Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Rumah mertua


__ADS_3

Di rumah sakit ,Ara langsung diperiksa oleh dokter spesialis kandungan . Dokter juga sudah memberikkan Ara vitamin dan obat pereda rasa mual.


" Ara.. aku mau kerumah Mama untuk mengambil beberapa bajuku . Apa kamu mau ikut kesana... Tapi kalau kamu tidak ingin kesana maka aku akan mengantarmu pulang kerumah Ibu dulu" Arya bertanya sama istrinya sambil menatapnya.


"Aku akan ikut kesana Kak, kebetulan ada yg mau aku ambil juga disana" kata Ara


"Apa kamu tidak takut pada orang tuaku? "tanya Arya penasaran


"Takut untuk apa Kak ? " Ara binggung dengan pertanyaan suaminya itu


"Orang tuaku selama ini selalu berbicara yg menyakiti hatimu. Apa kamu tidak takut bertemu mereka ? " tanya Arya lagi


" Aku tidak pernah takut pada mereka Kak. Aku diam bukan karena takut,tapi orang tuaku mengajarkan agar aku tidak pernah melawan atau bicara kasar dengan orang yg lebih tua dariku " balas Ara


"Berarti orangtuamu begitu hebat ya .. buktinya istriku jadi penurut dan tidak pernah melawan " kata Aris tersenyum


"Semua orang tua itu hebat Kak " jawab Ara


"Kalau orang tuaku sangat keterlaluan ,


sebaiknya kamu balas saja. Biar dia tidak terus menerus seperti itu kepadamu "


"Tidak Kak, aku takut berdosa karena melawan orang yg lebih tua" kata Ara menunduk.


Sesampainya didepan rumahnya, Ara dan Arya langsung masuk. Mertuanya yg melihat itu langsung menghampiri mereka.


"Arya..kenapa dengan kepalamu itu nak.. kenapa diperban begitu ? " Tanya Papa dan Mamanya


"Kemarin saat kerumah Ara aku menabrak pohon karena menghindari Anjing yg lewat "


"Ara.. bagaimana kabarmu nak? Maafkan Mama ya nak.. selama ini kami sangat keterlaluan dengan menantu kami sendiri " kata Mamanya sambil memasang raut wajah yg pura-pura merasa bersalah.

__ADS_1


"Tidak apa-apa kok Ma, Ara bisa mengerti kenapa Mama bisa seperti itu. Mungkin Mama belum bisa menerima keadaan kalau Kak Arya sudah berumah tangga . Dulu saat Kak Arya belum menikah pasti Kak Arya memberikan semua perhatiannya ke orangtuanya tapi setelah kehadiranku mungkin perhatian Kak Arya jadi terbagi untuk istrinya


Apalagi dulu Mama yg ngurusin semua keperluan Kak Arya. Apapun yg dibutuhkan oleh Kak Arya waktu dulu, pasti yg dituju orang tuanya . Tapi setelah kehadiranku semua jadi berubah , Karena semua keperluan Kak Arya aku yg jadi mengurusnya.


Mungkin Mama dan Papa yg melihat itu merasa tidak di butuhkan oleh anak kalian sendiri. Tapi itu tidaklah benar " kata Ara menjelaskan dengan sopan


"Ara benar Ma, aku tidak mungkin terus menerus bergantung sama Mama. Kalau kalian menginginkan aku bergantung terus sama kalian terus kalau kalian sudah tidak ada bagaimana dengan nasibku.. siapa yg mengurusku kalau kalian sudah tidak ada ..." Arya bertanya kepada orang tuanya


"Maafkan kami nak, kami merasa bersalah " kata Papanya


"Aku kesini mau mengambil beberapa bajuku. Dan untuk sementara waktu kami ingin tinggal dirumah mertuaku dulu "


"Kenapa harus tinggal disana.. Apa kalian masih marah pada kami ?" tanya orang tuanya


"Kami tidak marah pada kalian. Ini adalah permintaan dari Bapak mertuaku "


"Kenapa mertuamu meminta kamu untuk tinggal disana..apa dia ingin memisahkanku dengan anakku sendiri " kata Mamanya


"Ini cuma sementara waktu Ma, itu adalah syarat kalau aku mau dimaafkan oleh mereka "kata Arya


