
Setelah itu Aris lalu menghampiri Ara.
" Maaf ya Kak ,kakak pasti menungguku begitu lama " ucap Ara merasa tidak enak dengan Kakaknya
" Ya tidak masalah, apa kita bisa berangkat sekarang ? tanya Aris karena sudah merasa bosan duduk disana.
" Ya Kak ,kita berangkat sekarang saja. Tapi sebelum itu kita mampir direstoran Kak Arya sebentar saja ya !"kata Ara sambil memasukkan ponselnya kedalam tas.
" Mau ngapain ? " tanya Aris dengan alis mata terangkat. Aris begitu benci dengan Arya . Ingin sekali dia membawa wanita itu pergi jauh dari kehidupan Arya.
" Ada yg mau aku tanyakan dengannya " terang Ara sambil berjalan keluar dari cafe itu dan diikuti oleh Aris
"Tunggu Kakak sebentar disini ya..Kakak mau mengambil mobil dulu" ucap Aris sambil menatap Ara. Aris menyuruh Ara menunggu didepan cafe karena tempat parkir cafe itu lumayan jauh dan cuacanya juga sangat panas.
"Ya Kak" kata Ara ikut tersenyum.
Tidak menunggu begitu lama mobil Aris sudah ada didepan cafe.
" Ra..ayo naik" Aris membukakan pintu mobil untuk Ara di kursi penumpang depan.
"Terimakasih Kak" ucap Ara seraya memasang sabuk pengaman ditubuhnya.
" Ara..antara Kakak sama Raka mana yg lebih ganteng diantara kami ? tanya Aris yg sudah tidak sabar menunggu jawaban Ara.
" Lebih ganteng Raka dong Kak. Tapi kenapa Kakak bertanya seperti itu?" jawab Ara berbohong . Padahal Aris lebih ganteng dan gagah dari Raka
Aris langsung cemberut mendengar ucapan Ara tadi. Sedangkan Ara yg melihat Aris cemberut hanya senyum-senyum sendiri.
" Kenapa kamu senyum-senyum terus sih? tanya Aris dan rahangnya menjadi tegang karena begitu kesal melihat Ara senyum-senyum sendiri setelah bertemu Raka.
" Memangnya aku tidak boleh tersenyum?" tanya Ara balik
__ADS_1
" Kalau kamu tersenyum karena merasa senang habis bertemu dengan Raka maka aku tidak menyukainya" Aris menatap Ara dengan intens. Telinganya sudah memerah karena tidak bisa mengendalikan amarahnya
Ara langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Aris. Kepalanya miring kebelakang dan matanya tertutup namun tidak bisa rileks. Dia terus tertawa hingga membuat Aris merasa bingung
" Aku dari tadi tersenyum bukan karena merasa senang bertemu dengan Raka,tetapi aku tertawa karena Kakak begitu lucu. Kakak seperti sedang cemburu " kata Ara yg berusaha menahan tawanya dengan menutup mulutnya.
Aris yg mendengar ucapan Ara akhirnya mengerti kalau sebenarnya dari tadi gadis itu mengetahui kalau dirinya sedang cemburu.
~
Sedangkan direstoran Arya yg lagi sibuk bekerja tiba-tiba didatangi oleh Mika.
" Sayang .. aku kangen banget "kata Mika menghampiri Arya yg ada diruangannya . Dia langsung duduk dipangkuan Arya sambil memeluk laki-laki itu.
" Kan baru tadi pagi bertemu,masak sudah kangen " ucap Arya begitu kesal dan langsung memalingkan wajahnya.
Mika terus mengganggu Arya bekerja. Dia terus membicarakan hal-hal yg menjurus keranjang,tetapi Arya tidak memperdulikannya . Hingga Mika merasa kesal sendiri karena Arya tetap tidak memperdulikannya.
" Apa kamu sudah gila? Baru tadi pagi kita melakukannya" terang Arya dengan wajah begitu masam sambil melanjutkan pekerjaannya.
Mika yg mendengar hal itu langsung menatap Arya dengan begitu intens. Alis matanya rendah mendekati mata dan tersimpul jelas ,kemudian tangannya menggenggam membentuk kepalan sambil menatap Arya dengan marah.
" Baiklah kalau kamu maunya begitu. Kalau kamu menolakku maka sekarang aku akan menemui istrimu itu" ucap Mika mengancam Arya.
