Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
RAKA


__ADS_3

Mereka lalu menuju kesebuah cafe , setelah sampai mereka langsung masuk kedalam.


" Ra ..apa Raka sudah sampai ? " tanya Aris celingak-celinguk


" Sudah Kak" sahut Ara


" Orangnya yg mana? " kata Aris berbisik


" Yg duduk didekat jendela dan yg memakai kemeja maroon " jawab Ara sambil ikut berbisik


" Oh yg itu, kalau begitu Kakak duduk dimeja yg ada dibelakangmu " balas Aris


" Orangnya ganteng kan Kak ? " balas Ara berbisik dan mencoba membuat Aris cemburu.


Setelah bicara seperti itu Ara langsung meninggalkan Aris . Sedangkan Aris yg mendengar ucapan Ara tadi langsung merasa cemburu.


Raka yg melihat Ara sudah datang langsung mempersilahkan Ara untuk duduk.


" Silahkan duduk Ra ! " kata Raka sambil melihat ke perut Ara yg sangat besar.


" Apa kamu sudah lama menungguku ?" tanya Ara sambil melihat sosok Raka yg sangat kacau. Wajahnya sangat pucat, matanya bengkak dan rambutnya sangat berantakan.


" Tidak kok Ra, aku juga baru datang " kata Raka tersenyum


" Apa kamu lagi ada masalah ? "tanya Ara karena melihat penampilan Raka hari ini yg begitu kacau.


" Tidak ada kok Ra . Oh iya Ra ,bagaimana kabarmu.. apa rumah tanggamu baik-bsik saja"


"Kabarku baik-baik saja, dan rumah tanggaku juga baik-baik saja " jawab Ara tersenyum


"Aku ingin memberikan ini " kata Raka sambil memberikan undangan pernikahan kepada Ara.


" Kamu akan menikah Ka? Selamat ya.. karena akhirnya kamu menemukan wanita yg kamu cintai " kata Ara tersenyum


" Aku tidak mencintainya Ra, orang yg aku cintai hanya dirimu " jawab Raka dengan wajah cemberut dan alis yg miring ke atas.


Sedangkan Ara terkejut mendengarnya. Dia langsung mengangkat dan melengkungkan alisnya. Aris yg ada dibelakang Ara juga langsung bertambah cemburu dan rahangnya menjadi tegang karena merasa sangat kesal mendengar ucapan Raka.

__ADS_1


"Lalu kenapa kamu berniat menikah dengan wanita itu ? Apa kamu dijodohkan ? " tanya Ara merasa bingung sambil meletakan jari tangannya dibawah dagu.


"Tidak Ra,aku tidak pernah dijodohkan" kata Raka dengan muka masam.


"Lalu kenapa kamu mau menikah dengan wanita itu? " tanya Ara penasaran dengan alis mata terangkat.


" Aku terpaksa harus menikah dengannya . Karena aku sudah membuat kesalahan besar " jawab Raka cemberut dengan alisnya yang miring keatas.


" Kesalahan apa yg telah kamu lakukan sampai harus menikah dengan orang yg tidak kamu cintai ?" tanya Ara begitu penasaran. Matanya menjadi waspada dan fokus menatap Raka.


" Semenjak kamu menikah dengan Arya hatiku begitu hancur sekali. Setiap hari aku selalu melampiaskan semuanya dengan minum alkohol sampai mabuk. Satu bulan yg lalu aku minum alkohol di kamarku sampai mabuk dan saat itu kebetulan sekali sepupuku lagi menginap disana. Saat aku sudah mabuk berat dan tidak ingat sesuatu ,tiba-tiba sepupuku masuk kekamarku. Dan setelah itu aku malah memperkosanya. Aku benar-benar tidak bisa mengingat semuanya " Kepala Raka tertunduk ,dia merasa malu atas tindakannya meski tidak bisa mengingat semuanya dengan jelas. Hanya sebagian kecil saja yg masih tersimpan di memori kepalanya .


Ara yg mendengar ini semakin terkejut.


" Apa ? " matanya terbuka lebar menatap Raka.


"Iya Ra, tetapi sepupuku tidak merasa marah dan malahan dia sangat senang. Karena kebetulan dia dari dulu sudah sangat mencintaiku" balas Raka begitu sedih dengan air mata bisu


"Sejujurnya aku tidak suka dengan sifatmu ini . Aku heran padamu ,kenapa kamu bertindak sangat bodoh dengan mabuk-mabukkan begitu? Apakah kamu tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan orangtuamu? Kalau seandainya aku yg masuk ke dalam kamarmu itu ,pasti kamu akan melakukan hal yg sama seperti yg kamu lakukan terhadap sepupumu itu kan? Padahal aku sudah memintamu untuk melupakanku dan menyuruhmu untuk belajar mencintai wanita lain" kata Ara merasa kecewa dengan sikap Raka


" Tapi aku tidak bisa melupakanmu " ucap Raka dengan raut wajah sedih


"Akibat dari perilakumu itu menyebabkan sepupumu hamil. Sekarang kamu harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu itu. Tolong berhentilah mabuk-mabukkan seperti itu! Dan cobalah belajar untuk mencintai sepupumu itu " saran Ara sambil mendengus. Dia begitu kecewa dengan perbuatan Raka


"Ya Ra,mulai sekarang aku akan berusaha untuk menerima semuanya . Walaupun itu sangatlah sulit " sahut Raka dengan wajah sendu


" Raka .. Bolehkah aku bertanya sesuatu kepadamu ? " tanya Ara dengan mata yg fokus menatap Raka


"Boleh kok Ra, kamu mau bertanya apa?"tanya Raka bertanya balik.