"Menurutku itu hal yg wajar Ma. Coba Mama pikir , mereka yg melahirkan Ara, mengurusnya dari kecil hingga dewasa. Mereka mengurusnya dengan kasih sayang sama seperti Mama yg mengurusku dari kecil dengan penuh kasih sayang juga. Dulu saat aku masih kecil baru terluka sedikit Mama begitu khawatir . Hingga tadi juga Mama begitu, baru kepalaku diperban begini kalian sudah begitu khawatir. Apalagi dengan orang tua Ara. Dia yg melahirkan,mengurusnya dengan kasih sayang tetapi setelah besar kita yg mengambil anaknya. Mereka pasti sangat sedih karena mereka harus jauh dari putri mereka . Mereka tetap bersabar menahan rindu demi masa depan putri mereka. Tapi kita disini malah menyakiti putri mereka. Kalau aku yg diposisi Ara bagaimana sikap Mama .. Pasti kalian akan marah dan menyuruh aku bercerai. Begitu juga dengan orang tua Ara, dia pasti begitu sedih dan marah. Tapi beruntung mereka masih memberiku maaf jadi aku akan menggunakan ini dengan sebaik mungkin " Kata Arya menjelaskan ke orang tuanya.


Tetapi kedua orang tuanya hanya diam saja


Sedangkan Ara begitu sedih dengan apa yg baru dia dengar dari Arya. Dulu dia sempat marah kepada kedua orang tuanya yg memaksanya untuk menikah dengan Arya .Dia tidak memikirkan kalau orang tuanya pasti juga sedih karena berjauhan dengan putri yg mereka rawat dari kecil.


"Aku merasa bersalah pada mereka. Kalau aku diposisi mereka ,mungkin aku tidak akan bisa berjauhan dengan anakku sendiri . Aku harus minta maaf sama mereka " Ara berbicara didalam hatinya sendiri.


Setelah itu Arya lalu mengambil beberapa bajunya untuk dibawa kerumah mertuanya


"Sayang...kamu mau mengambil apa? "

__ADS_1


"Aku mau mengambil ****** ***** yg baru aku beli kemarin "kata Ara malu dan langsung menyembunyikan ****** ***** itu


Arya yg melihat itu langsung tertawa.


"Kenapa tertawa Kak..apa ada yg lucu? " tanya Ara


"Aku cuma tertawa melihat tingkahmu " kata Arya sambil tertawa lagi


"Memang aku kenapa Kak ? " Ara merasa binggung


"Kamu malu memperlihatkan ****** ***** itu ke aku,padahal aku sudah tahu semua tentang kamu "


"Tapi tetap saja masih malu " balas Ara dengan cemberut


"Ya sudah, kita balik sekarang saja ya.. sekalian aku juga mau mampir sebentar ke Restoran "


Mereka lalu menuju kemobilnya tapi tiba-tiba Mama mertuanya menghampiri mereka.


"Ara..Arya..kalian mau pergi sekarang..." tanya Mamanya


"Ya Ma,soalnya aku mau sekalian mampir ke restoran dulu " jawab Arya jujur


" Apa kalian tidak mau makan dulu.. padahal Mama sudah menyiapkan makan siang yg banyak " kata Mamanya


"Kalau begitu lebih baik kita makan siang disini dulu Kak, Ara juga dari tadi lapar " Ara mengajak suaminya karena merasa tidak enak dengan mertuanya yg sudah menyiapkan makanan.


"Ya sudah kalau begitu ,kita makan dulu baru setelah itu kita pergi ke Restoran " jawab Arya


Di meja makan sudah disajikan begitu banyak makanan oleh Mama mertunya.


"Ara.. ayo diambil makanannya. Sekarang kamu harus makan yg cukup dan bergizi . Karena makanan yg Ara makan sekarang ini akan dikonsumsi oleh buah hati kalian yg masih ada didalam kandungan. Jadi kalau Ara tidak mau makan ,maka bayi yg ada dalam kandungan Ara juga pasti kelaparan" kata Mamanya

__ADS_1


"Ya Ma,Ara akan selalu makan "


Setelah selesai makan siang mereka lalu berpamitan .


__ADS_2