
Dirumah Arya ,Ara sedang tiduran sambil main ponsel. Sedangkan Arya tidur siang di sofa ruang tamu,sedangkan mertuanya tidur dikamarnya.Ara tiba-tiba ingin mengucapkan terima kasih ke Raka karena sandal pemberiannya itu sangat membantunya,dia lalu ngechat Raka.
"Selamat siang Raka.. apa aku mengganggumu ? " tanya Ara
Raka yg melihat ada pesan masuk dari Ara langsung tersenyum lebar.
"Selamat siang juga Ara, kamu tidak pernah menggangguku sama sekali kok" kata Raka tersenyum
"Ada apa Ra .. tumben ngechat aku"tanya Raka penasaran
"Aku mau mengucapkan terimakasih ke kamu"
"Terimakasih untuk apa? "tanya Raka bingung
"Terimakasih karena sandal pemberianmu itu sangat membantuku"
" Apa sandalnya putus lagi ? "tanya Raka pura-pura tidak tahu
"Ya Ka, pas dihari pernikahanku sandalnya putus lagi hingga 2 kali. Tapi setelah memakai sandal pemberianmu itu baru aku merasa aman "kata Ara menjelaskan
Raka yg mendengar itu sempat berpikir kalau dia sepertinya berjodoh dengan Ara. Tapi dia juga tidak berniat merusak rumah tangga Ara. Dia akan membiarkan semuanya berjalan sendiri.
"Berarti hebat dong sandal pemberianku Ra.. "jawab Raka
"Iya kamu memang benar,sandalmu itu memang sangat hebat "
" Ohh iya Ra...kado yg aku berikan waktu itu sudah kamu simpan dengan baik ... "tanya Raka penasaran.
" Sudah Ka, Kadomu itu tidak aku bawa kerumah suamiku. Aku sengaja simpan dirumah Ibu dan Bapak "
"Bagus kalau begitu , kalau nanti kamu dalam kesulitan baru kamu bisa membuka kado itu ya.."kata Raka mengingatkan
"Ya Ka, kamu itu bikin aku penasaran saja sama isinya"
"Tahan saja rasa penasarannya, kamu sudah makan Ra... "tanya Raka
"Sudah Ka, kalau kamu gimana..."
"Sudah juga Ra"
"Ya sudah Ka, sampai sini dulu ya. Aku pingin lihat kado dari teman dan sepupuku "
"Ya Ra,selamat membuka kado "kata Raka
Ara lalu menghapus semua chat itu,karena dia takut kalau nanti suaminya tahu terus berburuk sangka kepadanya. Sedangkan ditempat lain Raka berpikir sendiri.
__ADS_1
"Ara sekarang mau buka kado,apa kadonya masih ada ya.. kalau tidak ada dan di ambil mertuanya pasti dia sekarang akan merasa sangat kecewa " pikir Raka
Sedangkan Ara dikamarnya binggung mencari kadonya.
"Kemana kadonya ya..perasaan kemarin aku taruh disini, tapi kok sekarang tidak ada ya..Apa Kak Arya yg memindahkannya ketempat lain"kata Ara dalam hati.
Tiba-tiba Arya masuk kedalam dan memeluk Ara dari belakang.
"Sayang.. lagi ngapain sih.. kok semua diberantakin begini ? "tanya Arya bingung
"Kak.. aku lagi nyari kado yg kemarin aku tumpuk disini. Tapi kok malah tidak ada ya..apa Kakak yg memindahkannya ketempat lain ? "tanya Ara balik
"Aku tidak dapat memindahkan kado apapun,boro-boro memindahkannya menyentuhnya saja aku tidak pernah "kata Arya
" Terus kenapa tidak ada ya kak.. Padahal aku sudah bersemangat sekali ingin membuka kado itu "kata Ara cemberut
"Tidak usah cemberut begitu,nanti aku akan bertanya ke Mama"
"Aku mau ke tempat kerja sebentar. Kamu tidur siang saja dulu ya "
"Iya Kak,hati-hati dijalan "
Arya lalu pergi ,dan Ara tidur siang dikamarnya. Jam 15:50 mertuanya bangun . Setelah itu Papa mertuanya pergi ke kebun sedangkan Mama mertuanya hanya dirumah saja. Tiba-tiba ada tetangganya kesana.
