
Saat tiba dikamarnya,Ara melihat suaminya lagi berbicara dengan seseorang ditelepon. Ara lalu duduk sambil menunggu suaminya . Setelah suaminya selesai menelpon dia lalu mendekati suaminya.
"Kak Arya,ayo kita makan malam dulu! Sudah ditunggu sama Bapak dan Ibu"kata Ara sambil mendekati suaminya yg lagi memasukkan ponsel kedalam saku celananya.
Tapi suaminya tidak membalas ucapan Ara ,dan dia langsung keluar menuju meja makan tanpa memperdulikan Ara.
"Selamat Malam " kata Arya saat baru sampai dimeja makan.
"Selamat Malam nak Arya,mari silahkan duduk disini " kata Bapak Ara sambil menarik kursi kosong disampingnya.
"Iya Pak terimakasih"balas Arya
"Ara..kenapa tidak diambilkan nasi suaminya ?" tanya Ibunya menatap Ara
"Maaf Bu, Ara lupa " kata Ara dan langsung mengambilkan suaminya nasi
Tiba-tiba Aris bertanya dengan Arya
"Arya..apa kegiatan orang tuamu setiap hari ? " tanya Aris penasaran
"Mama setiap hari hanya dirumah saja, sedangkan Papa hanya pergi ke Kebun menanam sayuran . " kata Arya menjelaskan
Orang tua Ara yg mendengar itu langsung kaget, karena apa yg dikatakan Ara kemarin ternyata memang benar.
"Bukankah Papamu memiliki sebuah toko.." tanya Bapak Ara yg langsung melihat kearah istrinya.
"Dari dulu Papaku tidak pernah memiliki Toko apapun ,hanya aku saja yg memiliki Restoran" jawab Kak Arya jujur
"Nak Arya sepertinya suka bercanda ya.., kemarin waktu toko Bapak mendapatkan masalah bukannya nak Arya dan Papa nak Arya yg membantu ...Dan sekarang juga Bapak masih mengambil barang disana " kata Bapak yg merasa bingung dengan jawaban menantunya itu
"Kalau yg itu adalah Toko milik Pamanku Pak. Bukan milik Papa. Tapi kenapa Bapak bisa bilang itu toko milik Papa ku ? " tanya Arya yg juga merasa bingung
"Waktu itu Papa nak Arya sendiri yg bilang ke Bapak kalau itu adalah tokonya sendiri" jawab Bapak dengan kesal karena telah dibohongi.
__ADS_1
"Maaf Pak ,Arya tidak tahu masalah itu. Nanti Arya akan coba bertanya sama Papa. Arya cuma tahu kalau Bapak berhenti mengambil barang ditempat sebelumnya karena tiba-tiba harganya dinaikkan .Hanya itu yg aku dengar dari Papa" kata Arya yg saat ini sudah selesai makan.
"Kok karena harga dinaikkan ..Bapak berhenti mengambil barang ditempat sebelumnya karena Papa nak Arya sendiri yg bilang kalau perusahaan itu penipu"jawab Bapak Ara
"Aku jadi bingung nih Pak karena jawaban Papa sama Bapak mertua sangat berbeda "kata Arya merasa bingung.
Sedangkan Aris dan Ara hanya mendengarkan saja. Mereka curiga kalau ini adalah rencana orang tua Arya.
"Kalau begitu biar Bapak yg menjelaskan sedikit sama Nak Arya. Awalnya Bapak mengambil barang di Pt Sinar Jaya .Bapak mengambil barang disana sudah sangat lama sekali,tetapi tiba-tiba perusahaannya bangkrut karena ada yg menggelapkan uang perusahaan mereka. Lalu Bapak mencari perusaan lain yg namanya Pt Abadi Sentosa .Saat Bapak sudah menemukan perusahaan yg akan diajak bekerja sama, tiba-tiba Papa nak Arya mampir ketoko saat melihat karyawan Pt Abadi Sentosa keluar dari toko Bapak. Papa nak Arya lalu bertanya apa tujuan karyawan Pt Abadi Sentosa ketempat Bapak . Lalu Bapak bilang kalau kami akan bekerja sama . Setelah itu Papa nak Arya bilang kalau perusahaan itu penipu dan katanya temannya pernah ditipu. Dan akhirnya Bapak batalkan kerjasamanya karena tidak mau ditipu. Padahal Bapak sudah memesan barang begitu banyak disana. Kemudian Papa nak Arya mengajak Bapak untuk mengambil barang ditokonya sendiri. Dia bilang harganya juga lebih murah. Jadi Bapak setuju saja."jawab Bapak menjelaskan dengan begitu detail.
"Mungkin Arya tidak tahu kalau Papanya memiliki usaha " kata Aris dengan santai.
