
"Pokoknya Aku minta lakukan kembali tes DNA dan aku ingin dilakukan di depan semua orang kecuali dia!"
Kata Bima sambil menunjuk ke arah Tyas.
"Jika hasilnya benar benar cocok,aku akan melakukan yang terbaik agar tidak ada yang merasa di rugikan, tapi jika hasilnya tidak cocok, siap siap kamu masuk penjara,Tyas!"
Kata Bima,dia menantang Tyas melakukan tes DNA ulang secara terbuka.
"Ide yang bagus!Papah juga heran, kenapa perempuan ini ngotot banget pengen kamu nikahi,alih alih minta kita mengurus Anaknya itu, kenapa?kamu berharap mendapatkan lebih jika kamu berhasil menikah dengan Bima?!
Dan satu lagi, ku amu juga belum Pernah memperlihatkan Anak kamu itu kepada kami, jangan jangan Bima benar lagi,kanu mau menipu kami, ya?!"
Tuan Danu angkt bicara,dia menekan Tyas.
"Dia kira kita ini bodoh Pah!"Tambah Bima.
"Kalau kamu benar benar yakin Jika Bima adalah Ayah dari Putra mu itu,bawa dia kehadapan kami dan kita lakukan tes DNA ulang,jika kamu keberatan, mohon maaf!Kami akan laporkan kamu ke Polisi karena sudah mengganggu ketenangan keluarga kami!"Tuan Danu begitu tegas menekan Tyas.
Tyas menelan ludahnya,dia begitu ketakutan,jika dia terbukti berbohong,bisa hancur semua nya, bukan nya mendapatkan Bima sebagai tambang emas, malah dia akan masuk bui akibat perbuatannya.
"Sebenarnya Anak ku ditahan sama Mantan suami ku Om!Aku berharap setelah Kalian me menerima Gabriel, Aku dan Gabriel bisa bernafas lega dan terlepas dari cengkeraman Andre yang ringan tangan,dia belum tahu jika Gabriel sebenarnya adalah anak Bima,Aku tidak bisa bayangkan apa yang akan dia lakukan jika dia mengetahui nya!"Tyas benar benar pandai mencari kebohongan yang baru lagi,dia berkata sambil berurai air mata, berharap belas kasihan mereka dan akhirnya mereka dapat luluh dan dengan mudah mempercayai nya.
"Mantan suamimu yang mana?Andre?!Aku akan menelpon nya sekarang juga, kebetulan dia adalah rekan Bisnis perusahaan kami juga!"Kata Tuan Danu sanbil memencet nomor ponselnya dan menelpon seseorang yang kata nya Andre.
Setelah telepon nya tersambung, dia pun me load speaker kan ponsel nya agar terdengar oleh semua orang.
"Hallo, Andre?!"
"Hallo,Om Danu?!Apa kabar?Wah tumben nih telpon,ada apa nih?!"
jawab Andre,dia merasa heran kenapa Seorang Danu Diningrat menelpon nya, pasti ada suatu hal yang penting.
"Alhamdulillah Baik,kamu sekarang dimana?masih di luar negeri?"
"Nggak kok Om,Aku udah lama di tanah Air, perusahaan Papah sedang bermasalah, tadinya Aku mau menghubungi Om tapi gak enak,Aku dengar Perusahaan Om sudah ditangani Bima ya!?"
"Iya,kamu betul,Ndre, dia sekarang sudah menikah dan meninggalkan dunia ke artis an nya , akhirnya dia mau juga mengganti kan Om.
kamu gimana sudah punya anak berapa,kamu masih sama Tyas kan?!"
"Tyas,emm,,,
dia pikir Aku bangkrut,jadi dia pergi meninggalkan ku dan anak kami satu satunya, Gabriel, entah dimana dia sekarang!"
"Oh,gitu, kamu yang sabar aja Ndre!Om undang kamu buat makan malam hari ini,kamu bawa anak kamu, gimana,mau gak?!"
__ADS_1
"Mau dong!Siap ,aku akan dateng nanti malam bawa Gabriel,aku juga kangen sama Bima,Om!"
"Oke, kalau gitu Om tunggu ya, sampai nanti malam Ndre, Assalamualaikum!"
"Waaliakumsalam!"
Tuan Danu pun menutup sambungan telepon nya lalu menatap ke arah Tyas yang terlihat resah.
"Kamu juga di undang, datang lah nanti malam, Anak kamu pasti sangat merindukan mu!"
