
Ara pulang di antar Kakaknya. Mobil Kakaknya berhenti tepat didepan rumah Ara.
"Apa Kakak mau mampir kedalam ? "tanya Ara pada Kakaknya
"Sepertinya tidak Ra ,ini sudah sangat malam. Semua orang sepertinya sudah tidur . Lagian tidak enak bertamu malam-malam begini "
"Kalau begitu besok-besok Kakak harus mampir kesini ya "
"Tentu saja dong. Kakak pasti akan mampir kesini,karena adik kesayangan Kakak ada disini " sambil mencubit hidung adiknya .
"Kalau Kakak tidak menepatinya ,maka kakak harus mengajakku shopping .
"Ok,tidak masalah. Oh iya Ra ,apa kamu sudah bilang ke suamimu kalau hari ini kamu pulang terlambat? " Aris menunggu jawaban Ara dengan begitu penasaran
"Sudah kok Kak"
" Kalau suami Ara besok sibuk, biar Kakak yg mengantar Kerja ya.."
"Besok aku libur Kak"
"Kalau begitu bagaimana kalau besok kita jalan-jalan berdua seperti dulu "Aris ingin mengajak Ara refresing
"Ok Kak,Ara setuju " sambil tersenyum senang
" Nanti Kakak yg akan menjemputmu kesini"
Arya sedang mengintip dari dalam.
" Siapa sih yg markir mobil didepan rumah malam-malam begini . Orangnya juga tidak keluar-keluar dari tadi. Jangan -jangan orangnya lagi berbuat mesum lagi didalam mobil ! Arya berpikir sendiri .
Ara memang tidak langsung keluar dari mobil itu, tetapi dia masih megobrol dengan Kakaknya. Dan karena kaca mobilnya yg gelap , Arya jadi tidak tahu kalau yg ada dimobil itu adalah istrinya.
Tetapi setelah Ara keluar dari mobil itu bersama Aris ,Arya langsung marah.
"Ok Kak,kalau begitu aku masuk dulu ya .. Kakak hati-hati dijalan " Lalu memeluk Kakaknya
Aris lalu pergi dari rumah suami Ara. Tetapi dia tidak langsung pergi ,melainkan memarkirkan mobilnya sedikit jauh dari rumah itu. Aris mengawasi Ara dari jauh,dia ingin melihat bagaimana sikap suami Ara kepada adiknya.
Arya mau menghampiri mobil Aris tetapi mobil Aris keburu pergi.
__ADS_1
Sedangkan Ara yg mau masuk kedalam ,tetapi dia malah dihadang suaminya.
"Dari mana saja kamu malam-malam begini..Apa kamu sudah lupa kalau setatusmu sekarang sudah memiliki seorang suami.."Aris bicara dengan nada yg sangat marah dan berteriak sama Ara.
Ara sangat ketakutan melihat suaminya yg begitu marah. Tubuhnya sampai gemetar dan air matanya langsung menetes begitu saja.Wajah Arya begitu menakutkan kalau sedang marah seperti ini.
Aris merekam dari jauh perbuatan Arya itu .
"Kamu pulang malam karena habis jalan dengan selingkuhanmu kan... Aku sudah tahu semuanya,kalau kamu berselingkuh dibelakangku "
"Apa maksud Kakak menuduhku seperti itu...aku pulang telat karena habis kerja lembur. Aku juga sudah menelpon Kakak tapi kakak tidak mengangkatnya. Aku juga sudah ngechat Kakak dan bilang aku lembur tapi Kakak tidak membalasnya "
"Kapan kamu ngechat aku...bahkan diponselku tidak ada pesan masuk . Itu pasti alasan kamu karena tidak mau ketahuan selingkuh "kata Arya dengan begitu marah
"Mana mungkin aku berselingkuh dengan laki-laki lain sedangkan aku sekarang lagi hamil anakmu Kak "
Arya yg mendengar itu diam seketika.
Lalu dia marah lagi ke Ara.
