MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~

MENDADAK HAMIl~BukanSitiMariam~
Pernikahan Sarah


__ADS_3

Namun tiba-tiba dari arah pintu depan muncul Wira dan Bima yang terlihat datang terburu buru, mereka berdua terlihat terengah engah kehabisan nafas.


"Tunggu! Pak, hentikan pernikahan ini!"


Teriak Wira memotong perkataan sang Wali 4yang hendak menikah kan Sarah.


"Apa maksudnya ini?!"Tanya Pak penghulu,dia menghentikan acara ijab kabul tersebut dan melihat ke arah Juragan Karyo yang terlihat marah karena Melihat Wira yang tiba-tiba muncul hendak menggagalkan pernikahan yang ia idam-idamkan bersama Sarah.


"Lanjutkan saja Pak penghulu!"Jawab Pak Karyo.


"Tunggu dulu!Maaf Pak, saya pikir pernikahan ini tidak akan sah, karena ada unsur paksaan dari pihak calon pengantin pria!"Kata Wira dengan berani,dia berusaha keras untuk menghentikan pernikahan itu.


"Hei, hei,hei! sembarangan kamu! siapa kamu, hah?! berani beraninya mengganggu acara ku! cepat seret dia keluar!"Perintah Paj Karyo kepada anak buahnya.


"Aku akan bayar semua hutang hutang keluarga Sarah!tapi kamu harus melepaskannya!"


Wira mulai bernegosiasi.


"Benarkah, kalau begitu bayar sekarang juga 100 juta!"Teriak Pak Karyo sambil berkecak pinggang.


"Baiklah, itu masalah mudah bagiku,tapi nanti setelah Anda telah terbukti tidak bersalah dari tuduhan melakukan penipuan di hadapan polisi!"Ancam Wira.


Tiba-tiba saja sejumlah polisi datang dan langsung masuk hendak menangkap Pak Karyo dihadapan semua orang, termasuk ke tiga istri nya juga Anak nya.


"Anda kami tangkap Pak Karyo, atas tuduhan penggelapan dan penipuan surat surat tanah dan sejumlah uang!"


"Apa apaan ini!Saya tidak bersalah pak!lepas kan saya! berani berani nya ya kalian menyentuh Juragan Karyo!Aku adalah penguasa dI kampung ini!"teriak Pak Karyo,dia memberontak saat pihak kepolisian menyeretnya keluar dan memakai kan borgol ditangan nya.


"Nanti saja jelaskan di kantor polisi!"


Akhirnya Pak Karyo di seret ke kantor polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan beberapa surat tanah milik warga yang melaporkan nya ke polisi.


"Lalu bagaimana pernikahan nya,apa dibatalken saja?!"Tanya pak penghulu beberapa saat setelah Pak Karyo pergi.


"Iya Pak dibatalkannya saja, Alhamdulillah, akhirnya saya bebas, mohon maaf atas ketidak nyamanan nya, semua!"Kata Sarah sambil berdiri dan membunuhnya sedikit badan nya ke arah para tamu undangan.


"Lanjutkan saja Pak!Saya siap menjadi mempelai pria nya!Sarah apa kamu bersedia menikah dengan ku, sekarang juga?!"Seru Wira dengan percaya diri.


"Apa?! secepat ini?!Apa tidak sebaiknya kita ta'aruf saja dulu?!"


Sarah terlihat terkejut sekaligus bingung tapi juga ada rasa senang nya.


"Tidak usah!aku mantap melangkah ke pernikahan bersama kamu meski tanpa ta'aruf,jadi apakah kamu juga bersedia?!"Tanya Wira sekali lagi sambil menatap Sarah penuh harapan yang tinggi.


Sarah terlihat bingung, dia menunduk tanpa berani menatap ke depan, untuk sekejap akhirnya dia mengangguk kan kepalanya tanda setuju

__ADS_1


Terdengar sangat riuh dari para hadirin.


Mereka bertepuk tangan ikut merasakan kebahagiaan karena akhirnya Sarah selamat dari cengkeraman Juragan Karyo dan malah menikah dengan pangeran tampan berkuda yang menjadi penyelamat nya.


"Bagaimana para Saksi,sah?!"


'Sah!'


"Alhamdulillah, Barakallah ,,!"


Pak penghulu segera mengucapkan doa dan Wira berhambur memeluk Bima saking bahagianya.


Mereka pun mendapat kan banyak ucapan selamat dam doa yang baik baik dari semua tamu yang hadir.


"Wir, Aku balik duluan ya?! Papah ku masuk rumah sakit katanya, barusan Mariam telpon!"


"Benarkah?! Sakit apa emang?!"


"Katanya dia terjatuh di kamar mandi dan langsung tak sadarkan diri!"


Bima terlihat cemas begitu ia mendengar kabar tentang Papah nya dari istri nya.


"Oke, segera lah kamu balik!Aku dan Sarah akan segera menyusul, terima kasih atas semua bantuan mu, Bim! semoga Papahmu baik baik saja!"


Kata Wira sambil memeluk Bima.


