
Didalam perjalanan Ara menyuruh mobil Arya untuk berhenti.
"Ada apa Ra.. kok tiba-tiba minta berhenti " tanya Arya bingung
"Ara pingin sekali sama mangga muda seperti itu Kak , tapi harus memetik langsung dari pohonnya " kata Ara sambil menunjuk pohon mangga yg ada dirumah seseorang
"Memang apa bedanya dengan membeli Ra... kan sama saja " jawab Arya
"Lebih enak makan yg baru di petik langsung Kak "
"Tapi itu adalah pohon mangga milik orang lain Ra, mana mungkin kita bisa memetik pohon mangga mereka . Orang kita saja tidak mengenal mereka . Kamu ini ada-ada saja deh permintaannya" jawab Arya marah.
Arya yg tidak tahu masalah orang yg lagi ngidam hanya marah-marah saja sama sama istrinya.
"Kan Kakak bisa kenalan dulu sama pemiliknya,lalu minta izin untuk minta mangganya. Atau bila perlu Kakak bayar saja mangganya itu" kata Ara menjelaskan
"Tapi aku tidak mau melakukan hal itu. Bikin malu saja , mening minta yg lain saja" Arya bicara sambil menjalankan mobilnya lagi.
Ara yg mendengar hal itu hanya cemberut saja.
Sampai dirumah mertuanya Arya langsung pergi kekamar Ara . Karena mertuanya sedang pergi ketokonya jadi rumahnya sedikit sepi.
"Ra.. aku mau istirahat dulu ya..capek sekali soalnya "kata Arya
"Ya kak" balas Ara dengan wajah yg masih saja cemberut
"Lebih baik kamu istirahat juga biar tidak terlalu capek . Apalagi kamu sekarang lagi hamil "
"Nanti saja aku istirahatnya Kak,sekarang aku mau nyari Kak Aris dulu" kata Ara
"Ya sudah ,kalau begitu aku istirahat dulu " Arya lalu meninggalkan istrinya
Ara dengan wajah cemberut menuju ke kamar Kakaknya.
"Kak Aris.. apa Kakak ada didalam .. " kata Ara sambil mengetuk pintu kamar Kakaknya.
"Masuk saja dek, pintunya tidak dikunci kok" balas Aris dari dalam kamarnya
__ADS_1
Ara lalu masuk kekamar Kakaknya dan duduk disamping Kakaknya.
Aris yg melihat wajah Ara yg cemberut langsung bertanya sama adiknya itu.
"Ara ..ada apa dek... kok cemberut begitu wajahnya? "
"Ara pingin mangga muda Kak,tapi harus metik langsung dari pohonnya "
"Kamu lagi ngidam itu tandanya Ra" kata Aris
"Ngidam itu apa sih Kak ? Ara pernah sih mendengar kata-kata itu dulu ,tapi tidak tahu apa artinya "
"Ngidam itu adalah kondisi ibu hamil yg menginginkan sesuatu hal seperti makanan dan minuman. Kadang juga yg diminta aneh-aneh . Contohnya seperti Tante waktu mengandungmu dia ngidam pingin bertemu dengan mantan-mantannya waktu SMA. Ada juga istri temanku yg ngidam ingin suaminya pake daster. Jadi ngidam itu hal yg wajar untuk wanita yg lagi hamil. Kamu mengerti kan Ra ? "
" Ya aku mengerti Kak, tapi Kakak kok bisa tahu masalah begituan...aku saja seorang cewek tidak tahu akan hal itu "
"Aku tahu dari Tante. Dia pernah menceritakannya padaku dulu "
"Pantas saja Kakak tahu banyak, aku saja yg seorang cewek tidak tahu akan hal begitu,",
" Kakak memang benar,nanti aku akan bertanya sama Mama "
" Kamu jadi mau nyari mangga mudanya Ra ? "
"Jadi Kak ,aku pingin banget sama mangga muda " kata Ara
"Ya sudah ,kalau begitu Kakak akan mencarikanmu mangga muda. Apa kamu mau ikut mencarinya ? "Tanya Aris
"Ya Kak,aku ikut "kata Ara yg langsung tersenyum lebar
Aris lalu pergi untuk mencari mangga muda untuk Ara . Mereka mencarinya disekitar rumah tetangga.