"Mantuku lagi tidur. Heran banget sama mantuku itu Bu, kuat sekali tidurnya. Tadi pagi bangun kesiangan ,sekarang tidur siang bangunnya lama banget lagi. Udah seperti seorang Ratu saja " kata Mama mertuanya
" Mungkin dia kecapean, Bu intan kayak tidak pernah jadi pengantin baru saja "
Ara yg dari tadi sudah bangun mendengar semua omongan mereka. Tiba-tiba terdengar suara mobil Arya.
Ketika Arya datang Bu Ima permisi pulang.
"Bu Intan .. aku permisi pulang dulu ya..sepertinya anakku menanggis"kata Bu Ima sudah berdiri
"Iya Bu Ima"
Arya lalu keluar dari mobilnya dan duduk disamping Mamanya.
"Kamu dari mana nak ? " tanya Mamanya
"Dari Restoran Ma,dari kemarin aku tidak dapat kesana . Aku lagi pusing sekarang Ma "
"Memangnya ada masalah apa ? "
"Keuangan diRestoranku bermasalah "
__ADS_1
"Kenapa bisa begitu? "
"Saat acara pernikahanku kemarin, aku banyak sekali ngambil uang dari Restoran "
"Makanya kalau tidak ada uang ya tidak usah buat acara yg mewah segala. Buang-buang uang segala "kata Mamanya marah
"Mama punya uang tidak..."tanya Arya ke Mamanya
"Tidak ada, Papamu saja setiap hari hanya menghasilkan dari Kebun. Mama juga setiap hari lebih banyak minta ke kamu "
"Siapa tahu Mama diam-diam punya simpanan, oh ya Ma.. Apa Mama dapat melihat kado dikamarku "
"Kado apa...?"
"Kado pernikahan ku Ma. Kado itu dari Tantenya Ara,sepupunya dan teman kantornya. Tadi Ara rencananya mau membuka kado itu tapi tidak jadi ,karena kadonya tidak ada "Arya menjelaskan sambil melihat Mamanya
"Mana Mama tahu masalah itu " kata Bu Intan berbohong
"Mama jangan bohong dong! Kemarin aku juga lihat masih dikamar tapi sekarang sudah tidak ada. Disini juga cuma ada kita saja ,masak orang lain yg mengambil kan itu tidak mungkin"
"Mungkin saja orang lain yg diam-diam menggambil "kata Mamanya dengan kesal
"Itu tidak mungkin dong Ma,orang dirumah ada orang terus. Kalau ada orang luar masuk mencuri pasti ketahuan "
"Terus kamu mau nuduh Mama begitu.."
"Bukan menuduh,cuma bertanya saja "kata Arya
"Ya sudah, aku mau ngambil minum dulu kedapur"kata Arya lalu menuju dapur
Sedangkan Ara yg ada di dalam kamar begitu kaget mendengar semuanya.
"Kata Bapak kalau Papanya Arya punya usaha,tapi kok tadi aku dengar hanya pergi ke kebun saja . Sebenarnya yg benar itu yg mana sih ..Terus Kadoku sebenarnya siapa yg ngambil ya..kok seperti ada yg aneh" kata Ara berpikir sendiri.
Tiba-tiba Arya masuk kekamar .
"Ara..kamu sudah bangun ? Aku sudah tanya ke Mama ,tapi katanya dia tidak tahu "
"Ya sudah Kak,dilupain saja "
"Kalau begitu sekarang kita keluar yuk, kamu disuruh bersih-bersih sama Mama "
"Iya Kak, kalau begitu aku nyisir rambut dulu ya"
Ara mengikat rambutnya asal-asalan dan setelah itu dia akan keluar untuk bersih-bersih.
__ADS_1