Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Terlambat Pulang


__ADS_3

Ditempat kerjanya ,Ara menghampiri Yeni yg lagi membereskan semua pekerjaannya.


"Yen .. kamu sudah memesan taksi untukku.. " tanya Ara


"Oh iya Ra aku hampir lupa ,sekarang aku akan memesan taksi untukmu " sambil mengambil ponselnya.


"Kalau begitu tidak usah deh yen"kata Ara sambil melihat wajah Yeni


"Lho kok tidak usah Ra.. pasti suamimu yg mau menjemputmu ya Ra ? Yeni tersenyum kearah Ara


"Tidak kok Yen "


"Jangan bohong Ra, apalagi kamu pengantin baru pasti Arya khawatir sama kamu. Aku saja yg sudah menikah begitu lama suamiku selalu khawatir, apalagi kamu Ra "


"Tapi aku bicara jujur kok Yen ,aku memang tidak dijemput oleh suamiku soalnya dia lagi sibuk diRestorannya " Ara berbohong.


"Kalau aku pikir-pikir kok suamimu tidak pernah mengantarmu bekerja sih Ra..apalagi sekarang sudah malam begini  apa dia tidak khawatir terjadi sesuatu sama istrinya ?  Suamiku saja kadang khawatir kalau aku pulang malam sendiri . "


"Dia memang lagi sibuk Yen , jadi aku hanya memakluminya saja"


"Dulu saja waktu kalian belum menikah  dia ngikutin kamu terus ,giliran sekarang sudah menikah dia sama sekali tidak mengantar atau menjemput istrinya sama sekali"Yeni bicara dengan kesal. Yeni curiga ada sesuatu dalam rumah tangga Ara. Yeni merasa curiga karena semenjak Ara menikah dia sedikit kurus, tidak ceria seperti dulu dan bahkan  Yeni pernah melihat Ara menangis.


"Ara ... katakan padaku dengan jujur.  Apa kamu lagi ada masalah dengan suamimu ? " Yeni menatap Ara


"Tidak ada kok Yen,hubungan kami baik-baik saja " Ara berbohong dan Yeni tahu kalau Ara berbohong.


"Terus sekarang kamu akan pulang dengan siapa?" tanya Yeni begitu Penasaran


"Aku pulang dijemput Kakakku "


"Ya sudah ,kalau begitu sekarang kita keparkiran saja . Suamiku juga sudah datang menjemputku " Yeni mengajak Ara keparkiran bareng.


Mereka lalu menuju ke tempat parkir.


"Ra ..Apa kakakmu sudah datang menjemputmu ? " Yeni celingak-celinguk mencari Kakak Ara


"Sudah kok Yen,itu mobilnya" Ara menunjuk mobil Kakaknya

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu aku pulang duluan ya Ra " kata Yeni berpamitan


"Iya Yen, hati-hati dijalan "


"Iya Ra,kamu juga "


Ara lalu menghampiri Kakaknya.


"Kakak..Ara kangen banget sama Kakak" dia langsung memeluk Kakaknya


"Kakak  juga kangen banget sama kamu Ra "


"Ara.. kamu pasti belum makan .. Kita cari tempat makan dulu yuk.. Kakak juga laper banget soalnya"


"Ya sudah Kak ,kita cari tempat makan saja dulu " sambil membuka pintu mobil


Mobil Aris lalu meninggalkan kantor Ara.


Arya yg berada dirumahnya dari tadi mondar-mandir  karena Ara belum pulang.


" Arya...kamu ini sebenarnya kenapa sih.. dari tadi mondar-mandir tidak jelas begitu . Mama risih melihatmu seperti itu ,jadi duduklah " kata Mamanya dengan kesal


Padahal Ara sudah mengirimnya chat dan memberitahu kalau dirinya akan pulang terlambat tetapi Arya tidak membacanya  dan bahkan pesan itu sudah dihapus oleh Mama mertuanya


"Dari tadi kamu mondar-mandir cuma karena Ara...Arya kamu itu bodoh sekali  sih ! ngapain sih kamu khawatir sama dia ..palingan dia lagi bersama selingkuhannya "  Mamanya lalu meninggalkannya.


Sedangkan Ara dan Aris sedang menuju ketempat makan yg tidak jauh dari tempat  kerja Ara. Setelah sampai mereka lalu mencari tempat duduk.


"Ara apa kamu bahagia dengan pernikahanmu?"Aris melihat dengan jelas dari perubahan Ara


"Aku bahagia kok Kak, oh iya aku ketoilet sebentar ya Kak "


"Ya Ra"


Ara ketoilet tanpa membawa tasnya,dia buru-buru ketoilet karena kebelet ingin kencing .


Aris yg sedang menunggu makanan tiba-tiba mendengar ponsel Ara berbunyi. Dia lalu mengangkatnya.

__ADS_1


Belum sempat dia bicara tetapi orang dari sebrang telepon itu sudah marah-marah.


"Ara...kamu ini keterlaluan sekali. Sudah malam begini tapi kamu belum juga pulang. Pasti kamu sekarang lagi bersama selingkuhanmu itu. Murahan sekali kamu jadi wanita. Ara tolong jawab aku dan jangan diam saja ? Arya bicara dengan nada yg marah 


"Ara lagi ketoilet , aku akan memberi tahunya kalau kamu tadi habis menelpon" Aris lalu menutup sambungan teleponnya dan menaruh kembali ponsel Ara ke dalam tasnya


Arya yg mendengar kalau yg mengangkat teleponnya adalah seorang pria ,dia merasa begitu marah dan mengepalkan tangannya.


"Keterlaluan sekali kamu Ara"Arya bicara sendiri dengan sangat marah


Sedangkan ditempat lain ,Ara sudah selesai kencing dan lansung menuju ke tempat dimana Kakaknya sedang duduk.


"Lama ya nunggunya Kak ? "tanya Ara yg tidak enak dengan Kakaknya


"Tidak kok Ra,ayo kita makan dulu "


Mereka lalu makan ,setelah itu Aris lalu bertanya  masalah rumah tangga Ara.


"Ara....Kakak ingin bertanya serius


sama kamu "


"Bertanya apa Kak ? "


"Apa rumah tanggamu  lagi ada masalah Ra?  " Aris menatap Ara dengan tatapan serius


"Tidak ada kok kak, memangnya kenapa.. "


"Jangan bohong Ra, Kakak sudah tau kalau kamu lagi ada masalah . Sekarang kamu ceritakan ke Kakak masalahmu "


"Benar tidak ada kok Kak" Ara berbohong


"Ya sudah ,kalau kamu tidak mau cerita maka Kakak sendiri yg akan mencari tahu " Aris melihat dari gerak -gerik Ara yg gugup saat ditanya


"Rumah tanggaku baik-baik saja . Jadi Kakak tidak usah khawatir begitu " Ara memaksakan diri untuk tersenyum


"Kalau kamu ada masalah cerita saja ke Kakak ,siapa tahu Kakak bisa membantu. Kakak sangat menyayangimu jadi Kakak akan selalu menjagamu.  Ya sudah kalau begitu sekarang kita pulang saja ya. "

__ADS_1


"Ya Kak "


Mereka lalu membayar makanan tadi dikasir . Setelah itu menuju ke mobilnya untuk mengantar Ara pulang.


__ADS_2