Sedangkan Wira dan Sarah nampak kebingungan setelah pernikahan mereka.


Mereka berdua terlihat malu-malu, bukan hanya karena mereka baru saling kenal,tapi juga pernikahan mereka yang terkesan dadakan membuat mereka berdua belum terbiasa satu sama lain.


"Aku akan membawa mu ke rumah ku hari ini juga,apa itu tidak apa?! maksudku apa Ayah dan Ibumu akan mengizinkan nya?!"Kata Wira setelah mereka hanya saling diam di dalam kamar setelah acara pernikahan mereka tadi selesai.


"Tentu saja, sekarang kita sudah menjadi suami istri,jadi kemana pun kamu mengajak ku,aku harus ikut bukan?!"Jawab Sarah.


"Baguslah kalau begitu, segera lah bersiap, Aku tunggu kamu di luar!"Kata Wira sambil keluar dari kamar Sarah.


"Sarah!Kamu akan meninggalkan Ayahmu begitu saja disini setelah kamu menikah?!Enak saja kamu ya!Aku gak mau mengurusi dia yang sudah gak bisa ngapa-ngapain seperti itu! lagipula rumah ini akan segera disita oleh rentenir karena kita tidak bisa membayar hutang!Aku juga akan pergi dan akan segera menggugat cerai Ayah kamu yang tua bangka ini!"


Kata Ibu tiri Sarah, begitu melihat Sarah berkemas dan sudah bersiap untuk pergi.


"Anda tidak usah khawatir, pergi saja!Ayah Sarah akan aku bawa serta ke rumah Saya, jadi Anda tidak perlu merasa repot lagi!"Wira yang menjawab perkataan pedas Ibu tiri Sarah yang kejam itu.


"Bagus kalau begitu!tapi sebelum kalian pergi,Aku minta ganti rugi dulu! Juragan Karyo berjanji akan memberi ku uang 10 juta jika berhasil menikah dengan Sarah, karena gagal dan malah menikah dengan kamu,maka aku meminta saja uang ganti rugi itu kepadamu, sekarang juga!jika tidak, jangan harap kalian akan hidup dengan tenang!"


Ancam Ibu tiri Sarah.

__ADS_1


"Baiklah,Aku akan memberi Anda uang 10 juta!"Jawab Wira.


"Mas ,gak usah! jangan kasih dia apa apa!"Bisik Sarah kepada Suaminya.


"Bagus kalau begitu!Mana uang nya?!"


"Saya akan kasih Anda uang 10 juta atau Anda akan dijemput paksa oleh polisi atas tuduhan pemerasan!Saya sudah merekam percakapan kita tadi!"Jawab Wira,dia tidak sebodoh itu dan tak akan membiarkan Ibu tiri Sarah terusan menindas Sarah dan Ayah nya.


"Saya juga punya bukti bukti kejahatan Anda yang lain, Anda menipu para warga dengan mengadakan investasi emas bodong bukan?!Jadi bersiap lah! sebentar lagi Anda akan menyusul Juragan Karyo ke penjara!"Ancam Wira.


Ibu tiri Sarah terlihat mulai resah.


Dia mulai tak bisa diam dan panik.


Tanpa mengatakan apapun,dia berlari keluar dan segera pergi entah kemana.


Wira tertawa terbahak bahak melihat Ibu tiri Sarah yang ketakutan.


"Kenapa Mas tertawa seperti itu?!"Tanya Sarah tidak mengerti.


"Mudah sekali dia di bodohi!"


"Jadi Mas berbohong?!"


"Tidak juga!Jika kejahatan Ibu kamu itu ketahuan, dia benar benar akan segera di buru polisi,kok!"


"Darimana kamu tahu kalau dia punya kejahatan seperti itu?!"


"Ada deh! Ayo kita segera berangkat,dan Ayah kamu juga,aku akan menyewa perawat untuk merawat nya selagi kamu pergi mengajar nanti!Aku juga harus segera ke rumah sakit untuk menjenguk Papahnya Bima!"


"Baik mas! terima kasih atas segala nya, jika Mas Wira tidak datang tadi, entah bagaimana nasib ku sekarang!"Kata Sarah,dia begitu tulus mengucapkan terimakasih kepada Wira.


"Semua terjadi atas kehendak Ilahi,Sarah,Kita dipertemukan oleh Allah dan dipersatukan juga oleh Allah, semoga Allah juga senantiasa memberi kita kebaikan dalam setiap langkah kita ke depan nya,ya!"


Jawaban Wira begitu terasa menyejukkan Sarah.


Dia benar benar lega kini bisa terbebas dari Juragan Karyo.


Sarah berharap semoga Wira adalah Imam yang terbaik yang Allah kirim untuk nya.


***


Bersambung..


Maafkan daku ya para readers ku, mungkin kalian kecewa karena menunggu Up ku yang lama.

__ADS_1


Hampir 10 hari aku rehat,ada keperluan yang tak mungkin aku untuk menulis, aku baru beres hajatan nikahan Adik ku,maaf semuanya ya🙏😢


__ADS_2