahlah,kamu menyerah saja!"Kata Juna yang melewati Natali dengan tenang nya dan menyerahkan Bu Rita kepada Roy.
Melihat Natali mulai lemah dan terkecoh,Bima langsung menendang tangan Natali yang memegang senjata dan dia pun langsung bisa dilumpuhkan.
Dia menangis sambil bersimpuh dan hanya bisa pasrah saat pihak kepolisian memborgolnya.
"Sekali lagi aku minta maaf Nat!kita ditakdirkan tidak berjodoh dan Aku berharap kamu mendapatkan yang terbaik!"Kata Roy sebelum Natali di gelandang ke kantor Polisi.
Natali hanya diam dengan tatapan kosong,entah apa yang ada dalam pikiran nya, terkadang dia histeris dan terkadang dia menangis.
Habibah yang menyaksikan semua itu merasa bersalah, dia merasa benar benar sudah merebut Roy dari Natali.
__ADS_1
Kondisi Bu Rita juga langsung kritis begitu masalah dapat terselesaikan.
Seperti nya dia Shock berat dan berpengaruh besar kepada kondisi kesehatan nya yang semakin memburuk.
Dia langsung segera dilarikan ke rumah sakit,Roy terlihat sangat ketakutan melihat kondisi Ibu nya,begitu juga Bibah,dia haya bisa menangis sambil sesekali di peluk Roy.
Sudah hampir satu jam Bu Rita ditangani para Dokter ahli dan mereka belum keluar juga, Roy berjalan mondar-mandir menunggu kepastian tentang kondisi Ibunya.
Bima dan Juna dengan setia menunggu di depan ruangan ICU sambil mencoba menenangkan Roy.
"Makanlah dulu roti ini Roy!Kamu pasti belum makan dan minum dari tadi kan?!"Kata Juna sambil menyodorkan makanan dan minuman kepada Roy dan Bibah.
"Aku tidak lapar!"Tolak Roy.
Sedangkan Bibah terlihat membuka minuman lalu meminumnya.
"Minumlah sedikit Kak!"Kata Bibah sambil menyodorkan minuman miliknya.
Roy pun menatap Bibah sekilas lalu mengambil minuman dari tangan Bibah dan ia pun minum seteguk.
"Terimakasih!"
Ucapnya lirih.
"Keluarga Ibu Rita!?"Kata salah satu Dokter yang menangani Ibunya Roy, mereka baru keluar setelah sekian lama menangani Bu Rita di ruang ICU.
"Saya Anaknya Dok! bagaimana keadaan Ibu saya sekarang?!dia baik baik saja bukan?!"Kata Roy tak berhenti panik,dia langsung memberondong dokter dengan menanyakan kondisi Ibunya.
"Harap tenang Pak dan Saya mohon maaf,,!"
Dokter tersebut menarik nafas nya dalam.
"Dok, Katakan dengan jelas! Bagaimana kondisi Ibuku!"Teriak Roy semakin histeris,dia mengguncang guncang tubuh Dokter itu sambil berteriak kepada nya.
"Tenang Roy!beri kesempatan Dokter untuk menjelaskan semuanya!"Kata Bima sambil menarik tubuh Roy agar sedikit menjauh dari Dokter itu,dia berusaha menenangkan sahabat nya itu.
**
Ayo baca juga dunk karya aku yang lain nya..
*Romantika Cinta Sang Mafia
*Blind Love_Gadis Cupu pemikat hati
Like, komen dan Vote dongg..
__ADS_1
Please!!🥰🙏