Kata Tuan Danu.
Tyas tak menjawab,dia berdiri dan tanpa sepatah kata pun dia pun keluar dari rumah orangtua Bima dengan perasaan Malu dan takut.
Dia salah sudah berani bermain main dengan keluarga Diningrat yang terkenal pintar dan teliti juga tak mudah di bohongi itu.
"Hahaha!"
Bima dan Ayahnya tertawa tergelak sambil tos begitu Tyas pergi.
"Makasih Pah,Papah udah percaya sama Bima,gak kayak mereka berdua!"
Ucap Bima sambil menatap ke arah Ibu dan Istri nya.
Tuan Danu begitu percaya diri,Bima pun tertawa, dia merasa plong kini masalah nya dengan Tyas sudah hampir selesai.
Nyonya Liana dan Mariam hanya melongo melihat kedua nya.
"Sayang,kamu yakin mau dipoligami, dengan Tyas lagi?"Goda Bima sambil menatap Mariam dengan tatapan menggoda.
Mariam tersipu malu,dia menunduk kan kepala nya.
"Nggak mau sih,tadi aku terpaksa berkata begitu karena takut kehilangan kamu!"
jawab Mariam malu malu.
"Aduh kacian!So sweet banget sih kamu!"
Kata Bima sambil memeluk istri tercinta nya itu.
"Aku malah gak bisa membayangkan jika kamu benar-benar menikah lagi dengan nya!"
Kata Mariam dengan polosnya berkata di depan kedua mertua nya itu.
mereka semua tertawa mendengar Mariam begitu ketakutan kehilangan Bima.
__ADS_1
"Kok bisa bisa nya ya dia mau menipu kita dengan ide gila seperti itu!"
kata Nyonya Liana.
"Iya,bisa bisa nya juga Mamah gak percaya sama anak sendiri!'Sindir Bima.
"Iya, maaf maaf!habisnya dia begitu meyakinkan sih,Mamah heran kapan dia memanipulasi hasil tes DNA itu, padahal Mamah ada disana lho Waktu tes juga waktu hasil nya keluar!"
Nyonya Liana benar benar tak habis pikir, Tyas begitu pintar dan licik.
"Ya bisa aja kan dia memberikan sample yang sama untuk di tes, dia kan gak bawa Anaknya Mah!"Kata Bima.
"Iya juga sih!"
"Sebenarnya Aku udah tahu dari kemarin kemarin tentang masalah ini Mah,Tyas juga ngajak ketemuan dan meminta agar Aku ninggalin Bima, Aku sempat kecewa dan sedih sih, tapi aku tetap berpikir positif dan mengambil jalan gimana caranya agar Aku tetap bersama sama dengan kamu, sayang!"
kata Mariam sambil menggenggam tangan Bima.
Bima memeluk nya erat dan menciumi kepalanya.
"Kita tak akan terpisahkan sayang,hanya maut uang memisahkan kita, sehidup sesyurga!"
"Jadi kamu juga tahu kalau Tadi Tyas berada di rumah Mamah?! dan kamu berniat menggerebek kami?!"Tanya Nyonya Liana setengah bercanda.
"Nah kalau tadi Aku bener bener gak tahu Mah, jika Bima sedang kalian sidang! Tadi nya Aku kesini berniat menyampaikan sesuatu yang penting,dan eh ternyata kakian sedang ada kongres tadi!"
Mereka semua tertawa mendengar perkataan Mariam.
"Memang nya hal penting apa sih,bikin penasaran aja!"Tanya Bima mulai kepo.
Mariam terdiam,dia berniat menggoda mereka semua.
Mereka terlihat begitu penasaran dan menunggu jawaban dari Mariam.
"Sebenarnya,emmh, sebenarnya,,,gak jadi deh,Aku lupa!"Kata Mariam sambil menahan Tawa.
"Mariam!!Kamu tuh ya, sudah berani menggoda orang tua, katakan gak?!kalau kamu tidak mengatakan nya, Papah akan suruh dia kawin lagi!"Tuan Danu balik menggoda Mariam.
"Jangan dong Pah!Nanti kalau Bima nikah lagi,aku akan bawa kabur Anak Bima ini!"Kata Mariam sambil mengelus perut nya yang masih datar.
"Apa maksudmu?!",Kata mereka bersamaan.
"Aku hamil, Sayang!"
kata Mariam sambil menatap Suaminya dengan tatapan bahagia.
__ADS_1