Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Vidio Arya


__ADS_3

Setelah sampai ditempat Kakaknya Ara langsung memanggilnya.


" Kak Aris,Kenapa Kakak mencari jaket cewek...pasti untuk kekasih Kakak ya.." tanya Ara


"Rahasia dong, nanti juga kamu akan tahu sendiri " jawab Aris


"Warna Milo sangat bagus Kak  "  kata Ara sambil menunjuk jaket  warna Milo.


" Apa kamu mau jaket ini  ? " tanya Aris sambil melihat Ara


"Tidak Kak, harganya sangat mahal sekali" jawab Ara .


"Nanti Kakak yg bayarin " kata Aris melihat Ara


"Tidak usah Kak,kasihan uangnya. Dari pada membeli pakaian yg begitu mahal mending uangnya dikasih kepada para pengemis yg ada dijalanan "


"Ya sudah, kalau begitu kita sekarang pergi kekasir ya !" kata Aris .


"Ya Kak " kata Ara dan langsung mengikuti Kakaknya


Aris diam-diam mengambil jaket tadi tanpa Ara ketahui.


"Ara.. kamu duduk disini dulu ya, biar Kakak yg kekasir " kata Aris  secara tiba -tiba karena takut ketahuan mengambil jaket tadi.


" Memangnya kenapa kalau aku ikut..aku juga kan mau membayar belanjaanku "  jawab Ara


"Dikasir lagi mengantri . Kalau kamu ikut nanti kakimu pegal karena terlalu lama berdiri,apalagi sekarang kamu lagi hamil. Belanjaanmu biar Kakak saja yg membayar"kata Aris sambil menunjuk ke kasir.


"Terima kasih Kak" jawab Ara tersenyum.


Aris lalu pergi ke kasir ,setelah itu mereka pergi ke Restoran mencari makan siang.


"Ra .. kamu kok diam saja?  Apa tidak mau makan?" tanya Aris bingung.


Tiba-tiba Ara menangis .

__ADS_1


"Ara ,kenapa kamu menangis ? apa Arya memarahimu karena kamu pergi keluar denganku ? " tanya Aris merasa bingung melihat Ara menangis


"Aku tidak apa-apa Kak " jawab Ara berbohong.


" Jangan bohong  Ra, anggap saja Kakak ini sahabatmu" kata Aris melihat Ara


Tetapi Ara tetap tidak mau menceritakan dan dia memilih untuk diam saja.


Selesai makan mereka langsung pulang . Setelah sampai dirumah Aris menyuruh Ara untuk tidur siang . Aris yg lagi menonton tv sambil membuka akun sosial medianya tidak sengaja melihat sebuah vidio yg memperlihatkan wajah Ara saat memberi pelajaran ke selingkuhan Arya.


Aris yg melihat itu langsung kaget dan tidak percaya dengan apa yg dia lihat.


"Bukannya ini waktu di Mall tadi. Karena terlalu asik memilih pakaian aku sampai tidak tahu ada kejadian seperti ini. Kasihan sekali Ara " kata Aris berpikir sendiri dan langsung menuju ke kamar Ara.


Setelah sampai didepan kamar Ara, Aris mengetuk pintu itu .


"Ada apa Kak.. tadi Kakak yg menyuruhku untuk tidur siang, tetapi sekarang  malah Kakak sendiri yg mengganggu tidurku " jawab Ara cemberut karena kesal.


"Duduklah sebentar diruang tamu,ada yg ingin Kakak tanyakan sama kamu" kata Aris kepada Ara.


"Ara..Kakak mau bertanya sama kamu " kata Aris menatap Ara


"Bertanya apa Kak..sepertinya serius sekali"  sambil menatap wajah Kakaknya


"Ada kejadian apa waktu dimall? " tanya Aris menatap Ara


"Tidak ada kejadian apa-apa Kak , memangnya ada kejadian apa? " tanya  Ara balik


"Jangan bohong Ra, Kakak sudah tahu semuanya" sambil memperlihatkan vidio yg dia temukan disosial media


"Dari mana Kakak dapat Vidio itu ? " tanya Ara bingung.


"Kakak menemukan vidio ini disosial media"jawab Aris


"Berarti sekarang vidionya tersebar disosial media dong Kak...Bagaimana kalau Ibu dan Bapak tahu " kata Ara ketakutan.

__ADS_1


"Memangnya bagaimana kejadiannya ? " tanya Aris penasaran


" Waktu aku lagi melihat-lihat pakaian, secara tidak sengaja aku melihat Kak Arya bersama karyawannya itu lagi berbelanja . Dan mereka terlihat begitu mesra . Lalu aku menghampiri dia dan terjadilah kejadian seperti vidio yg Kakak lihat itu" kata Ara menjelaskan.


"Apakah kamu cemburu melihat Arya jalan dengan wanita lain ?  " tanya Aris penasaran dengan jawaban Ara.