Setelah melihat ada tetangganya yg memiliki mangga muda didepan rumahnya. Mereka lalu minta izin sama pemiliknya untuk meminta beberapa buah saja.
"Selamat siang Pak? Apa saya boleh masuk kedalam ? " Tanya Aris kepada pemilik rumah itu yg kebetulan lagi duduk didepan rumahnya.
" Selamat siang juga, ya silahkan masuk nak." Kata Bapak itu
__ADS_1
"Perkenalkan saya Aris dan ini adik saya namanya Aranika. Saya tinggal dirumah paling pojok sana Pak. " sambil menunjuk rumahnya
"Ada perlu apa ya nak ? " tanya Bapak itu dengan perasaan binggung
"Saya kesini ingin meminta beberapa buah mangga sama Bapak. Kebetulan adik saya lagi ngidam mangga muda yg langsung dipetik dari pohonnya "kata Aris
"Oohh lagi ngidam. Kalau begitu silahkan cari saja sesuka kalian ." Jawab Bapak itu dengan tersenyum.
"Terimakasih Pak " kata Ara dan Aris
Mereka lalu memetik mangga muda itu beberapa buah saja. Lalu saat sudah selesai dan akan pulang, mereka sempat memberikan beberapa lembar uang kepada Bapak itu,tapi dia menolak. Setelah itu mereka balik kerumahnya dengan berjalan kaki. Karena rumah pemilik pohon mangga itu tidak jauh dari rumahnya sendiri.
Sampai dirumah, Ara langsung membuat rujak mangga ditemani oleh Kakaknya itu.
Saat sudah selesai dia balik kekamarnya untuk istirahat. Ketika akan merebahkan tubuhnya suaminya bangun.
"Ra.. kamu tadi dari mana? Aku cari tapi tidak ada dirumah. " Kata Arya
"Habis nyari mangga muda sama Kak Aris Kak " jawab Ara tersenyum
Arya yg mendengar itu langsung kaget.
"Kamu pasti cerita ke Kakakmu itu ,dan bilang kalau aku tadi tidak mau menuruti keinginanmu untuk mencari mangga muda waktu dijalan tadi . Kalau kamu bicara seperti itu sama Kak Aris, sama saja kamu menjelekkan suamimu sendiri " kata Arya dengan marah
"Aku tidak menceritakan apa-apa kok Kak. Aku hanya bilang kepadanya kalau aku lagi pingin mangga muda. Terus Kak Aris bilang kalau itu tandanya aku lagi ngidam. Hal itu katanya wajar terjadi jika wanita lagi hamil " jawab Ara
" Mana ada orang hamil yg mintanya aneh-aneh begitu. Palingan juga kamu cuma mau ngerjain suami mu sendiri karena masih marah sama aku"
"Aku sudah tidak marah sama Kakak kok,dan aku juga tidak tahu kenapa aku bisa minta mangga muda . Semua terjadi begitu saja tanpa aku rencanakan. Padahal sebelumnya aku sendiri juga tidak suka dengan makanan yg terlalu asem. Dulu melihatnya saja aku merasa males tapi tadi aku malah menghabiskan semuanya. Itu memang terjadi begitu saja Kak, tanpa aku rencanakan " kata Ara bicara dengan jujur
"Terserah kamu saja deh, tapi jangan suruh-suruh aku untuk melakukan hal kayak tadi. Karena aku malu melakukannya dan lebih baik sekarang kamu istirahat dulu " jawab Arya
Tetapi Ara hanya diam saja dan tidak menjawab apa yg dibicarakan suaminya. Ara lalu tidur memunggungi suami. Arya yg melihat itu langsung mengerti kalau Ara lagi marah.
"Ra.. kamu marah dengan ucapanku..kalau kamu marah karena aku tidak mencarikanmu mangga muda ,maka nanti aku akan menebus kesalahanku dengan mengajakmu jalan-jalan. Kamu jangan marah lagi dong Ra " kata Arya .
Tetapi Ara tidak menghiraukannya , hingga tidak sadar mereka sudah tidur.
__ADS_1