"Kamu hamil anak ku apa anak selingkuhanmu ... jawab Ara itu anak siapa.. " Arya semakin marah ke Ara
Ara mengetahui dirinya sedang hamil karena kemarin saat dikantor Ara sempat muntah-muntah dan lemas . Lalu Yeni mengantar Ara kerumah sakit dekat kantornya saat jam istirahat.
"Itu tidak mungkin anakku, karena aku hanya melakukannya sekali saja denganmu. Jadi mana mungkin bisa langsung hamil " kata Arya yg tidak percaya itu darah dagingnya.
Tiba-tiba mertuanya keluar karena mendengar Ara dan Arya ribut-ribut.
"Arya..ada apa ini ..kenapa kalian ribut -ribut begini"Papanya bertanya sama Arya
"Ara selingkuh Pa, dan sekarang dia lagi hamil anak selingkuhannya " sambil melirik ke Arah Ara.
"Apa kamu punya bukti dia berselingkuh, takutnya itu benar anakmu " sambil mendekati Arya
" Aku sudah membuktikannya sendiri Pa "
"Ara kamu itu sangat memalukan sekali . Nama keluarga kita bisa dipandang buruk oleh orang diluar sana " Papa Arya ikutan berteriak dan marah
"Sedangkan Mama Arya yg mendengar itu begitu kaget mendengarnya. Karena ternyata Ara beneran berselingkuh dibelakang anaknya "
__ADS_1
"Kamu harus ceraikan dia secepatnya, karena dia sedang mengandung anak selingkuhannya"kata Papanya begitu marah
"Ya Pa . Aku akan mengurusnya besok"
Ara yg mendengar itu begitu kaget
"Aku tidak berselingkuh Kak ,aku mohon percayalah "jawab Ara sambil berterian dan menangis
Ara yg mau mengambil ponselnya dan ingin memperlihatkan pesan yg dia kirim ke suaminya tetapi Arya menarik tangan Ara dengan kasar dan menguncinya didalam kamar.
Tante Selly nengintip dari tembok, karena rumah Arya ada disebelahnya. Dan cuma terhalang oleh tembok saja.
Aris yg melihat itu begitu marah dan menangis . Dia sangat menyayangi adiknya itu . Walaupun cuma adik sepupu tapi Aris sedari masih bayi sudah dirawat Om dan Tantenya. Mereka tumbuh besar bersama . Dia bahkan sudah menganggap Om dan Tantenya seperti orang tuanya sendiri.
Aris sengaja merekam perbuatannya itu ,biar ada barang bukti yg bisa diperlihatkan ke Om dan Tantenya .
Aris lalu menghampiri rumah Arya. Dia mengetuk dengan keras rumah itu. Tante Selly yg mengintip dari tembok juga kaget melihat ada seorang pria yg datang.
Arya membuka pintunya dan dia begitu kaget dengan kedatangan Aris .
"Berani-beraninya kamu kesini " sambil memukul Aris
Aris lalu membalas pukulan Arya hingga Arya babak belur. Setelah itu orang tua Arya datang.
"Siapa kamu... kenapa datang kesini malah memukul anak saya " teriak Papa Arya
Aris berteriak memanggil nama Ara tetapi Ara tidak kunjung datang.
"Dimana Ara... cepat kalian bilang dimana Ara sekarang atau aku akan memukul anak kesayangan kalian ini"Aris berteriak dan berbicara dengan begitu marah
" Dia ada dikamar itu " jawab Mama Arya sambil menunjuk ke kamar Ara
Aris lalu menuju kekamar yg dimaksud dan membuka pintu kamar itu yg dikunci dari luar . Setelah terbuka dia langsung masuk dan disana dia melihat adiknya pingsan.
"Ara.. bangun Ara " tapi Ara tidak bangun- bangun.
Aris lalu mengangkat adiknya dan membawanya ke mobil . Setelah itu Aris balik lagi untuk mengambil tas Ara yg barusan dibawa saat pulang kerja.
"Awas saja kalau kamu berani mendekati adik saya lagi ,maka akan saya laporkan kalian. Karena saya sudah merekam semuanya" kata Aris lalu memperlihatkan rekamannya tadi .
__ADS_1
setelah itu dia lalu membawa Ara pergi dari rumah Arya