
Sudah 2 minggu Arya dan Ara tidak saling berbicara. Ara juga semakin tidak suka dengan sifat suami yg seperti anak kecil . Ara berkali-kali mengajak suami berbicara tetapi Arya hanya diam saja .
Arya seperti itu karena Mamanya setiap hari berbicara yg tidak benar tentang Ara.
Karena terlalu sibuk bekerja, Ara juga sampai lupa membeli CCTV untuk dipasang dikamarnya. Karena begitu kelelahan Ara sampai terlambat bangun. Dia yg biasanya bangun jam 05:00 kini jam 06:00 belum bangun,padahal dia harus pergi bekerja.
Arya sendiri tahu kalau Ara akan pergi bekerja tapi dia tetap tidak membangunkan Ara.
"Ya ampun .. kenapa aku bisa bangun jam segini" Ara lalu pergi mencari Mama mertuanya
Didapur dia melihat Mama mertuanya masih memasak.
"Ma maafin Ara, untuk hari ini Ara tidak bisa memasak karena terlambat bangun."Ara berbicara sambil menunduk. Dia merasa bersalah karena terlambat bangun.
"Kalau kamu hari ini tidak bisa memasak harusnya bilang ke Mama mertuamu . Bukannya enak-enakan tidur " Papa mertuanya begitu marah ke Ara sedangkan Arya hanya diam saja.
Ara lalu pergi kekamarnya untuk siap-siap berangkat kerja.
Dia berkali-kali ingin menahan air matanya agar tidak menetes tetapi tetap menetes.
Setelah selesai Ara langsung pergi tanpa berpamitan.
"Lihat itu istrimu, pergi tidak pamitan "kata Mamanya kesal
"Ara kan lagi buru-buru Ma" Arya membela istrinya.
Arya sebenarnya sangat merindukan istrinya tetapi dia lebih percaya sama omongan Mamanya.
Mamanya juga pernah menghasut Arya dengan mengatakan kalau dia pernah melihat Ara berpelukan dengan pria lain. Padahal semuanya tidak benar.
__ADS_1
Mama Arya benci dengan Ara karena dulu Ara pernah menolak Arya. Dia tidak terima anaknya ditolak,dan juga karena dia merasa iri dengan Ara . Karena semenjak ada Ara ,Arya jadi lebih memperhatikan istrinya.
"Kamu selalu saja membela istrimu itu,padahal sudah sangat jelas kalau istrimu itu sifatnya sangat buruk sekali"Mamanya lalu pergi kekamarnya.
Arya hanya diam saja. Dia tidak menjawab semua yg Mamanya katakan
"Ara, kenapa kamu tega banget sama aku " Arya bicara sendiri sambil menatap photo Ara.
Jam 08:00 Arya pergi ke Restorannya.
Sedangkan dirumah orang tua Ara sedang kedatangan Kakak sepupu Ara yg namanya Aris. Aris dari kecil sudah dibesarkan oleh orang tua Ara karena kedua orang tuanya mengalami kecelakaan saat dia masih kecil. Dia sangat menyayangi Ara seperti adiknya sendiri.
"Om ,Tante.. kenapa tidak memberitahuku kalau Ara menikah? Kalau aku tahu dia akan menikah ,pasti aku langsung datang kesini "
"Om dan Tante memang sengaja tidak memberitahumu waktu itu . Soalnya kamu baru saja mendapat pekerjaan . Kalau langsung izin nanti kamu dipandang jelek sama bosmu. Terus kenapa kamu cepat sekali pulang..apa ada masalah disana? " tanya Om dan Tantenya bingung
"Kalau itu keputusanmu ,maka Om tidak akan memaksa "
"Makasih Om,oh iya Om apa Ara bahagia dengan pernikahannya ? Soalnya dari dulu dia tidak mau menikah "tanya Aris penasaran
" Suami dan mertua Ara orang yg baik.Sudah pasti Ara sangat bahagia"
"Ya sudah sebaiknya kamu istirahat saja dulu"Tantenya menyuruh Aris untuk istirahat dikamarnya
"Ya Tante. Kalau begitu aku istirahat dulu ya .. " Aris lalu bangun dari tempat duduknya dan akan menuju ke kamarnya.
"Ya nak ,sebaiknya istirahat saja dulu. Om juga mau ketoko"
Aris lalu menuju kekamarnya. Didalam kamar dia tidak tidur, melainkan menelpon nomer Ara.
__ADS_1
"Hallo Kak Aris ..ada apa ? Tumben sekali nelpon Ara " tanya Ara dari sebrang telepon
"Aku sekarang ada di indonesia. Baru saja sampai rumah "
"Bagaimana kabar Kakak? "
"Kabar Kakak baik-baik saja "
"Kok Kakak tidak memberitahuku kalau Kakak akan pulang... tahu gitu kan Ara jemput"
"Kakak memang sengaja tidak memberitahumu,karena mau ngasi suprise. Kamu sekarang lagi ada dimana Ra?"tanya Aris
"Aku lagi ditempat kerja Kak, ini sekarang mau pulang "Ara merapikan pekerjaannya dan bersiap akan pulang.
"Kamu pasti pulang dijemput suami mu ya.. Kalau suamimu sudah datang menjemputmu boleh kakak bicara dengannya.. Kakak ingin sekali berkenalan dengannya" Aris sudah tidak sabar ingin bicara dengan laki-laki yg sekarang menjadi suami Ara.
" Maaf kak, aku tidak dijemput suamiku. Dia lagi sibuk direstorannya"kata Ara menjelaskan
"Kok suamimu tega membiarkanmu pulang malam-malam begini Ra"jawab Aris kesal
" Suamiku lagi di restorannya Kak. Biasanya Ara pulang sore,tapi karena tadi habis lembur jadinya pulangnya kemalaman " Ara memberitahu dengan sedikit cemas karena takut Kakaknya itu tahu masalah rumah tangganya.
"Kamu tunggu disana ya.. Kakak akan mengantar kamu pulang "Aris lalu mengambil kunci mobilnya.
"Tidak usah Kak,Ara pulang naik taksi saja"
"Tidak apa-apa, sekalian Kakak ingin bertemu dengan kamu juga " Aris lalu menutup teleponnya dan menuju keluar.
Om dan Tantenya sedang ada ditokonya jadi dia tidak tahu kalau Aris pergi menemui Ara.
__ADS_1