Arya yg mendengar hal itu merasa frustasi menghadapi Mika . Dengan wajah cemberut dia langsung menghentikan pekerjaannya.
"Baiklah kalau begitu. Aku akan melayanimu ,tetapi aku mohon jangan bicara apapun terhadap keluargaku !" balas Arya dan langsung menghampiri Mika.
Mika yg melihat itu langsung tersenyum lebar dan mulutnya mengatup pada saat yg sama. Dia begitu senang mendengar jawaban Aris
" Kalau begitu kamu harus menggodaku duluan " kata Mika sambil mendekati Arya.
__ADS_1
Arya lalu memeluk pinggang Mika dan mencium tengkuk dan leher Mika. Setelah itu dia mencium bibirnya sedangkan salah satu tangannya membelai dengan lembut paha bagian dalam milik Mika. Kemudian dia meremas payudara Mika.
Sedangkan Mika yg merasakan hal itu begitu menikmati setiap sentuhan yg Arya berikan.
Setelah selesai mereka lalu merapikan bajunya .
" Sayang.. nanti malam tidur dirumahku lagi ya.. aku mau nanti malam kamu memuaskan aku lagi " kata Mika tersenyum sambil merapikan kemeja Arya.
"Aku capek sekali ,jadi tidak bisa melayanimu nanti malam. Lagian aku juga harus tidur dirumah malam ini karena orang tuaku lagi berkunjung kerumah nenekku ,jadi istriku sendirian dirumah . Aku tidak bisa membiarkan dia sendirian dirumah karena dia lagi hamil" terang Arya dengan mata sayu dan kepala sedikit terkulai kedepan karena begitu kelelahan
"Kenapa kamu hanya memikirkan dia saja..bukannya aku juga sedang mengandung anak kamu.. kalau kamu mau tidur disana ya silahkan saja, tetapi jangan marah kalau nanti aku kesana" Mika marah sambil memasang muka cemberut dengan memonyongkan bibirnya.
" Mulai sekarang aku tidak akan membiarkan Kak Arya dan Istrinya tidur bersama lagi . Karena hanya Kak Arya saja yg bisa memuaskanku " kata Mika berbicara dihatinya.
Sedangkan Arya merasa sangat kesal dan frustasi dengan Mika. Kalau bukan karena takut kehilangan istrinya maka dia tidak mau diancam sama Mika
" Baiklah kalau begitu. Aku akan tidur ditempatmu malam ini "Arya menghembuskan nafasnya dengan kasar sambil mengusap rambutnya hingga berantakan.
Mika yg mendengar ucapan Arya itu, Alis matanya langsung terangkat dan matanya melebar karena gembira.
" Terimakasih ya sayang. Nanti malam aku pijitin deh , biar tambah bersemangat mainnya" kata Mika sambil mengecup pipi Arya.
"Beneran ya nanti dipijitin..bila perlu setiap hari kamu pijitin aku. Kamu saja menyuruhku untuk melayanimu sehari 2 kali ,rasanya tubuhku mau remuk. Aku merasa heran sama kamu, jadi wanita kok nafsuan banget? Sudah ngalahin nafsu laki-laki saja " sindir Arya merasa sangat kesal sambil mengecek laporan yg tadi tertunda.
" Kalau seorang wanita nafsuan itu adalah sesuatu hal yg normal. Kalau kamu capek nanti aku pijitin deh setiap hari. Aku heran sama kamu, masak begitu saja sudah capek " ucap Mika cemberut
" Bagaimana aku tidak capek kalau kemarin malam aku melayanimu sampai jam 01:00 lalu jam 06:00 kamu minta lagi dan sekarang kamu kesini mau minta juga " jawab Arya begitu kesal.Telinganya sudah memerah karena Mika selalu saja membuat suasana hatinya menjadi kacau .
" Kalau begitu nanti malam biar aku yg memuaskanmu. Kalau begitu aku pulang dulu " ucap Mika dan langsung membuka pintu.
Saat Mika keluar dari ruangan Arya,semua karyawan disana menatapnya.Semua karyawan disana tahu kalau Mika wanita hiperseks. Mika sudah tidak bekerja disana lagi dan sekarang dia hanya membuka warung didepan rumahnya.
__ADS_1