Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Selingkuh


__ADS_3

Rumah Arya...


Setelah mengetahui kalau Mika hamil , Arya langsung mencari Mika ke kamarnya.


"Mikaaaa ? " teriak Arya yang langsung saja masuk ke kamar Mika.


"Ada apa sih Kak ? Kenapa kamu berteriak seperti itu ? " balas Mika dengan raut wajah yang sangat kesal.


"Mama bilang kalau kamu saat ini lagi hamil. Memang anak siapa yang sekarang ini kamu kandung ? Karena aku sudah lama tidak menyentuhmu ." kata Arya dengan suara yang cukup keras dan wajah berapi-api.


"Buat apa Kakak bertanya seperti ? Bukannya kita sebentar lagi akan resmi bercerai." jawab Mika tanpa memandang Arya


"Tapi kenapa kamu tidak menjelaskan kepada Mama kalau itu bukan anakku ? Kamu harus jelaskan kepada Mama secepatnya."terang Arya dengan wajah merah padam.


"Kakak tenang saja, karena aku pasti akan segera menjelaskan kepada Mama." ucap Mika yang menatap wajah Arya dengan sangat marah.


"Awas saja kalau kamu berbohong,maka aku akan menyiksamu seperti waktu itu" ancam Arya dengan alis mata rendah mendekati mata,dan tersimpul jelas,yang membuat lebih banyak kerutan.


Arya lalu keluar dari kamar Mika dengan wajah yang tanpak kesal.


1 jam kemudian Mika mengirim pesan WA kepada seseorang.


📱" Aku ingin bicara sesuatu yang penting denganmu, tolong temui aku nanti malam ." kata Mika sambil menatap pesan yang baru saja terkirim.


📱" Tenang saja, aku pasti kesana. Lagian aku juga setiap hari selalu ke kamarmu, jadi sabarlah sedikit."


📱" Baiklah, aku tunggu. Aku juga sudah kangen denganmu. " balas Mika sambil tersenyum


📱" Iya sayang, aku juga kangen banget denganmu."


Setelah selesai, dia langsung menghapus pesan WA itu .


Di teras rumah, Arya langsung menghampiri Mamanya.


" Ma ? Anak yang Mika kandung bukanlah anakku , sudah hampir 1 tahun aku tidak menyentuhnya. Mama kan bisa melihat sendiri ,kalau kami tidur di kamar yang berbeda. Jadi mana mungkin kalau itu adalah anakku." terang Arya menjelaskan.

__ADS_1


" Hah ! Lalu itu anak siapa ? Padahal Mama pingin sekali punya seorang cucu. " balas Ibu Intan yang langsung memasang wajah cemberut


"Kan Mama sudah punya seorang cucu yaitu si kembar." kata Arya menatap Mamanya.


"Ya sih, tapi si kembar tidak pernah disini,dan bahkan dia tidak pernah mau Mama sentuh. Setiap Mama menyentuhnya mereka pasti langsung menangis. Dia seperti benci sekali dengan Neneknya sendiri. Padahal tadi Mama sudah merasa sangat senang saat tahu Mika hamil ,karena Mama ingin sekali mendengar suara tangisan bayi di rumah ini ,dan Mama juga ingin sekali menggendong cucu Mama sendiri. Coba kalau si kembar tinggal disini, pasti rumah ini terlihat begitu ramai. Tapi sayang sekali kamu dan Ara sudah cerai. Oh iya ,kamu belum menjawab pertanyaan Mama. Lalu anak yang Mika kandung itu adalah anak siapa ? " tanya Mamanya sambil menatap putranya


" Aku juga tidak tahu Ma, biarkan saja. Aku tidak mau ngurusin dia. Lagian aku juga sebentar lagi akan resmi bercerai dengan dia." jawab Arya yang tidak mau ikut campur urusan Mika.


Jam 02 :00


Ibu Intan dan Arya sudah tidur dengan begitu nyenyak.


Hanya Mika yang belum tidur, dia sedang menunggu seseorang. Dia juga sudah menggunakan pakaian yang begitu seksi.


"Lama sekali sih dia, " gerutu Mika dengan wajah cemberut.


5 menit kemudian datang Papanya Arya ke kamar Mika,dia langsung mengunci pintu kamar itu dari dalam


"Kenapa lama sekali sih ? Aku sudah menunggumu dari tadi ." ucap Mika lagi


Dia langsung memeluk dan mencium Mika.


