
Arya yg mendengar kata adik saya dari mulut Aris langsung diam saja.
" Apa yg sudah Aku lakukan . Aku sudah berburuk sangka sama istriku "Arya bicara sambil menanggis
Lalu Arya bangun dan bertanya ke Mamanya
"Ma..Arya ingin bertanya ke Mama. Mama selalu menuduh Ara selingkuh ,apa Mama memiliki bukti kalau melihat Ara selingkuh .. " Arya bertanya dengan nada yg keras dan marah.
"Mama hanya melihat saja nak " Mamanya bicara begitu ketakutan ,itu membuat Arya curiga
"Mama bicara jujur kan...kalau Mama berbohong maka Mama akan kehilangan cucu Mama sendiri " Arya menekankan kata cucu ke Mamanya
Mamanya yg dari dulu ingin sekali memiliki seorang cucu langsung berkata jujur sama Arya
"Maaf kan Mama ,sebenarnya Mama tidak pernah melihat Ara selingkuh . Mama berbohong sama kamu agar kamu membenci Ara . Tolong bawa Ara pulang nak, Mama tidak ingin kehilangan cucu Mama "Mamanya menangis
"Mama bilang tidak ingin kehilangan cucu Mama. Tapi kalau Ara tidak sedang mengandung Mama pasti melarang Arya menemui Ara . Benar begitu kan Ma ? Mama keterlaluan sekali sama Ara"
Arya lalu pergi meninggalkan Mamanya.
"Arya.. kamu mau kemana nak..obati dulu luka diwajahmu itu"Mamanya mengejar Arya tapi Arya keburu pergi
Arya ingin mencari istrinya kerumah mertuanya.
Sedangkan ditempat lain, mobil Aris akhirnya sampai dirumah Om dan Tantenya. Aris mengangkat tubuh Ara dan membawanya kedalam. Om dan Tantenya yg melihat itu begitu kaget. Tantenya bahkan sampai menjatuhkan gelas yg dia bawa.
"Aris ada apa dengan Ara? " Om dan Tantenya begitu khawatir dengan putrinya
"Nanti aku ceritakan Om,sebaiknya kita hubungi Dokter Dion dulu dan suruh datang kesini "
Mereka lalu menghubungi Dokter Dion ,dan tidak menunggu begitu lama Dokter Dion datang dan memeriksa Ara.
"Dia hanya kelelahan saja. Biarkan dia beristirahat dan jangan membuatnya terlalu banyak pikiran karena dia sedang mengandung"
Setelah itu Dokter Dion pergi.
"Aris kenapa Ara bisa sama kamu ?" Om nya begitu penasaran menunggu penjelasan Aris.
__ADS_1
"Aku binggung kenapa Om dan Tante memaksa Aranika menikah dengan orang itu...Sebenarnya apa yg kalian lihat dari keluarga itu.."
"Apa maksudmu ris..Keluarga Arya sangat baik. Bahkan Om pernah ditolong sama orang tua Arya ,hingga Om merasa berhutang budi sama mereka " Omnya begitu binggung dengan pertanyaan Aris
"Baik dari mananya sih Om, bahkan dia memperlakukan Ara begitu buruk "
"Kenapa kamu bisa bicara seperti itu sih Ris..Kamu kan belum mengenal siapa mereka "
"Aku sudah melihat sendiri Om" sambil memperlihatkan vidio yg dia rekam.
"Kasihan Ara pak, ini salah kita yg sudah memaksanya untuk menikah "kata Tantenya sambil menangis karena menyesali semuanya .
Tiba-tiba Ara sudah bangun dan mau balik kerumah Arya.
"Ara .. kamu sudah sadar " Aris menghampiri adiknya
"Kak ..kenapa aku bisa ada disini ? Aku harus menjelaskan semuanya ke suamiku biar dia tidak salah paham " sambil melangkah keluar
"Ara duduklah dulu, tolong jelaskan ke Papa semuanya,"
"Iya nak, kami mohon" Ibunya memohon ke Ara
"Ara..sebenarnya apa yg terjadi.. kenapa suamimu bisa semarah itu sama kamu?" Aris merasa penasaran
"Suami ku mengira aku berselingkuh Kak , dia menuduhku seperti itu karena Mama mertua yg selalu menghasut Kak Arya "
Aris lalu menceritakan saat Arya menelpon Ara hingga dia datang kesana langsung dipukul .
