Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Pernikahan Ara


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Ara akan menikah . Dari jam 04:25 dia sudah mulai dirias . Bagi orang lain yg ada diposisi Ara mungkin akan bahagia tapi  tidak bagi Ara . Dia hanya diam bagaikan patung.  Teman kantor Ara semua datang keacaranya.


"Kasihan Ara,dipaksa nikah sama orang seperti Arya "kata salah seorang tetangga Ara


"Memang kenapa dengan calon suami Ara Bu" kata seorang fotografer  bernama Andi


"Wajahnya sangat jelek sifatnya juga jelek.Saya juga pernah mendengar dari adik saya yg menikah didekat rumah Arya .Katanya Arya orangnya pemarah dan kejam. Orang tuanya juga sifatnya katanya jelek sekali"


"Mudah-mudahan semuanya tidak benar Bu,kalau benar kan kasihan pengantin wanitanya "kata Andi


"Mudah-mudahan saja ya nak"


Andi adalah teman dekat Raka. Dia menggantikan tugas Raka ,karena Raka tidak kuat melihat orang yg dia cintai menikah dengan pria lain. Andi mengetahui semua kisah cinta Raka karena temannya itu sering bercerita kepadanya. Saat dia mendengar pembicaraan Ibu tadi ,Andi begitu kaget dan langsung menghubungi nomer Raka tetapi  nomer Raka tidak aktif.


Jam 08:00 Ara sudah selesai dirias dan  rombongan pengantin pria juga sudah pada datang.  Andi melihat dengan jelas kalau Ara tidak menerima pernikahan ini. Laki-laki itu merasa kasihan dengan kisah cinta Raka dan Aranika. Tiba-tiba Aranika dihampiri oleh Ibunya.


"Ara tunjukan wajah bahagiamu nak , ayo tersenyumlah. Kami cuma ingin kamu bahagia,Ibu mohon nak "kata Ibunya sambil berlutut didepan Ara


"Apa yg ibu lakukan ,bangunlah Bu " kata Ara sambil menarik tangan Ibunya


"Ibu tidak akan bangun sampai kamu menerima semuanya "


"Ya Bu,Ara sudah menerima kok . Ara cuma terlalu kaget dengan semuanya "


"Makasi ya nak "kata Ibunya sambil memeluk putrinya


Setelah itu ibunya keluar. Andi yg berdiri didekat pintu kamar Aranika sempat menguping  pembicaraan  Ara dengan Ibunya . Dia juga melihat Ibu Ara yg berlutut.


"Ara gadis yg baik dan polos "kata Andi dalam hatinya


Andi berusaha menghubungi Raka tetapi tetap saja nomernya tidak bisa dihubungi. Dia lalu mengirim pesan untuk Raka.


"Bro ...tolong hubungi gue  ! Ada masalah penting tentang Ara" kata Andi dan langsung mengirim pesan itu ke Raka.


Ara mengobrol dengan sahabatnya , dan tiba-tiba  Ibunya memanggil.


"Ara ayo keluar nak,acaranya akan dimulai "


"Iya Bu" kata Ara dan dia langsung berdiri.


Ara lalu berjalan keluar didampingi Ibunya, tapi tiba-tiba saat dia berada didepan pintu kamarnya sandalnya malah putus.

__ADS_1


Ara dan Ibunya yg melihat itu merasa begitu kaget.


"Kenapa sandalnya mudah sekali putus ,  pasti ada kesalahan saat pembuatannya" kata Ibunya


"Ambilin aku sandal Bu "kata Ara merasa sedikit malu karena dilihat sama tamu yg datang.


"Kamu tunggu sebentar disini,Ibu akan mengambilkan sandal yg kemarin Ibu beli"


Ibunya lalu pergi ke kamar Ara mengambil sandal dan setelah itu memberikannya kepada Ara.


Jam 12:30 Arya sudah selesai mengucapkan janji suci. Arya dan Ara sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Sekarang Arya dan keluarganya membawa Ara kerumahnya dan di ikuti oleh teman-teman Ara dan beberapa keluarga Ara .


Saat mau masuk kedalam mobil sandal Ara putus lagi. Semua orang yg melihat itu  begitu kaget. Ara lalu menghampiri Ibunya.