"Minum dulu obat kuatnya, " kata Mika


"Iya sayang, " ucap Papa mertuanya


"Oh iya Pa ,aku hamil. Padahal aku tidak ingin punya anak. Kalau aku hamil ,pasti tubuhku akan gendut dan jelek."dia bicara sambil mengerucutkan bibirnya


"Aku sudah dengar dari istriku kalau kamu hamil,dan aku langsung merasa yakin kalau bayi yang kamu kandung adalah anakku. Jujur,aku merasa begitu bahagia saat mendengar kamu hamil. Karena dari dulu aku ingin sekali memiliki seorang anak."terang Papa mertuanya


"Papa bagaimana sih , kan Papa sudah punya Arya."gerutu Mika


" Arya bukanlah anakku," ucap Papa mertuanya.


"Papa pasti berbohong ." balas Mika sambil menatap Papa mertuanya

__ADS_1


"Aku berani bersumpah, kalau Arya memang bukan anakku."


"Lalu dia anak siapa ? " tanya Mika penasaran.


"Dulu istriku pernah di perkosa secara bergilir oleh 5 orang pemuda hingga dia hamil. Aku waktu itu mau menikah dengannya ,karena kebetulan aku lagi membutuhkan uang banyak untuk biaya operasi Ibuku. Setelah istriku melahirkan Arya, dia tidak bisa memiliki anak lagi. Karena setelah Arya lahir ,dia menderita kanker serviks, hingga rahimnya harus di angkat. Umurku dan umur istriku juga sangatlah jauh berbeda, istriku lebih tua dariku. Berbeda lagi 10 tahun" ungkap Papa mertuanya .


Mata Mika langsung terbelalak lebar, karena terkejut mendengar ucapan Papa mertuanya.


"Lalu bagaimana kalau nanti Mama dan Kak Arya tahu mengenai hubungan kita ? " tanya Mika merasa takut.


"Aku tidak peduli mau mereka marah ataupun tidak, karena aku merasa capek menuruti semua keinginannya. Aku juga punya keinginan sendiri, tetapi istriku tidak pernah mendengarkan keinginanku sama sekali,"


" Lalu kenapa Papa mau rujuk dengan Mama ? Padahal itu adalah kesempatan yang sangat bagus agar Papa bebas dari Mama," ucap Mika penasaran.


" Itu adalah permintaan Pak Andi sendiri. Kalau aku tidak mau menurutinya, maka rumah ini akan di ambil olehnya, "


"Terus kalau nanti kita ketahuan,dan rumah ini di ambil sama Pak Andi bagaimana ? Kita akan tinggal dimana ?" jawab Mika khawatir.


" Kamu tenang saja, aku sudah di belikan sebuah rumah oleh saudaraku. Saudaraku merasa kasihan dengaku, karena aku terus-menerus menjadi budak istriku dan saudaranya." terang Papa mertuanya.


"Kalau begitu ,kapan kita akan menikah ? " tanya Mika sambil memeluk Papa mertuanya.


"Setelah kamu resmi bercerai, maka aku akan langsung mengajakmu kerumah baru kita. Lalu setelah itu kita menikah dan tinggal bersama anak-anak kita. Oh iya, jangan pernah takut gendut, karena walau kamu gendut aku akan tetap bersamamu."dia bicara sambil mencium pipi Mika.


"Beneran Pa ? " tanya Mika tersenyum


"Benar dong, buat apa aku mesti berbohong denganmu. Jangan panggil aku dengan sebutan ' Papa' dong. Panggil aku dengan sebutan 'sayang ' biar terlihat romantis. Oh iya, besok aku akan mengantarmu untuk memeriksakan kandunganmu itu. Jadi kamu harus buat alasan agar nanti bisa keluar rumah." kata Papa mertuanya.


"Hmm iya sayang, " jawab Mika.


Dia langsung membuka baju Mika, dan setelah itu mencium bibirnya . Sedangkan tangannya mengelus ************ Mika.


Sedangkan di kamar Ibu Intan, Ibu Intan terbangun karena mau ke kamar mandi . Dia melihat suaminya tidak ada di sampingnya.


"Pasti Papa pergi ke dapur karena merasa lapar, dari dulu dia suka sekali makan jam segeni. " pikir Ibu Intan

__ADS_1


__ADS_2