Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Merajuk


__ADS_3

Ara keluar dari kamarnya dengan perasaan kesal. Ibu dan Bapaknya sudah tidur dikamarnya. Sedangkan Aris masih duduk diteras rumah.


Ara melihat Kakaknya sedang melamun.


"Kakak..Apa yg sedang Kakak pikirkan...kenapa malah melamun disini ? "Tanya Ara merasa bingung


"Kakak hanya memikirkanmu. Kakak merasa kasihan sama kamu." Kata Aris


"Memangnya kasihan kenapa? Padahal aku disini sedang baik-baik saja"jawab Ara menatap Kakaknya


"Kamu memang terlihat baik-baik saja kalau dari luar. Tapi hatimu pasti berkata lain" kata Aris yg ikut memandang Ara.


"Aku beneran baik-baik saja kok,aku mau keluar sebentar kak ya.."  Ara langsung keluar menuju gerbang rumahnya.


"Kamu mau kemana Ra ? " tanya Aris penasaran


"Aku mau belanja sebentar " teriak Ara yg sudah berjalan sangat jauh.


Aris langsung mengambil  kunci motor. Dia lalu mengejar Ara menggunakan sepeda motornya.


"Ara.. ayo naik " kata Aris


"Kenapa Kakak malah mengikutiku ? " tanya Ara


"Aku tidak mengikutimu,aku hanya ingin mengantarmu saja. Lain kali kalau  suami mu tidak bisa mengantarmu maka panggil saja aku " kata Aris


" Iya kak " Ara langsung naik kemotor Kakaknya.


Sebenarnya Ara merasa tidak enak menyuruh Kakaknya yg mengantar dirinya berbelanja. Apalagi semenjak Ara mengetahui kalau Kakaknya itu mencintainya. Dia menjadi sedikit canggung kalau berada didekat Kakaknya itu.


Semenjak Ara tahu kalau Kakaknya itu mencintainya , dia lalu memutuskan untuk sedikit menjaga jarak. 


Dia hanya merasa takut . Kalau dia terlalu dekat dengan Kakaknya ,maka akan terjadi suatu hal yg tidak dia inginkan.

__ADS_1


Walaupun suaminya tidak tampan . Sifatnya selalu menyakiti hatinya .


Dan jika suatu saat nanti suaminya berselingkuh dibelakangnya. Dia tetap tidak berniat untuk selingkuh. Dia masih ingat akan adanya hukum karma. Kalau dia nantinya merasa sudah tidak kuat dengan pernikahannya,maka dia lebih baik bercerai.


Setelah sampai di depan minimarket Ara langsung masuk kedalam . Aris berjalan dibelakang Ara. Dia mengikuti kemanapun Ara melangkah,hingga Ara berhenti disalah satu rak yg berisi berbagai macam susu 


Dia mengambil 2 kotak susu ,setelah itu dia menuju ke kasir untuk membayar.


"Biar Kakak yg membayarnya " kata Aris sambil menyerahkan uang ke kasir.


"Tidak perlu Kak ,ambillah uang ini" jawab Ara yg ingin mengembalikan uang Aris.


Ara berusaha mengembalikan uang Aris tetapi Aris tetap tidak mau menerima. Hingga Ara memutuskan untuk mengalah saja.


"Apakah kamu ingin mampir kesuatu tempat dulu? "Tanya Aris


"Tidak Kak,aku ingin langsung pulang saja . Hari ini aku sangat capek." Kata Ara


"Tadi katanya mau keluar sama Arya. Tapi kenapa malah keluar sendiri ? " Tanya Aris


"Memangnya dia sibuk ngapain kalau dirumah ? Masak cuma nganter istrinya saja tidak bisa" tanya Aris penasaran


"Aku tidak tahu Kak.Mungkin dia memang lagi sibuk "


Aris begitu yakin kalau Arya pasti sengaja tidak mau mengantar istrinya.


Sampai dirumah Ara langsung kedapur untuk membuat susu.


Setelah itu dia pergi kekamarnya. Dikamarnya dia melihat suaminya sudah tidur dengan nyenyak .Sedangkan Ara lebih memilih tidur dibawah dengan menggunakan alas dari selimut.


Dia begitu marah dengan suaminya itu ,karena dia tidak pernah memikirkan istrinya sama sekali . Dia hanya memikirkan dirinya sendiri saja .


Jam 02:00 Arya bangun karena ingin kencing . Dia melihat istrinya tidur dibawah, tetapi dia hanya membiarkan saja.

__ADS_1


"Padahal dia sendiri yg salah, tapi malah dia yg merajuk. Dia pikir aku akan minta maaf kepadanya. Sampai dia sakit pun aku tidak akan minta maaf kepadanya," kata Arya bicara didalam hatinya.


Jam 03:00 Ara terbangun karena haus. Air dalam gelasnya telah habis jadi dia pergi kedapur untuk mengambil air.


Aris yg kebetulan juga ingin kedapur mengambil air, tanpa sengaja melihat pintu kamar Ara sedikit terbuka.


"Kenapa pintu kamar Ara terbuka..apa dia lupa menutupnya..pasti dia lupa menutupnya karena terlalu capek " pikir Aris dan langsung menuju kekamar Ara.


Setelah sampai depan pintu kamar adiknya,Aris begitu kaget dengan pemandangan yg dia lihat.


"Kemana Ara..kenapa tidak ada dikamarnya.." pikir Aris


Saat mendengar ada suara dari dapur ,dia langsung menuju ke arah dapur. Aris melihat Ara yg lagi mengambil air.


"Ara?"panggil Aris dan langsung menghamiri Ara


"Kak Aris..kenapa Kakak bangun jam segini? "Tanya Ara


"Aku mau mengambil air" kata Aris


"Aku kekamar duluan kak ya.." Ara bicara sambil membawa air putih.


Tiba-tiba Aris menghalangi Ara


"Ara ...kenapa kamu tidur dibawah...apa hubungan kalian sedang tidak baik" tanya Aris yg merasa kasihan dengan adiknya.


"Aku tidak tidur dibawah kok kak . Kenapa kakak bicara seperti itu? "Ara berbohong dengan Kakaknya.


"Kakak sudah melihatnya tadi


, jadi jangan bohong Ra" kata Aris marah.


"Maaf kak . Tapi tolong jangan beritahu Ibu dan Bapak. Nanti aku akan cerita ke kakak tapi sekarang tolong biarkan aku tidur dulu. Aku sangat mengantuk" kata Ara sambil menuju ke kamar

__ADS_1


"Kalau begitu kamu tidur dikamar Kakak saja . Nanti Kakak yg akan tidur dibawah . Kalau kamu tidak mau maka Kakak akan bilang ke Ibu dan Bapaknya" Aris bicara menganjam


Ara lalu menuju kekamar kakaknya.


__ADS_2