"Aku tau benar kalau Papaku tidak memiliki usaha seperti itu. Biar nanti aku sendiri yg bertanya sama Papa "jawab Arya
"Baiklah kalau begitu,nanti ingat tanyakan ke Papamu. Karena Bapak merasa penasaran setelah mendengar semua ini"
"Iya Pak, kebetulan juga besok aku mau kesana"
"Ara .. biar Ibu yg membersihkannya. Kamu istirahat saja dikamar " kata Ibunya mendekati putrinya.
"Tidak apa-apa Bu, biar Ara yg membersihkannya "jawab Ara tersenyum
Setelah selesai membersihkan piring kotor Ara kemudian duduk di ruang tamu bersama Kakak dan Orang tuanya.
"Ibu merasa seperti ada yg disebunyikan sama keluarga Arya"kata Ibunya sedih
"Bapak juga merasa seperti itu Bu"jawab Bapak
"Ibu juga menyesal telah menikahkan Ara dengan Arya. Ibu kira Ara akan bahagia tetapi ternyata putri kita malah menderita disana"kata Ibunya begitu sedih
"Iya Bu ,Bapak juga merasa menyesal telah memaksa Ara untuk menikah dengan Arya kemarin " balas Bapak dengan sedih
"Semuanya sudah terlanjur terjadi ,jadi tidak usah dipikirkan . Aku juga baik-baik saja kok " kata Ara tersenyum
__ADS_1
"Gimana kami tidak khawatir ,kalau Putri kami diperlakukan tidak baik dirumah mertuanya. Kalau sampai mereka menyakitimu lagi maka kami tidak akan memaafkan mereka " Bapak bicara dengan raut wajah marah
"Tidak usah dipikirkan Pak,Kemarin aku dapat mampir kesana dengan Kak Arya dan mereka sudah minta maaf dengan tulus. Bahkan sampai membuat makanan untukku. Tuhan saja maha memaafkan,masa hambanya tidak. "jawab Ara
"Kamu memang anak yg baik . Kami merasa sangat bersyukur karena tuhan memberikan kami seorang putri yg sangat cantik dan juga baik hati "kata Ibunya sambil memeluk Ara.
"Oh iya ,Ara mau kekamar dulu ya..mau ngajakin Kak Arya untuk membeli susu. Soalnya susu Ara habis" sambil bangun dari tempat duduknya
"Sejak kapan kamu minum susu Ra?"Tanya Aris heran.
"Sejak aku hamil Kak,karena itu adalah susu untuk Ibu hamil."
Ara lalu pergi kekamarnya. Disana dia melihat suaminya sedang tersenyum sambil melihat ponselnya.
"Kak, anterin Ara beli susu dong ..susu Ara habis "kata Ara yg sudah duduk disamping suaminya.
Tetapi Arya hanya diam saja.
"Apa Kakak marah padaku? Kalau ada masalah tolong bilang sama aku Kak . Kita selesaikan baik-baik. Jangan hanya diam saja. Setiap ada masalah Kakak selalu diam dan menghindar.Tidak pernah mau menyelesaikan"Ara bicara dengan raut wajah kesal karena dari tadi dia dicuekin terus.
"Aku marah karena kamu sangat keterlaluan. Masak kamu menyuruh aku mengambilkan pakaianmu . Harusnya istri yg menyiapkan pakaian suaminya bukan malah sebaliknya" kata Arya marah
"Jadi Kakak marah cuma karena masalah itu... Aku menyuruh Kakak juga karena terpaksa. Memang apa salahnya sekali saja membantu istri Kakak.." Ara bicara dengan marah
"Kalau aku tadi membantumu ,pasti kamu akan terus menyuruhku seperti tadi" jawab Arya sambil melihat ponselnya.
"Terserah Kakak mau marah atau tidak aku tidak peduli. Kalau Kakak tidak mau mengantarku untuk membeli susu, maka tolong berikan aku uang untuk membeli susu! "Kata Ara kesal
"Aku tidak ada uang.Kamu juga kan bekerja ,masak tidak ada uang untuk membeli susu " sambil memandang Ara
Ara yg mendengar itu begitu marah
"Kakak memang keterlaluan sekali. Selama ini Kakak tidak pernah menafkahiku sedikitpun. Kemarin waktu dirumah Mama aku membeli bahan untuk memasak juga dari uangku sendiri. Dan aku tetap diam saja,sekarang aku mau membeli susu juga Kakak tidak mau memberiku uang. Laki-laki macam apa sebenarnya Kakak ini..tidak ingat akan tanggung jawab sebagai seorang suami " kata Ara dengan marah dan langsung keluar.
__ADS_1