"Bu ,tolong ambilkan aku sandal dikamar "


"Sandalmu kan putus semua Ra. Mau pake sandal apalagi  ..."tanya ibunya merasa bingung


"Masih ada satu sandal Bu, pemberian dari Raka yg kemarin aku  pake waktu acara prewedding" kata Ara menjelaskan.


"Baiklah,kamu tunggu disini .Ibu akan ambilkan "


Ibu lalu mengambil sandal dan langsung memberikannya ke Ara. Setelah itu mereka semua masuk ke mobil menuju rumah Arya.


Tidak begitu lama  mereka sudah sampai dirumah Arya. Disana sudah disambut oleh keluarga Arya yg lain.


Ketika semua sudah selesai, Arya dan Ara disuruh mengganti pakaian mereka dengan pakaian yg sudah disediakan oleh penanta rias ,karena acara hari ini akan berlanjut ke resepsi pernikahan.  Setelah selesai mengganti pakaian dan dirias ,mereka berdua bergabung dengan para tamu yg sudah datang.


"Aku capek banget kak,rasanya kakiku pegal semua " kata Ara cemberut


"Sabar sayang, sebentar lagi selesai kok"balas Arya


Arya dan Ara sibuk menyalami para tamu yg akan pulang.


"Arya istrimu cantik sekali,seperti bidadari. Pinter sekali kamu nyari istri "kata teman Ibu Arya


"Makasi Bu " kata Ara dan Arya


" Ara selamat ya ,ini hadiah dari aku. Ingat dibuka nanti " kata sepupu Ara


"Makasi "

__ADS_1


Acara resepsi pernikahan sudah selesai . Para tamu sudah semua pulang. Sekarang orang tua Ara akan berpamitan pulang  .


"Nak Arya kami pulang dulu ya,tolong jaga Ara dengan baik. Jangan pernah sakiti dia karena kami sangat menyayangi dia " kata Bapak Ara


"Ya pak, hati-hati dijalan" kata Arya


"Nak Arya ibu pinjam Ara nya sebentar ya.."sambil memanggil Ara


"Silakan Bu " kata Arya


Ara lalu mengikuti Ibunya


"Ada apa Bu .. "kata Ara penasaran


"Jaga diri Ara disini ya..jangan pernah bangun kesiangan "


"Iya Bu "jawab Ara sedih


"Barang kamu masih banyak dirumah. Apa mau ibu bawakan lagi barangnya kesini ..."tanya Ibunya


"Tidak usah Bu ,disana juga kan rumah Ara jadi biarkan saja disana. Nanti kalau Ara membutuhkan barang itu ,pasti akan Ara ambil kesana "jawab Ara tersenyum


"Baiklah kalau begitu,Bapak sama Ibu pulang dulu ya "kata Ibunya sambil berjalan kearah suaminya.


"Iya  Pak Bu ,hati-hati " Kata Ara dan Arya.


Orang tua Ara juga tidak lupa berpamitan dengan keluarga Arya yg lain. Setelah semua selesai Arya menarik Ara kekamar .


"Ada apa Kak "


"Aku kangen banget sama kamu,aku mandi duluan ya setelah itu baru giliran kamu "


"Ya Kak ,kata Ara merasa canggung"


"Aku sudah tidak sabar dengam malam pertama kita " kata Arya tersenyum


"Aku capek banget Kak, bisa tidak lain kali saja kita lakukan itu " sambil duduk dipinggir tempat tidur karena kakinya pegal.


" Kan malam pertamanya sekarang Ra masak ditunda sih . Kamu itu kan istri aku , jadi sudah wajib melayani suami. Kalau tidak melayani suami ,maka kamu akan berdosa nanti Ra" kata Arya marah


"Iya Kak ,maaf "

__ADS_1


Arya lalu menuju kekamar mandi, setelah Arya selesai mandi baru Ara mandi. Dikamar mandi Ara menangis begitu lama.


" Sebenarnya aku tidak kuat seperti ini. Hatiku begitu menentang pernikahan ini . Ingin rasanya aku mati saja saat mendengar pernikahan ini.Tetapi aku harus mematuhi semua keinginan orang tuaku ,karena aku tidak mau durhaka terhadap orang tuaku . Sekarang aku harus menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri "kata Ara berbicara sendiri


__ADS_2