Raka selalu menatap wajah cantik Ara. Wajah itu yg selama ini selalu ada di pikirannya.


Sedangkan Aris begitu kesal karena Raka menatap Ara terus. Ingin sekali dia membawa Ara pergi jauh dari hadapan Raka.


"Saat kamu berada didekatku seperti sekarang ini ,apakah jantungmu berdebar-debar?" tanya Ara dengan tatapan serius.


Raka merasa bingung dengan pertanyaan Ara.

__ADS_1


" Sama sekali tidak pernah "jawab Raka dengan bingung sambil menggosok punggung lehernya yg tidak gatal.


" Lalu saat kamu mengetahui kalau aku akan menikah, apakah kamu tidak ada niat untuk menggagalkan pernikahanku ? " tanya Ara lagi sambil melihat ponselnya


Ara begitu yakin kalau Raka sepertinya tidak mencintainya. Kalau dia mencintainya pasti dia akan merasa berdebar-debar saat berada didekat orang yg kita cintai.


" Aku memang sakit hati saat mengetahui kalau kamu akan menikah ,tetapi waktu itu aku tidak berpikir untuk membatalkan pernikahanmu. Mana mungkin aku berani melakukannya.. Pasti orang tuamu akan membenciku dan marah-marah kepadaku " ucap Raka berbicara dengan jujur.


" Raka .. kalau kamu mencintai seseorang ,maka jantungmu akan selalu berdebar-debar saat berada didekat orang itu. Setelah itu kamu akan selalu merasa deg-degan . Bahkan kamu hanya ingin selalu berada didekatnya. Tetapi kamu tidak pernah merasakan hal seperti itu kalau berada didekatku . Mungkin kamu hanya merasa kagum padaku,karena dulu aku pernah menolongmu " imbuh Ara


Raka lalu memikirkan semua ucapan Ara


" Kamu benar Ra, aku memang tidak pernah merasakan hal seperti itu. Tapi apakah kamu pernah mencintaiku ? " tanya Raka penasaran


Sedangkan Aris yg berada dibelakang Ara juga merasa penasaran dengan jawaban Ara.


" Awalnya saat kamu mengungkapkan perasaanmu padaku ,aku juga mengira kalau aku mencintaimu. Tetapi setelah aku sadari ternyata aku tidak pernah merasakan apapun saat berada didekatmu. Tetapi saat aku berada didekat orang yg aku cintai, jantungku selalu berdebar-debar. Kadang aku tidak ingin jauh darinya, tetapi kalau sudah dekat dengannya aku sering salah tingkah dan malu " terang Ara dengan wajah malu-malu.


Aris yg mendengar itu merasa penasaran dengan orang yg dicintai Ara. Sedangkan Raka menebak dari dalan hatinya kalau yg dimaksud Ara adalah suaminya.


"Semoga kamu selalu bahagia dengan suamimu. Oh iya Ra ,kamu sekarang sudah tidak bekerja? " tanya Raka . Raka sudah tahu kalau Restoran Arya sekarang hampir bangkrut.Dan dia mengetahui semuanya dari Tante Selly.


" Iya Ka,karena kondisiku sekarang ini lagi hamil " sahut Ara


" Nanti jangan lupa datang kepernikahanku ya ! Dan sekarang kamu sudah bisa membuka kadoku itu Ra " kata Raka tersenyum


" Beneran sudah bisa dibuka? aku jadi penasaran dengan isinya" jawab Ara dengan alis mata terangkat.


"Beneran Ra, kalau begitu aku mau balik dulu ya...apakah kamu mau aku antar pulang? " tanya Raka karena dia tidak tahu kalau Ara kesini dengan seseorang.


" Tidak usah Ka, aku kesini bareng dengan seseorang tetapi dia lagi ada urusan didekat sini " kata Ara berbohong.


"Kalau begitu aku pulang duluan ya.. kalau nanti ada masalah kamu bisa minta tolong padaku. Dan jangan lupa untuk datang ke acaraku " ucap Raka sambil tersenyum ,karena akhirnya perasaannya menjadi lebih baik setelah bicara dengan Ara.


" Iya Ka,aku pasti akan datang" kata Ara membalas senyuman Raka.


Raka lalu pergi meninggalkan Ara . Sedangkan Aris begitu penasaran dengan kado yg dimaksud oleh Raka dan Ara tadi.

__ADS_1


__ADS_2