"Sebenarnya tidak sama sekali, karena aku tidak pernah mencintainya. Aku marah karena dia sekarang berstatus menjadi suamiku  . Aku yg lagi belajar mencintainya dan lagi berusaha menjadi seorang Istri yg baik untuknya tetapi dia selalu menyakitiku. Aku marah karena dia tidak menghargai apa yg telah aku lakukan . Dia tidak tahu bagaimana sakitnya harus menikah dengan orang yg tidak kita cintai,apalagi orang itu selalu menyakiti kita ditambah lagi dengan sikap orang tuanya" jawab Ara yg bicara sambil melamun.


"Kalau begitu lebih baik kamu bercerai dengannya. Kakak tidak bisa melihatmu menderita seperti ini. Kakak akan memberitahu Om dan Tante tentang masalah ini  "  kata Aris dengan raut wajah marah.


"Jangan lakukan itu Kak, apa Kakak tidak kasihan dengan anak yg ada didalam kandunganku. Kalau aku pergi maka anakku yg tidak tahu masalah orang tuanya akan ikut menderita. Aku tidak bisa egois seperti itu Kak. Kalau aku bercerai maka anakku akan ikut dengan Ayahnya . Walaupun suamiku terbukti berselingkuh, tetapi  hak asuh anak akan tetap jatuh ke tangan Ayahnya. Karena sudah seperti itu hukum adat disini,kecuali Kak Arya sendiri yg tidak mau mengurus anaknya atau anaknya yg tidak mau bersama ayahnya,tetapi itu tidak mungkin bisa terjadi. Mana mungkin Kak Arya tidak mau mengasuh anaknya sendiri dan mana mungkin  seorang anak tidak mau bersama Ayahnya sendirin. Menurutku hukum adat disini begitu tidak adil bagi seorang wanita" jawab Ara dengan sedih.


"Kalau begitu biarkan dia yg merawat anaknya sendiri. Kamu sudah mengandung anaknya jadi biarkan dia yg merawatnya. Kalau Om dan Tante tahu pasti akan langsung menyuruhmu bercerai  " kata Aris yg masih kesal dengan sifat Arya.


" Tolong jangan lakukan itu Kak...Aku mohon...Kakak sendiri kan pernah merasakan ditinggal oleh orang tua Kakak. Coba Kakak pikirkan kalau sekarang bayiku merasakan  hal yg sama dengan apa yg Kakak rasakan dulu . Apa Kakak tidak merasa kasihan? Kalau sekarang kami bercerai pasti setelah melahirkan aku akan berpisah dengan anakku. Dan  anakku pasti akan dirawat sama mertuaku dan suamiku. Sifat mereka begitu buruk dan pasti mereka akan menanamkan hal yg buruk dipikiran anakku. Kalau itu terjadi anakku pasti akan membenci Ibunya sendiri sampai seumur hidupnya"jawab Ara dan langsung berlutut dikaki Kakaknya


"Ara..apa yg kamu lakukan..ayo bangun" sambil menarik tangan Ara agar bangun


"Aku mohon Kak ..Jangan beritahu Bapak dan Ibu! " kata Ara memohon sambil menangis.


"Tapi Kakak tidak tega melihatmu menderita seperti ini "jawab Aris


Aris merasa bingung harus mengambil keputusan seperti apa.


" Ara mohon Kak! " kata Ara lagi


" Baiklah kalau begitu,Kakak tidak akan memberi tahu Om dan Tante ,tapi kalau kamu butuh bantuan hubungi Kakak.Kalau Kakak  mengetahui kamu menyembunyikan sesuatu dari Kakak maka Kakak akan langsung memberi tahu Om dan Tante. Dan jangan pernah menolak bantuan Kakak kalau suatu saat nanti Kakak ingin membantu masalahmu  " jawab Aris menatap Ara.


"Terimakasih Kak , Ara janji akan selalu jujur  sama Kakak, dan tidak akan pernah menolak bantuan Kakak. Kakak tidak usah mengkhawatirkan aku karena aku tidak apa-apa. Aku yakin tuhan tidak akan diam melihat umatnya mendapatkan ketidakadilan " kata Ara tersenyum.


"Nanti didepan Arya Kakak akan berpura-pura tidak mengetahui  masalah kalian dan mudah-mudahan suamimu bisa berubah. Tapi kalau dia membuat masalah lagi maka Kakak akan memberinya pelajaran. Masalah Om dam Tante kamu tenang saja, mereka tidak akan tahu masalah ini karena mereka tidak pernah membuka akun sosial media" jawab Aris


" Terimakasih Kak,Kakak memang baik"balas Ara sambil tersenyum


" Ya sama-sama,lebih baik sekarang lanjutkan tidurnya. Biar tidak sakit kepala lagi" kata Aris

__ADS_1


" Iya Kak,kalau begitu Ara kekamar dulu" jawab Ara dan langsung menuju kekamarnya.


__ADS_2