"Mungkin setelah melihat Ara dan Aris pulang bersama, Arya jadi mengira kalau omongan Mamanya itu benar" " jawab Ibu Ara
"Ibumu benar, selama ini mereka tidak tahu tentang Aris " Bapaknya ikut menjawab
"Sebenarnya Ara sudah bilang sama Kak Arya kalau hari ini kerja lembur.Ara memberitahunya dengan mengirimkan pesan karena Ara menelpon bekali-kali tapi tidak di angkat . Tapi tadi Kak Arya bilang kalau tidak ada pesan masuk diponselnya .Ara jadi binggung padahal pesan itu sudah terkirim"
"Sepertinya ini ulah Mama mertuamu Ra , sepertinya Arya memang benar tidak mengetahui pesan itu"Aris menjelaskan
"Kalau seperti itu,pantas saja kak Arya marah sama Ara"
__ADS_1
"Selama tinggal disana bagaimana sikap mereka ke Ara ? " Bapak bertanya ke Ara karena penasaran
"Sifat orang tuanya sangat buruk ke Ara. Terutama Mama mertua, dia seperti tidak suka ke Ara . Selalu menuduh Ara yg tidak benar."
Ara menceritakan semuanya dari kadonya yg hilang sampai uangnya yg hilang.
"Kalau Arya bagaimana? " tanya Aris
"Kak Arya sebenarnya baik ke Ara ,bahkan sebelumnya selalu membela Ara, tapi semenjak Tante Ami ngomong dengan Kak Arya kalau aku yg dibilang menuduh Mamanya, Kak Arya jadi marah sama Ara. Dia marah karena mengira aku suka bergosip dan marah karena aku menuduh tanpa ada bukti. Tadinya aku mau membuktikannya dengan menaruh CCTV dikamar dan merekam setiap Mamanya berbicara kasar ke Ara ,tapi Ara belum sempat karena sibuk bekerja "Ara menjelaskan dengan raut wajah sedih.
"Ini semua salah Bapak dan Ibu yg memaksa kamu untuk menikah dengan Arya. Kami memaksamu karena merasa berhutang budi dengan orang tuanya Arya .andaikan waktu itu kami tidak memaksamu mungkin semua ini tidak akan terjadi" Orang tuanya begitu sedih dengan pernikahan Ara
"Masalah hutang budi itu ,Ara binggung sebenarnya hutang budi apa itu? "Ara penasaran
"Waktu itu ada sebuah perusahan yg datang ke toko bapak . Dia menawarin barang dan bapak sudah berencana akan mengambil barang dengan jumlah banyak disana. Tapi tiba-tiba orang tua Arya datang dan bilang kalau perusahaan itu penipu .Katanya temannya pernah ditipu ,lalu dia menawarin diri ke Bapak agar Bapak mengambil barang ditempatnya dia. Katanya dia juga punya usaha supplier sembako. Jadi semenjak itu bapak merasa berhutang budi"
"Tapi selama Ara disana ,Ara tidak pernah melihat Papa mertua ke Tokonya . Bahkan setiap hari hanya pergi ke kebun. Aku juga dengar dari Kak Arya sendiri" Ara merasa binggung sendiri
Mereka diam seketika karena binggung .
"Jangan-jangan ini cuma rencana mereka Om .. "
"Sebaiknya kita selidiki semuanya dulu " kata Bapak Ara
"Ara sebaiknya kamu bercerai saja dengan Arya " Aris nyuruh Ara untuk bercerai
"Bener kata Aris , kami tidak tega melihat kamu seperti ini"
"Aku tidak mau bercerai Pak,walaupun aku tidak mencintainya tapi bagiku pernikahan itu cuma sekali untuk seumur hidup . Apalagi sekarang Ara lagi hamil. Kalau Kak Arya menyadari kesalahannya maka aku akan memberinya 1 kesempatan . Ara juga ingin mencari bukti kejahatan Mamanya . Tapi kalau Kak Arya mengulangi kesalahannya dengan lebih percaya ke orang tuanya maka terpaksa Ara meninggalkannya "
"Tapi Kakak tidak tega melihatmu seperti ini "Aris sedih karena takut adiknya akan disakiti lagi
"Ya Ra, Kakakmu benar.lbu tidak tega melihatmu menderita " Ibunya sudah menangis karena merasa menyesal sudah memaksa Ara menikah dengan Arya
"Aku harus memberinya 1 buah kesempatan. Lagian aku juga sedang mengandung ,kasihan anakku . Aku mohon beri dia satu kesempatan . Demi anak yg didalam kandunganku" Ara memohon kepada Kakaknya dan Orang tuanya
"Ara bangun nak,kenapa kamu harus berlutut . Bangunlah " Bapaknya menyuruh Ara berdiri
__ADS_1
Akhirnya keluarganya bersedia memberikan Arya 1 kesempatan jika Arya menyadari kesalahannya .